Gadis Bermata Pelangi

Gadis Bermata Pelangi
menghajar leader rainbow


__ADS_3

Al langsung pergi ke cafe untuk memesan makanan, tapi Zela menghalanginya.


"Sorry lo siapa ya?" tanya Al.


Zela hanya menatapnya saja.


5 menit kemudian.


Zela langsung memukul pipi kanan Al sampai terjatuh.


"Gila nih cewek, pukulannya keras banget, kalau biasanya cowok mukul Gue cuma noleh, tapi ini cewek bro, kok bisa ya, Gue sampai jatuh kayak gini," batin Al.


Zela pergi bersama Zahra.


Al pun masuk ke dalam cafe dan memesan makanan.


di rumah, Zela dan Zahra duduk di ruang tamu, lalu datang Om.


"Zela bagaimana jika kamu mencari perkerjaan atau apalah, yang membuat kamu lupa dengan masalah kamu saat ini," kata Om.


"Ya, Zela mau keluar ya Om," kata Zela.


"Ya pergilah," jawab Om.


Zela pun keluar dari rumah, lalu naik motor dan pergi.


"Enak nya ngapain ya," batin Zela sambil menunggu lampu merah berubah menjadi hijau.


saat itu Zela melihat ada orang yang sedang membicarakan tentang gadis yang di culik.


"Bagaimana, apa gadis itu aman?" tanya Mafia.


"Aman Boss," jawab Anak buah.


"Baiklah sekarang kalian pergi dan jaga gadis itu," kata Mafia.


penjahat itu pun pergi dan Zela mengikutinya.


Zela terus mengikuti Penjahat itu, lalu mereka berhenti di sebuah gudang, di mana banyak sekali penjahat di sana.


Zela memutuskan untuk menyelamatkan gadis yang di culik, meskipun itu membahayakan nyawanya.


Zela mengintai dari kejauhan.


akhirnya, semua penjahat pergi dari situ, lalu Zela masuk dan melihat banyak sekali cewek yang di culik.


"Kalian di culikkan?" tanya Zela.


"Ya, tolong kami," jawab cewek.


"Oke ikut aku," kata Zela.

__ADS_1


mereka pun keluar dari situ, tapi, tiba tiba di depan ramai penjahat.


"Bagaimana ini, apa kita akan terkurung disini selamanya?" tanya cewek sambil menangis.


tiba tiba dari belakang muncul Mafia.


"Woy!" bentak Mafia.


semua penjahat pun langsung berbalik badan dan menatap Zela.


"Ada gadis manis yang menyerahkan dirinya, whuaaahahahahahahaha," tawa Mafia.


mereka terkepung dan Mafia mendekati Zela.


Lalu Zela marah dan matanya menjadi merah.


tak di sangka, semua Penjahat berlari ketakutan.


"Waaa, setan!" teriak Penjahat.


akhirnya, gudang pun sepi dengan penjahat, dan hanya tersisa Mafia.


"Cewek cewek, ayo serang dia!" teriak cewek.


Mafia pun di serang semua cewek di gudang.


dan mereka berterima kasih ke Zela, lalu mereka semua pulang ke rumah masing masing.


Zela melihat ada cewek motor yang di kejar geng motor, lalu Zela mengejarnya untuk menolong cewek tersebut.


Zela menghentikan geng motor itu.


"Jangan ikut campur lo!" bentak Ibes anggota geng antrax.


"Udah kita hajar aja dia," kata Jo anggota geng antrax.


mereka pun bertarung.


Jo menendang perut Zela dengan kaki kanan tapi di tangkap, lalu zela memukul muka Jo dengan siku.


lalu Zela menarik kaki kiri Jo sampai Jo terjatuh.


"Wih hebat juga nih cewek," batin Ibes dengan muka ketakutan.


Zela marah dan memperlihatkan mata merahnya


"Waduh," kata Ibes dengan muka ketakutan setengah mateng


Zela pun mendekati Ibes dengan mata merahnya


tiba tiba Ibes pingsan

__ADS_1


Zela langsung menoleh ke belakang dimana ada Jo yang ngesot mundur karena ketakutan


"Waaaaaa!" teriak Jo sambil berlari meninggalkan Ibes


Zela melihat Ibes untuk memastikan kalau keadaan sudah aman


Zela bertanya ke cewek itu


"Lo gak papa kan?" tanya zela dengan mata berwarna hitam karena dia sudah tidak marah


"Y--ya gu--gue ga--gak, papa," jawab cewek sambil gugup ketakutan


"Ya udah kalau gitu hati-hati ya di jalan, bye," kata Zela sambil mengangkat satu tangannya


lalu Zela naik motor dan pergi


motor Zela mogok di pinggir jalan, Zela pun langsung turun untuk memperbaikinya, tiba-tiba datang Al,


"Motornya kenapa ya Mbak?" tanya Al


"Mogok Mas," jawab Zela tanpa menoleh ke Al yang mengakibatkan Zela tidak tau kalau itu Al


"Saya bantu ya Mbak," kata Al sambil melihat Zela yang menunduk


"Ya mas," jawab Zela sambil menoleh ke Al


dan akhirmya perdebatan calon pemenangpun di mulai


"Lo!" teriak Al karena terkejut


"Ooooo lo ngapain ya disini," kata Zela dengan muka kesal


"Oke gue pergi," kata Al sambil menggerakkan kaki nya lalu pergi


tapi Zela memegang tangan Al dan akhirnya langkah Al pun terhenti


"Mau lo apaa sih," protes Al


Al pun mendekati Zela dan menatap matanya dengan sangat tajam


"Gila, ganteng banget cowok ini," batin Zela


"Denger ya Mbak, kalau Mbak punya masalah sama Saya, di omongin mbak, jangan amin hajar muka orang aja, ngerti," bisik Al


Al pun melepaskan tangan Zela dan pergi


setelah Al pergi Zela terdiam


"Oke Zela, Lo harus tahan, Lo gak boleh jatuh cinta sama Cowok itu, batin Zela


Zela pun lanjut memperbaiki motornya

__ADS_1


bersambung.......


__ADS_2