
#Gadis_Bermata_Pelangi
#part_56
#Zela_di_kampus
Zela pun langsung membuka pintu, dan ternyata yang datang adalah Nasya dan Tasya.
"Hai, Kami ke sini untuk mengantar motor Kamu," kata Nasya.
"Oh ya, Aku lupa, makasih ya," kata Zela dengan senyuman manis.
"Sama-sama," jawab Nasya dan Tasya dengan kompak.
Zela pun kembali ke kamar dan tidur.
Di pagi hari, Zela bersepeda motor, lalu Zela melihat kampus yang pernah Dia tempati.
Zela pun masuk ke kampus tersebut, dan di sana, banyak sekali mahasiswa dan mahasiswi.
Zela berjalan masuk, dan ada satpam yang menatapnya, lalu menghadang Zela.
"Eh, Mbak Zela, mari Mbak," sambut hangat dari Pak Satpam yang bernapa Muklis.
"Makasih," jawab Zela dengan senyuman.
Zela pun masuk.
Sesampainya di koridor, Zela di hadang oleh pembully.
"Heh, Lo mahasiswi baru ya, oke, itu artinya, Lo harus nurutin perintah Gue," kata Yura dengan muka jutek.
"Kalau Gue gak mau kenapa?" tanya Zela dengan muka kesal.
Yura pun berjalan ke belakang Zela.
__ADS_1
"Oke Girl, kita apakan Cewek ini?" tanya Yura ke anak buahnya.
"Mending, kira kurung aja di gudang," jawab Fiona anak buah Yura.
"Atau, suruh Dia jadi pembantu kita aja, biar lebih seru," kata Vina anak buah Yura.
"Kayaknya sih, lebih enak di buat jadi pembatu aja, ntar kalau udah puas, masukin aja ke gudang, bereskan," kata Yura dengan senyum jahat.
"Sorry, tapi di sini Gue gak mau cari ribut," kata Zela dengan muka kesal.
Tiba-tiba datang Dosen yang super galak bin menyeramkan.
"Eh Zela, Kamu kangen ya, sama kampus ini?" tanya Dosen Michelle dengan senyuman manis.
"Sebenarnya sih, Aku kangen sama Bu Dosen," jawab Zela dengan senyuman manis.
Dosen pun langsung mengalihkan tatapannya ke Yura dengan tatapan yang sangat tajam.
"Yura, Kamu bikin ulah lagi ya!" kata Bu Michelle dengan nada tinggi.
"A e a e aja Kamu," kata Bu Michelle.
"Zela, Kamu ada apa kok tumben ke sini?" tanya Bu Michelle dengan nada rendah dan lembut.
"Cuma main aja sih Buk," jawab Zela dengan senyuman.
"Oh, gitu, ya udah, Ibuk permisi dulu ya," kata Bu Michelle.
Bu Michelle pun pergi meninggalkan mereka.
"Bu Michelle udah pergi tuh, saatnya Lo menderita," kata Yura dengan senyum jahat.
Zela tidak mendengarkan perkataan Yura dan pergi begitu saja.
"Wah, bener-bener ya, Gue ngomong, Dia langsung pergi aja," kata Yura dengan muka kesal dan bibir yang maju.
__ADS_1
Zela sampai di kelasnya yang dulu.
Zela pun mengintip ke dalam kelas yang sudah mulai.
Bu Michelle pun melihat Zela.
"Eh Zela, mari masuk, dan duduk, tuh ada bangku yang kosong," kata Bu Michelle dengan senyuman.
"Emang boleh ya Bu, Aku kan sudah gak kuliah di sini?" tanya Zela dengan tawa kecil.
"Ya boleh lah, Kamu kan pernah kuliah di sini," jawab Bu Michelle.
Zela pun masuk ke kelas dan duduk di bangku yang kosong.
Skip
Waktu istirahat pun tiba.
"Halo Kak," sapa salah satu murid.
"Halo juga," balas Zela dengan senyum.
Tiba-tiba, Yura dan anak buahnya pun datang menemui Zela yang sedang duduk manis.
"Wah, wah, wah, ternyata ada di sini ya, si blagu," ledek Yura sambil memegang meja milik Zela.
"Sorry, tapi Gue gak mau cari ribut di sini," kata Zela dengan muka kesal.
"Mending, Lo keluar aja deh, dari kampus ini, karena Lo gak pantes ada di sini," ledek Yura dengan senyum pahit.
Zela pun berdiri.
"Oke, Gue bakal keluar dari kampus ini," kata Zela dengan muka yang sangat kesal.
Zela pun pergi meninggalkan kelas, dan meninggalkan kampus tersebut.
__ADS_1
bersambung........