FEZA AISE

FEZA AISE
RENCANA REIN


__ADS_3

", Andai kau tahu Rein,aku saat ini sangat mencintaimu,aku rasa ini adalah sebuah karma dalam hidupku Rein",.


", Ehemmm...,",.Suara Pras menyadarkan lamunan mereka berdua.Rein dan Feza sama-sama seperti seorang yang salah tingkah.


",.Pras,...Pertemuan dengan Gubernur kota S aku mau kamu yang menemuinya.Aku dan Feza akan bertemu dengan Mr.Richard jam 11 nanti dicafenya",.


",Saya Tuan",.Feza menunjuk dirinya sendiri.


",.Apa namamu Berubah",Rein memandang Feza.Namun Feza hanya menggelengkan kepalanya.Pras lalu Keluar dari Ruangan Rein bersamaan dengan Feza.


Jam menunjukkan pukul 10.30,Feza mulai bersiap-siap untuk pergi dengan Rein.


Clung",.Nada intonasi pesan dari ponsel Feza berdering.dilihatnya ternya Rein yang mengirimnya pesan.


",ditempat parkir",.


setelah membaca pesan tersebut Feza bergegas menuju ketempat parkir.Dilihatnya Rein sudah berada dalam mobilnya.Feza menghampiri mobil Rein.

__ADS_1


",.Masuk,".Rein membukakan pintu depan dari dalam dengan keadaannya yang masih duduk diposisi supir.Feza masuk dengan canggung.


",.Apa kita tidak bersama sopir".Ucap Feza dengan menutup pintu mobil.Rein hanya menatap Feza dan melajukan mobilnya tanpa berkata apapun kepada Feza.


",.kenapa aku merasa ada yang aneh pada diri Rein",. batin Feza


",.aku ingin melihat Feza,apa yang ada dalam pikiranmu saat ini,aku akan membuatmu merasakan apa yang aku rasakan beberapa tahun ini",. batin Rein dengan senyum liciknya.


".Bukannya kita mau ke restoran Richard,kenapa kau berbelok arah lain",.Feza mulai bingung saat Rein melajukan mobilnya diarah yang salah.


",.Tuan Richard meminta kita bertemu disebuah hotel",.Ucap Rein berbohong dengan pandangannya yang fokus menyetir.


Tak lama kemudian sampailah mereka disebuah Mansion yang begitu megah.Rein turun dan membukakan pintu mobil untuk Feza.Feza seketika menatap Rein dan turun.


",.Bukankah kau bilang kita ke hotel",.


Namun tiba2 Rein menggandeng tangan Feza dan membawanya masuk dalam kastil tersebut.Feza merasa jantungnya semakin berdebar kencang.

__ADS_1


",.Selamat siang tuan",.Sambut seorang lelaki yang sudah setengah baya kepada Rein.Dia adalah Pak mang kepala pelayan dikastil Rein.Rein hanya menganggukkan kepalanya dan berlalu menarik tangan Feza.Rein membawa Feza masuk kedalam sebuah kamar yang bernuansa penuh dengan putih.kamar yang terlihat nyaman,indah,tenang dengan pemandangan kolam renang dan taman yang terlihat.


Feza berjalan menuju sebuah Pintu yang terlihat pemandangan indah itu.Tanpa Feza tahu Rein mengunci pintu kamarnya.Rein berjalan kearah Feza dan memeluknya dari belakang.Feza tersentak kaget dan berusaha melepaskan pelukan Rein.


",.apa yang kamu lakukan Tuan Rein,",.Feza mulai panik dengan sifat Rein yang tiba2 berubah.


",.Biarkan aku memelukmu sebentar Feza,",.Ucap Rein yang semakin erat memeluk Feza dengan dagunya yang ia sandarkan dipundak Feza dengan matanya yang tertutup.


",.Rein,...",.Feza terdiam dan meneteskan air matanya.


",.Hemmm",.Jawab Rein yang masih merasakan wangi tubuh Feza.


",.Maafkan perlakuanku dulu kepadamu,aku benar2 minta maaf atas kesombonganku padamu",.


Rein seketika membuka matanya.


",Kau sudah mulai masuk keperangkapku Feza,aku tahu kau minta maaf karna aku bukan Rein yang dulu,aku akan membawamu lebih dalam lagi Feza,",.

__ADS_1


Rein tersenyum tipis.


",.Aku sudah melupakan itu Feza,aku juga minta maaf karna dipesta menceritakan semua",.Rein membalikkan badan Feza dan menatapnya.Rein menghapus air mata Feza yang Rein kira itu adalah sebuah air mata bawang.Feza memegang tangan Rein dan menatap Rein.


__ADS_2