
Zela pun langsung keluar dari rumah sakit, dan mencari geng motor tersebut,
Zela pun melihat ada geng motor tersebut, lalu ada 1 anggota yang pergi, dan Zela mengikuti anggota geng tersebut.
Zela menghentikan motor itu.
"Lo siapa ngalangin gue, emang lo punya masalah apa sama gue," kata Jay dengan muka kesal.
Tanpa basa basi Zela langsung menyerang Anggota geng motor itu.
Zela maju. meluncurkan strike tapi di tepis, lalu uppercut tapi di hindari, akhirnya Zela pun membanting dia, dan dia terjatuh.
"Mau lo apa sih?" kata Jay dengan muka ketakutan.
Zela pun naik motor dan pergi.
"Woy!" panggil Jay.
Jay pun kembali ke cafe markas geng tersebut.
Semua anggota pun melihat Jay.
"Jay, lo kenapa, kok kayak abis ketiban truk gitu?" tanya Al leader geng rainbow dengan muka heran.
Jay duduk dan menceritakannya.
"Gue abis di hajar cewek," jawab Jay dengan muka cemberut.
"Makanya jay, jangan suka mainin cewek, jadi gitu kan," kata Andra co leader geng rainbow.
"Gue bukanya main cewek ya" protes Jay "gue bahkan gak tau cewek itu siapa, main hajar gue aja, untung gue bisa hindarin pukulannya,"
"Terus kenapa lo kayak abis ketiban Debrong?" tanya Andra
"Macemana kau ini, janganlah namaku dibawa-bawa," protes Debrong satu satunya anggota geng rainbow yang gendut
__ADS_1
"Gue di banting," jawab Jay.
"Wih sekuat apa tuh cewek ya," kata Andra.
"Gimana gak mau di banting, badan kau sekecil sapu ijuk gitu," kata Debrong.
"Whaaaaahahahahahaah," tawa semua Anggota rainbow.
Jay pun meluncurkan muka cemberut tingkat tinggi.
Dengan lelukan bibir mengarah ke kanan.
Tiba-tiba ada 1 anggota geng motor lain yang menggeramkan motornya, brem brem brem.
"Woy, maksud lo apaan!" bentak Jay sambil memukul meja.
Dan air kobokan yang ada di mangkok pun, terbang dan mendarat di muka Jay.
"Wuahahahhahaha," tawa semua Anggota rainbow.
Jay pun berdiri lalu ambil motor dan mengejar orang tersebut.
Zela sampai di rumah Om nya.
"Zela, Om khawatir loh sama kamu, kamu kemana aja sih, ya sudah, ke sana gih, ke meja makan," kata Om.
Zela pun langsung ke meja makan
"Zela, sudah dong jangan sedih lagi ya, ayah kamu pernah bilang tidak ada yang abadi jadi, kamu harus iklas dan tetap semangat menjalani hidup ya," kata Tante.
"Zela gak sedih kok Tante," jawab Zela.
"Tante tau kok kamu lagi sedih sambil marah alias ngambek, tuh mata kamu berwarna ungu," kata Tante.
mereka pun makan bersama, dan setelah makan Zela masuk ke kamarnya.
__ADS_1
"Kenapa harus begini, aku kehilangan keluarga, pokoknya gue harus bales mereka," kata Zela dengan muka kesal.
"Ayah kasian deh sama Zela, kira kira dia bisa nerima semua ini gak ya," kata om
"Yah, gimana kalau aku ajak Zela jalan-jalan aja, biar dia bisa lupain masalahnya," kata Zahra dengan senyum pede
"Ya, kamu ajak Zela," kata Om.
Zahra pun masuk ke kamar Zela, dan mengajak Zela pergi.
"Zela, ayo kita jalan jalan, biar kamu seneng, karena, kalau kamu sedih, aku juga ikutan sedih," kata Zahra sepupu Zela.
Zela pun mau pergi bersama Zahra ke cafe.
POV RAINBOW
"jangan Jay, gausah lah lo ladenin orang kayak gitu," kata Andra sambil memegang tangan Jay.
Jay melepaskan tangannya lalu pergi mengejar Rimba leader geng antrax.
"Jay!" teriak Andra.
"Kita ikutin Jay," perintah Al.
mereka pun ikut mengejar Rimba.
Al tertinggal jauh, lalu motor Al mogok tepat di depan Zela.
"Kenapa nih motor?" protes Al.
"Dia," kata Zela.
"Lo kenal dia?" tanya Zahra.
"Ya, dia orang yang udah membuat keluarga gue meninggal," jawab Zela.
__ADS_1
Zela pun menghampiri Al dengan muka marah.
Bersambung........