FEZA AISE

FEZA AISE
SIAPA AYAHNYA?


__ADS_3

5 bulan telah berlalu,aku menjalani kehidupanku sebagai seorang wanita muda yang tengah hamil tanpa seorang suami disampingku.Kini usia kandunganku sudah menginjak 7 bulan.tapi Hebatnya aku masih bisa menyembunyikan perutku yang sudah mulai buncit.Tapi tidak kepada Meisya.Dia tahu saat usia kandunganku menginjak 4 bulan.Waktu itu aku pulang dari kantor dengannya,karna kelelahan aku pingsan diperjalanan.Meisya membawaku kerumah sakit dan Dokter bilang kalau aku tengah hamil.Meisya syok mendengar itu.dia menghampiriku dan bertanya padaku.


",.Siapa Ayahnya'"?".Nada suara Meisya terdengar gemetar.Aku hanya menangis dan tak berani menjawabnya.


",.Fe....,siapa Ayahnya"?,.Meisya menangis dihadapanku.Namun aku masih tak berani menjawabnya.


",.Usia kandunganmu sudah 4 bulan,kau menyimpan ini dariku",.


Aku masih diam dan membisu.Aku semakin histeris melihat Meisya yang masih menangis menatapku.


",.Fe....,katakan",Siapa yang menghamilimu?".


Aku menjawab dengan lidahku yang serasa sulit untuk kuucapkan.


",.Re......re..rein",.Aku menutup wajahku dengan sesegukan.


Meisya menatapku dan terasa tak bertenaga.

__ADS_1


",.Apa yang terjadi,kenapa kau bisa hamil dengannya.?".


Aku hanya menangis dan tak berani menjawab.


",.Feza....,",.Meisya semakin menangis histeris.


",.Apa Rein tahu jika kau hamil",.


Aku langsung menatap Meisya.


",.Aku mohon jangan katakan apapun kepadanya.".Aku tidak ingin Rein tau Mei",.Aku menangis sembari meraih tangan Meisya kedahiku.


Meisya merangkulku dengan tangisannya.Dia tahu posisiku saat ini.Meisya adalah sahabat yang benar2 ada untukku.Dia selalu mengerti aku.Dia tak melanjutkan pertanyaan lagi tentang kehamilan dan hubunganku dengan Rein.


Meisya selalu menjagaku dengan baik selama ini.Dia mengantarku kedokter,Setiap pagi kerumahku membuatkan sarapan,mengantarku belanja.Dia bagaikan ibu yang selalu merawatku.


Meisya menjaga rahasiaku begitu sempurna.Meski sesekali dia bertemu Rein namun dia masih bisa menahan emosinya.

__ADS_1


Mungkin Rein kini sudah merasa puas.Dia sudah membalaskan dendamnya padaku dengan cara seperti ini.Dia benar2 menghindariku.Dia sengaja menyibukkan dirinya diperusahaan luar negerinya agar tak bertemu denganku.


Suatu hari aku ada pekerjaan diluar kantor.Tidak sengaja aku bertemu dengan Alexa istri Rein.Aku melihat dia sedang asyik dengan pria lain.Mereka berdua sangat begitu mesra.entah benar atau tidak yang aku lihat.tapi dia benar2 Alexa.Aku tak berani menghampirinya.aku hanya melihatnya dari kejauhan agar Alexa tak melihatku.Aku bertanya heran dalam hatiku.Siapa lekaki sedang bersamanya.Alexa begitu terlihat sangat manja dengan pria itu.Tidak mungkin jika itu saudaranya.karna tepatnya mereka berdua bagaikan sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta.


",.Kau melihat apa",?."Suara Max menyadarkanku.Aku kaget melihat kedatangan Maxim.karna sudah lama sekali aku tidak melihatnya.Dia juga tidak menelfonku beberapa bulan ini.Aku yang sedang duduk langsung berdiri dan memeluk Maxim.


",.kau baik2 saja",.Maxim mengelus punggungku yang terasa begitu hangat.Aku melerai pelukan itu dan menatap Maxim.


",.Aku merindukanmu Max.",.Tak terasa air mataku menetes.Mungkin aku menahan Rindu ini terlalu lama hingga air mata ini menetes dengan sendirinya.


",.Aku juga merindukanmu Fe",.Maxim mengahapus air mataku.Maxim tersenyum kepadaku dan memegang erat tanganku.


Aku dan Maxim duduk disofa kafe bersamaan.


",.Apa yang kau lakukan disini",.Maxim bertanya kepadaku.


",.Aku disini karna suatu pekerjaan Max,",.

__ADS_1


__ADS_2