
Rimba pun memasang senyum jahat.
"Lo beruntung karena Gue gak lawan Cewek," kata Rimba "Guys, cabut!".
Geng antrax pun pergi.
"Lo gak papa kan?" tanya Zela dengan mata hitam.
"Ya, Gue gak papa, makasih Kalian Udah nolongin Gue," kata Cewek.
"Sama-sama," jawab Reyhan.
"Oh ya, kenalin nama Gue Reyhan," kata Reyhan sambil mengulurkan tangannya dengan senyuman.
Zela yang melihatnya pun cemburu dan memasang muka cemberut.
"Gue Reva," jawab Reva sambil memegang tangan Reyhan.
Reva dan Reyhan pun bertatapan selama 10 detik.
Zela yang cemburu itu pun langsung melepaskan tangan mereka berdua.
"Udah kali ah, kenalannya," kata Zela dengan muka kesal "nama Gue Zela,".
"Ya udah, Gue punya urusan nih, Gue cabut ya, bye," kata Reva sambil melambaikan tanganya lalu pergi.
"Tunggu," kata Reyhan sambil berlari ke arah Reva.
"Gimana kalau kita makan bareng, Gue laper nih, Lo juga pasti laper kan, Gue yang traktir," ajak Reyhan dengan senyuman.
"Ih, apaan sih, ngapain coba Reyhan pakai acara ngajak Reva makan, berdua lagi," batin Zela yang sangat cemburu.
"Ya udah, tapi Lo ajak temen Lo juga ya, biar enak gitu, makan bertiga," kata Reva yang melihat muka cemburu milik Zela.
__ADS_1
"Ya udah, Zela, ayo kita makan," kata Reyhan.
Mereka pun pergi ke sebuah cafe.
"Lo mau makan apa?" tanya Reyhan.
"Terserah Lo aja," jawab Reva.
"Oke, kata Reyhan.
"Ih, kok cuma Reva aja sih yang di tanyain, Gue kagak," batin Zela dengan rasa cemburu dan muka kesal.
Skip
Makanan pun sampai.
Reyhan mengambil satu potong ayam, lalu memasukan nya ke mulut Reva.
Dan reva pun memakan suapan Reyhan,
Zela pun merasa sangat cemburu Zela pun mulai bernafas dengan kecepata yang sangat tinggi.
"Sabar Zela, sabar, Lo gak boleh emosi, tahan," batin Zela dengan mata yang mulai memerah.
Reyhan melihat di pipi Reva ada saus, jadi, Reyhan mengambil tisu dan mengusap pipi Reva dengan sangat lembut.
Mereka pun saling bertatap muka.
"Ada saus di pipi Lo," kata Reyhan setelah mengusap pipi Reva.
Zela pun hampir saja meledak.
"Tahan, tahan, Gue harus tahan," batin Zela.
__ADS_1
"Lo ini cantik loh, apa lagi makan kayak anak kecil, makin gemes aja," gombal Reyhan.
Zela pun meledak, dan Zela memukul meja dengan kedua tanganya.
Semua orang pun terkejut, dan menatap Zela dengan muka penuh pertanyaan.
"Lo kenapa Zel?" tanya Reyhan.
"Gue mau buang air ke kecil, tapi toiletnya penuh," kata Zela sambil menahan sakit.
"Oh, gitu," kata Reyhan dengan muka lega.
"Mohon maaf mbak, tapi tolong tunggu sebentar ya, sabar, karen emang banyak yang ke toilet Mbak, karena semua orang sakit perut abis makan ayam dengan saus yang super pedas ini," kata Pelayan dengan senyum malu.
"Ya Mbak, Saya akan tahan," jawab Zela.
Skip
Mereka sampai di cafe tempat di mana Monica,Shara,Kevin dan Seno ada di situ.
"Hai," sapa Monica dengan senyuman.
"Zela, mereka siapa, kenalin Dong?" tanya Monica.
"Ini Reyhan, cowok yang gue ceritain ke Lo, dan ini Reva, cewek yang Gue tolongin saat di kejar Geng motor," jawab Zela dengan muka sedih dan mata ungu.
"Hai, Gue Reva," kata Reva dengan senyum gembira.
"Eh, Zela ini unik ya, punya mata yang bisa berubah-ubah. kata Reva.
"Ya dong, kan Zela itu sahabat Gue," jawab Monica.
"Ooo gitu, Gue boleh gak jadi sahabat kalian?" tanya Reva.
__ADS_1
"Boleh dong," jawab semua orang dengan muka senang kecuali Zela.
bersambung..........