
"Dirk!" panggil Manager dari kejauhan.
"Ya, sebentar," teriak Dirk sambil menoleh ke Manager.
"Aku kerja dulu ya Sayang," kata Dirk sambil memegang kedua tangan Sheryl.
Dirk pun melepaskan pegangannya, lalu menemui Manager.
"Oh my god of war, Dirk panggil Gue sayang," batin Sheryl dengan senyum gembira dan pipi merah.
"Dirk, ini, antarkan pizzanya, dan ini alamatnya," kata Manager sambil memberikan alamat.
Zela yang sedang makan pizza pun, melihat Dirk yang sedang berjalan membawa pizza ke arah Sheryl.
"Aku berangkat dulu ya," kata Dirk dengan senyum.
"Ya, hati-hati ya," jawab Sheryl dengan senyum.
Dirk pun pergi mengantar pizza.
Lalu Sheryl juga pergi pulang ke rumahnya.
Tiba-tiba Monica datang, menemui Zela dan duduk di sebelahnya dengan senyum senang.
"Hai, Lo pemilik restaurant ini kan, gini Lo, gue mau Lo pecat Dirk, kalau Dirk deket sama Sheryl," suruh Monica.
"Ooooo, jadi Lo masih pengen balas dendam sama Sheryl?" tanya Zela sambil memakan pizza.
__ADS_1
"Ya, Gue pengen Sheryl menderita," kata Monica dengan senyum jahat.
"Wow, Lo ini sepupu yang jahat ya," ledek Zela dengan tawa kecil.
"Ya, jadi gimana, Lo mau kan bantuin Gue?" tanya Monica.
"Ya, Lo kan sahabat Gue, jadi Gue bakal bantuin Lo, jawab Zela dengan senyum manis.
"Itu baru sahabat Gue, makasih," kata Monica lalu memeluk Zela
Skip
Dirk selesai mengantar pizza, lalu masuk ke dalam restaurant dan di hadang oleh Zela.
"Dirk, Saya adalah pemilik restaurant pizza ini, jadi Saya mau Kamu jauhi Sheryl, dan jika Kamu pacaran atau cuma temenan sama Sheryl, Kamu Saya pecat, mengerti," ancam Zela dengan muka serius.
"Tapi kenapa, Mbak punya masalah sama Sheryl?" tanya Dirk.
Dirk pun duduk dan memasang muka sedih.
Sheryl pun datang dan duduk di samping Dirk dengan senyum manis.
Senyuman Sheryl pun berubah saat melihat Dirk yang sedih.
"Kamu kenapa?" tanya Sheryl dengan muka sedih.
"Boss Aku, meminta Aku jauhi Kamu," jawab Dirk sambil menoleh ke Sheryl.
__ADS_1
"Loh, kenapa?" tanya Sheryl dengan muka panik.
"Aku juga gak tau, jadi, maaf, Kamu juga jauhi Aku ya, karena Aku butuh banget pekerjaan ini," kata Dirk.
"Ya, Aku bakal jauhi Kamu," kata Sheryl sambil menunduk dengan muka sedih.
Sheryl pun pergi meninggalkan Dirk.
"Yes, akhirnya Dia menderita," batin Monica yang mengintai dari kejauhan dengan senyum jahat.
Monica pun pergi ke taman tempat Zela berada.
"Malasih ya, Lo udah bantuin Gue," kata Monica dengan senyum senang.
"Ya, sama-sama," jawab Zela dengan senyum senang.
"Oh ya, ceritain dong, waktu Lo lari pagi sendirian di pagi itu" minta Monica.
"Oke, jadi gini, awalnya, Gue itu nunggu Lo, karena lama, jadi Gue lari pagi sendiri deh, terus Gue ngerasa bosen karena gak ada temen, jadi Gue tidur di bangku jalan, gitu," jawab Zela.
"Terus, abis Lo tidur, Lo ngapain?" tanya Monica dengan muka penasaran.
"Abis Gue tidur, Gue bangun, terus Gue lanjutin lari pagi Gue, terus Gue lihat Lo di cafe, ya udah, Gue samperin Lo, eh, Lo nya marah kagak jelas, gitu," jawab Zela.
"Tapi Gue lihat Lo ngerjain anak kecil sampai nangis," kata Monica.
"Hah, masa, apa mungkin Gue ngelakuin itu sambil tidur?" tanya Zela dengan muka bingung.
__ADS_1
"Kayaknya enggak deh, soalnya, Gue lihat mata Lo kebuka, dan mata Lo berwarna orange," kata Monica.
bersambung........