FEZA AISE

FEZA AISE
DIA SUAMINYA


__ADS_3

",.Apa perlu harus mencari suaminya Dokter"?,.Meisya bertanya dengan air matanya yang tak bisa berhenti.


",.Iya,...Karna ini menyangkut tentang kandungannya.".


Rein,Maxim dan Pras merasa terkejut.


",.Feza hamil",????.Maxim bertanya dengan nada suaranya pelan.


Rein Mengusap Rambutnya kasar.


",.Sudah aku duga",.Ucap Rein yang mengira Feza sedang hamil muda,dan itu bukan dengan Rein.


",.Sudah aku duga apa!!!",.Meisya menjawab ucapan Rein dengan keras.


",.Bukannya Dia sekarang sedang hamil",.Rein menjawab.


",.Dokter,dia Suaminya",.Meisya menunjuk Rein.


",.Apa kau Gila....,jika dia hamil denganku,Mungkin kandungannya sudah menginjak 7 bulan",Dan itupun Perutnya akan kelihatan.Tapi apa kau tak melihat,Dia tidak tampak seperti Orang Hamil",.


",.Ha.ha.ha.",.Meisya Tertawa mengejek.


",.Cukup,.",.Maxim menggertak mereka.


",.Maaf Tuan,saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,tapi saat ini pasien sedang kritis,Kandungannya pecah,dan harus segera dioperasi untuk menyelamatkan bayinya",.Jawab dokter tersebut.


",.Maksud dokter apa",?.Rein bertanya heran.


",.Benar Tuan,Kandungan Nona ini sudah menginjak 7 bulan,dan jika Operasi sekarang bayinya kemungkinan akan selamat meskipun lahir secara Prematur",.


",.Kau lihat Rein...,kau lihat",.Meisya menarik baju Rein kasar,namun Pras menarik Meisya hingga jaraknya agak berjauhan dari Rein.


Rein memukul tembok yang disampingnya keras.


",.Lakukan yang Terbaik untuk anakku dokter",.Aku ingin ibu dan anaknya selamat",.Rein meneteskan air matanya.

__ADS_1


",.Bisakah anda ikut saya Tuan",.Dokter mengajak Rein masuk dalam Ruang UGD.


Rein menganggukkan kepalanya.


",.untuk yang lainnya tunggu disini dulu",.Sambung dokter lagi.


Rein dan Dokter itupun masuk dalam Ruangan UGD.


",.Apa yang sebenarnya terjadi,kenapa Rein bisa dengan Feza",.Ah....,ini benar2 diluar dugaanku,pantas saja Rein mengatakan jika Feza begitu",.Ahhh..,..Maxim tak meneruskan bicaranya Dan Duduk dengan geramnya.


",.Kau tanyakan saja pada asistennya ini,dia pasti lebih tahu segalanya",.Meisya menunjuk Pras.


Pras menatap Feza dalam.


",.Benar kan Pras..,kau tau segalanya,iya kan",.Meisya meneteskan air matanya dengan ucapan kesalnya.


",.Syuuuttt...,Kau berisik sekali sya",Sudah tahu keadaan seperti ini,",.Jawab Pras.


Meisya melirik Pras dan duduk didekatnya.


",.Selamatkan dia dokter,selamatkan dia,Aku ingin ibu dan bayinya selamat dokter",.Ucap Rein dengan ucapan memohon.


",.Kita hanya bisa berdoa Tuan Rein,",.Semoga Allah memberikan hidayah kepada Nona Feza",.Amin.


Akhirnya Dokter melakukan operasi setelah mendapat tanda tangan dari Rein.


Rein dan yang lainnya menunggu diruang tunggu.Meisya begitu tak hentinya meneteskan air matanya karna khawatir dengan keadaan Feza.Disisi lain Maxim yang mondar mandir menunggu kapan selesainya operasi ini.


",.Sayankk.....",.Jesica Istri Maxim menghampiri Maxim.


",.Jesi,...dengan siapa kamu kesini",.Maxim memeluk istrinya.


",.Aku naik taxi,bagaimana keada Feza Sayang",.


",.Doakan yang terbaik untuk Feza",.Maxim mengelus pundak Jesica.

__ADS_1


Rein dan Meisya menatap Heran Maxim.


",.Oh iya...kenalkan,dia Jesi istriku",.Ucap Max kepada Rein dan Meisya.Karna disitu Pras sedang keluar mencari makanan.


",.Istrimu...,",.Meisya berdiri dan tersenyum kepada Jesiça.


",.Kapan kau menikah Max?,kenapa aku tidak tahu",.Ucap Meisya.


",.1 bulan lalu",.Jawab Maxim.


",.Rein,...Bukankah kau juga punya istri,lalu bagaimana dengan nasib Feza",.Meisya memojokkan Rein.


Maxim menatap Rein Nanar.Maxim merasa sangan marah mendengar ucapan Meisya tentang Rein yang sudah beristri.


Namun Rein hanya diam dan tak menjawab ucapan Meisya.Tiba2 Alexa juga datang kerumah sakit untuk menjenguk Feza.


",.Rein...",.Alexa menghampiri Rein",.


",.Bagaimana Feza???",.


Rein melirik pada lampu operasi,dan Alexa langsung mengerti dengan yang dimaksud Rein.


",.Untuk apa kau kesini".Tanya Meisya kepada Alexa dengan nada sinis.


".Kau jangan salah paham Meisya,Pras sudah cerita semua kepadaku,.".Jawab Alexa.Namun tiba2 Gibran dan Pras bersamaan datang.


",.Dia Gibran calon suamiku,".Sebenarnya panjang untuk aku ceritakan".Ucap Alexa.


",.Alexa,percuma kau memberikan penjelasan padanya,dia tidak akan mengerti",.Jawab Rein dengan wajahnya yang masih menunduk.


",.Kau...".Meisya yang kesal langsung ditarik oleh Pras.


", Duduklah,kau sedang tidak tenang saat ini",.


perhatian pras membuat Meisya luluh dan menurutinya untuk duduk.

__ADS_1


__ADS_2