
Feza menunduk dan terdiam sejenak.
",.Apakah kau tahu kepergian Rein keluar kota",.?
Meisya melihat sekilas ke arah Feza.
",.Maksudmu luar Negeri",!!",.
Feza langsung melihat arah Meisya.
",.Iya,...Asisten Pras kemarin mengatakan bahwa Rein akan mengurusi pekerjaannya di Paris,Sepertinya dia juga akan honeymoon",.Meisya Tersenyum meledek Feza.
seketika wajah Feza berubah masam karna mendengarkan ucapan Meisya.
",.Bukannya kau kemarin dengan Rein,harusnya kau tahu nona Feza",.Meisya memarkirkan mobil yang sudah sampai di kantor.
Feza hanya tertegun dan melamun.
",.Apakah kau tidak mau turun,",.
Feza melirik Meisya Dan membuka pintu mobil.Namun secara tiba2 Meisya menarik tangan Feza.
", Aku harap kamu melupakan Rein",.apa kamu ingin menjadi orang ketiga dalam pernikahan Rein.".
Feza mendengar ucapan Meisya tiba2 menangis histeris.",.a...a....hiks.,a......".Mesya melihat Feza dia langsung memeluknya.Tak terasa air mata Meisya juga menitikkan air matanya.
",.apa yang harus aku lakukan Mei",.suara Feza yang terdengar berat dengan tetesan air matanya.
__ADS_1
",.Feza.....,",.Meisya melerai pelukannya dan menyentuh pipi Feza dengan kedua tangannya.
",.lihat aku",.Ucap Meisya kepada Feza yang menunduk dengan sedihnya.Feza menatap Meisya.
",.Anggap Rein tidak ada dalam hidupmu".
".Rein adalah atasanmu",.
",.dan kau,....adalah karyawannya.".
",.Kau harus bisa membolak-balikan fikiranmu",.
",.Apa kau akan terpuruk dalam hal ini terus,apa kamu tidak ingin bahagia",.
",.Feza.....,kau masih muda,kau cantik,berbakat,".
Ucapan Meisya terdengar kosong ditelinga Feza.
",Kau tidak tahu Meisya,....apa yang telah aku lakukan dengan Rein.",.jika kau tahu kamu tak akn berbicara seperti ini kepadaku" . Feza memejamkan matanya dengan air matanya yang masih menetes.Feza mengangguk untuk jawaban dari ucapan Meisya.Meisya mengambil tangan Meisya dan menggenggamnya erat.
",.Terima kasih Mei",.Feza mengahapus air matanya.Dan tersenyum melihat Meisya.
",.Nah gitu donk....",.
Hari-hari berlalu,Feza menjalani aktifitasnya seperti biasanya.Meski berat ia rasakan.Namun dia harus tetap tegar menghadapinya.Tidak ada kepastian dari Rein.Tidak ada kabar dari Rein.membuat Feza benar-benar terpuruk dan sakit.Hubungannya merasa digantung oleh Rein.Tapi Feza benar2 wanita kuat,dia bisa menutupi masalahnya kepada teman dan sahabatnya.Karna Feza memang orang yang tidak terbuka dari dulu.
Suatu hari Feza ada Rapat mendesak dari kantornya.Dia ditugaskan Oleh direktur Mila untuk mencari berkas di Ruangan Rein.Karna Feza adalah sekertaris Rein,jadi ini adalah tugasnya.
__ADS_1
Feza membuka Laci tempat penyimpanan Berkas diruangan Rein.Tak sengaja Feza melihat sebuah Dokumen yang bertuliskan nama Perusahaan Papanya.Dia merasa penasaram denga apa isinya.Feza dengan lancangnya membaca Dokumen itu.Feza tertegun dan merasa sangat Syok dengan apa yang dia bacanya.Perusahaan Papanya diambil alih oleh Rein.Feza menangis dalam Ruangan itu tak menyangka.Feza terduduk lemas dan memeluk Dokumen itu dengan Histerisnya.
Feza sekarang sadar,bahwa apa yang terjadi pada keluarganya adalah Rencana Rein.Tapi Feza tidak menyalahkan Sepenuhnya pada Rein.karna Feza sadar kalau ada Tuhan yang mengatur ini semua.
Feza menaruh Dokumen itu kembali dan menghapus air matanya kasar.Dia keluar dari Ruangan Rein.dan berjalan menuju Ruangan Direktur Mila.Feza melihat Meisya yang sedang terburu2 menghampirinya.
",.Feza....,",.Meisya menarik tangan Feza dan membawanya ditempat agak sunyi.
",.Ada apa,..."?.
",.Aku butuh pembalut,biasanya kamu kan selalu bawa jika halangan",.
",.Tapi aku saat ini masih belum hal",.Feza tidak meneruskan pembicaraannya dan menatap Meisya.
",.bukannya bulan ini aku harus datang bulan",.
Feza merasa dirinya telat datang bulan.Karna Mensnya memang selalu hampir bersamaan dengan Meisya.Feza lebih dulu kedatangan tamu dibanding Meisya.Tapi saat ini.Feza sudah 1 bulan lebih tidak Mens.
", Feza....,",.Meisya menyadarkan lamunan Feza.
",.kamu belum datang bulan".
",.Maksud aku,..Aku sudah Bersih kemarin Meisya.,jadi aku tidak membawanya.",.
",.Ya sudah,kamu teruskan pekerjaanmu",.aku akan meminta kepada Siska.",.
Feza mengangguk dan meninggalkan Meisya.sepeninggalan Feza,Meisya merasa ada yang disembunyikan dari sahabatnya itu.
__ADS_1
",.Mungkin perasaanku saja",.Ucap Meisya.