Gadis Bermata Pelangi

Gadis Bermata Pelangi
cinta segi lima


__ADS_3

#Gadis_Bermata_Pelangi


#part_32


#cinta_segi_lima


Zela sampai di halte dan menangis, lalu datang Cliff yang mengikuti Zela.


Cliff duduk di samping Zela.


"Lo ngapain di sini?" tanya Zela dengan nada kesal sambil menangis.


Zela pun pergi, dan kebetulan, hujan turun dengan sangat lebat.


"Udah di sini aja, emang Kamu mau, jatuh sakit," kata Cliff.


"Hati ku udah sakit kok, jadi sekalian aja, badanku juga sakit," jawab Zela dengan nada nangis.


"Ayo duduk, Aku mau nenangin Kamu," bujuk Cliff.


Zela pun duduk dan bersender di bahu Cliff sambil menahan tangisan.


"Gak papa, keluarin aja, biar lebih lega," kata Cliff.


Zela pun menangis dan mengeluarkan air mata dari mata hitam nya.


Tiba-tiba datang Sheryl,


"Cliff, Kamu ngapain sih berduaan sama Cewek gaje itu!" bentak Sheryl.


"Terserah Gue lah, emangnya Lo siapa Gue, hah," protes Cliff.


"Gue itu, sayang sama Lo!," bentak Sheryl di tengah hujan yang sangat deras.


"Kalau Lo sayang sama Gue, Lo harusnya dukung dong hubungan Gue sama Dia!" bentak Cliff


Sheryl pun pergi meninggalkan mereka berdua.


"Maaf ya, tadi itu sahabat Aku yang pengen jadi pacar Aku," kata Cliff.


"Ya, gak papa," jawab Zela.


POV Monica


Monica sampai di rumah, dan disitu ada Shara yang menunggu Monica sambil duduk di sofa.

__ADS_1


Monica masuk, dan langsung di interogasi.


"Apa bener, kalau Kamu nyuruh temen Kamu untuk deketin sahabat Sheryl, untuk membalas dendam?" tanya Shara kakak Monica dengan muka marah.


"Oh, jadi Sheryl ngadu ke Lo?" tanya balik Monica.


"Jawab," kata Shara.


"Ya, karena Gue iri sama Sheryl, karena Lo, kakak Gue, lebih sayang Sheryl, dan sekarang apa, Lo ngebelain Sheryl, ketimbang adek Lo sendiri," kata Monica dengan nada kesal.


"Kakak sayang kok sama Kamu, emang Kamu gak ngerasa ya?" tanya Shara dengan nada lirih


"Udah lah, Gue benci sama Lo," bentak Monica dengan nada sedikit keras sambil berjalan pergi.


"Tunggu," kata Shara sambil memegang tangan Monica.


Monica melepaskan tangan Shara dengan kasar.


"Apaan sih!" bentak Monica.


Monica pun pergi dari rumah.


Shara pun menangis.


Zela pun di antar pulang oleh Cliff.


"Makasih ya, Kamu udah nganter Aku," kata Zela.


"Iya dong, kan Kamu pacar Aku, ya udah, Aku pulang dulu ya," kata Cliff.


"Ya," jawab Zela.


Cliff pergi dan Zela pun masuk ke rumah, tapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu,"


Zela membuka pintu.


"Monica, Kamu ngapain ke sini?" tanya Zela.


"Aku berantem sama kakak Aku, jadi Aku kabur deh, Aku boleh kan tinggal di sini?" tanya Monica dengan air mata di pipinya.


"Ya, boleh," jawab Zela.


Mereka pun tidur sekamar.


POV Al

__ADS_1


Dirumah Al melamun.


"Aneh, kan Zela sakit, tapi kok tadi Dia gak papa ya, padahal sebelumnya Dia langsung pingsan saat Gue lagi sama Vika?" tanya Al dalam hati.


POV Monica


Jam 12 malam monica


terbangun karena ingin makan,


"Zela, Aku ingin makan, Kamu ambilin ya," kata Monica.


"Gak ah, Kamu ambil aja sendiri," tolak Zela membalikkan tubuhnya ke arah belakang.


"Ya sudah," kata Monica


Monica keluar dari kamar, lalu pergi ke dapur, dan saat di dapur, tiba tiba pintu kebun terbuka.


Monica mendekat ke pintu itu dan melihat keluar di mana di situ banyak sekali pohon buah.


"Wow, banyak sekali pohonnya, dan ada buahnya," kata Monica.


Monica pun keluar dari rumah menuju kebun, dan melihat-lihat pohon yang ada di sana.


Tba-tiba pintu kebun tertutup dengan sendirinya.


Monica menoleh ke belakang, lalu mencoba membuka pintu itu, dan berteriak.


"tolong!" teriak Monica.


tapi tidak ada satu pun orang yang menolongnya.


Monica menoleh ke arah pohon, lalu mencoba mencari jalan lain, Monica berjalan ke depan sambil menolah-noleh ketakutan.


Dan bulu kuduk Monica berdiri tegak, nafas pun mulai sesak, dan Monica tidak bisa bergerak karena ketakutan.


Lalu ada angin yang bertiup kencang, dan Monica semakin takut, Monica menolah-noleh lagi untuk memastikan tidak ada hantu.


Monica maju ke depan dan di sebelah kirinya ada jalan, lalu Monica masuk ke jalan tersebut dan sampai lah di taman bunga di mana di sana banyak sekali bunga yang mekar.


Dan Monica memetik bunga tersebut lalu terdengar suara burung hantu, lalu Monica melihat kolam ikan dan menghampirinya, di sana banyak sekali ikan dan semua ikan tersebut menatap Monica dengan tatapan yang tajam.


Monica mundur pelan-pelan dan tiba-tiba, ada yang menyentuh pundaknya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2