
",.Hari ini ada rapat tentang proyek yang kau pelejari dangan Mila",Aku ingin kau yang presentasikan Feza",.Rein mengambil dokumen dan memberikannya kepada Feza dengan melemparkan pelan diatas mejanya.Feza menatap Rein.
",ini adalah dokumen yang nantinya juga akan kau presentasikan juga",.
Feza mengambil dokumen itu.
",.Rein,...ada yang ingin aku bicarakan.".Feza membuka suara sendunya.
Rein melihat Pras.",.Apakah penting".
", Bisakah kita bicara 4 mata?",.
",.ini adalah kantor Feza,aku tidak ingin masalah pribadi dibicarakan disini",.Rein beralasan.
",.Baiklah,kita akan bicara dimana"?Feza mulai memaksa.
",Baiklah,,.Pras...keluarlah dulu,",.Rein merintahkan Pras keluar Ruangan.Pras membungkukkan badannya dan Keluar.
Rein berdiri dan memasukkan kedua tangannya didalam saku celananya.Rein bersandar dimeja kerjanya dan menatap arah lain dan tak menatap Feza.
",.Bicaralah",.
Feza menggenggam erat tangannya.Matanya sudah mulai berkaca2.Feza takut jika dia mengatakan semuanya,dia akan menyakiti hati Alexa.tapi apa boleh buat.kini dia sedang mengandung anak Rein.dan Rein harus tau tentang ini semua.Pikir Feza dalam hatinya.
",.Apakah kau sengaja menghindariku Rein"?".
Rein hanya Terdiam dan menunduk.
",.Rein,...apakah kau melupakan hubungan kita waktu itu",.Feza mulai menitiskan air matanya.
Rein menatap Feza dan menghampirinya.
__ADS_1
",.Maafkan Aku Feza,tidak seharusnya kita melakukannya waktu itu.".
Feza menutup mukanya dengan kedua tangannya.
",.Lalu....,kau ingin aku bagaimana Rein?".Feza menetaskan air matanya.
",.Feza,...",.Rein memandang Feza lebih dekat.
",.Aku minta maaf tentang apa yang kita lakukan,".
Feza seketika menatap Rein.
",Kita....,Oh.ya benar,memang aku dan dia melakukannya tanpa pemaksaan",. batin Feza dalam hatinya.
",.Aku ingin kau melupakan semua Feza,aku tidak ingin Alexa tahu tentang apa yang pernah kita lakukan.".
"..Aku tahu kamu Feza,kamu tidak akan membiarkan dirimu tertindas bukan.",.
",.Baiklah,...apa kau akan bertanggung jawab",.Feza memberikan pertanyaan mendesak.
Rein membalikkan badannya membelakangi Feza.
",.aku akan menuruti semua kemauanmu Feza,Asal itu tidak menyakiti perasaan Alexa.".
",.hah..,lalu bagaimana dengan perasaanku Rein.".
".Apakah kamu punya perasaan Feza," .
Rein terdiam sejenak.Rein menarik nafas dalam.Rein merasa puas dengan apa yang dia lakukan kepada Feza hingga membuatnya seperti ini.Rein tersenyum licik.
",.Maafkan aku Feza,..aku akan memberi apa yang kau inginkan sebagai gantinya,",Aku berharap kau melupakan kejadian itu",.Aku tidak ingin kau mengingat apa yang pernah kita lakukan",.
__ADS_1
Feza memegang dadanya yang terasa sesak.
",.aku yang salah,aku terlalu Murahan jadi seorang perempuan,aku terlalu gampangan jadi wanita,aku tak harus meminta pertanggung jawabannya atas itu",tapi ini adalah darah dagingnya,Oh Tuhan...aku bingung aku harus bagaimana",.
Feza menarik nafas dalam.Dia memejamkan matanya dan menahan air mata yang ingin keluar lagi.
",.Baiklah Rein,jika ini yang kamu inginkan,",.Feza berjalan menghampiri Rein dan menatap matanya.
",.Aku akan melupakan semua kejadian itu,aku tidak akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang kita lakukan.",.
Feza menaruh dokumen yang dipegangnya diatas meja.Feza membungkukkan badannya dan membuka gelang kakinya.Feza menarik tangan Rein dan Memberikan Gelang kaki itu kepadanya.
Mata Rein nanar melihat apa yang dilihatnya.
",.Apa kau ingat,Kau memberikan hadiah ini saat Ulang tahunku yang ke 18,aku membuangnya didepan orang banyak dan menghinamu.",.Feza meneteskan air matanya kembali.
Rein menggenggam Erat gelang kaki itu.
",.Iya...aku mengingatnya,",.bahkan kau mengatakan ini adalah hasil Curian",.Rein menatap Feza sinis.
",.Maafkan aku Rein....,Aku telah menyakiti perasaanmu",.
",.Tidak apa2 Feza,aku sudah lupa tentang itu",.Kau tahu Feza...aku mendapatkan gaji pertamaku untuk membelikannya untukmu,kau tahu juga,aku kekurangan uang untuk membeli ini,akupun meminjamnya kepada Aldi teman sebangkuku untuk tetap bisa membeli ini untukmu",.
",.Karna apa?,..Karna aku tidak ingin dihina",.Tapi aku salah...kau malah mengatakan bahwa itu adalah hasil curian",.Tak terasa Rein juga menteskan air matanya.Rein menarik nafas dalam.Dan menghapus air matanya.
",.Kenapa kau masih menyimpannya",.?.Bukannya sudah kau buang.".Rein melihat-lihat gelang kaki itu.
",.Aku mencarinya kembali karna aku suka dengan desainnya,aku kepikiran saat aku membuangnya.".
",.Aku mengambilnya kembali dan menyimpannya,karna aku melihat gelang itu begitu cantik",.Feza menatap tangan Rein yang masih menggenggam Gelang kaki itu.
__ADS_1