Gadis Bermata Pelangi

Gadis Bermata Pelangi
bertemu cowok kembar


__ADS_3

Zela pun berada di dalam air, dan membuka matanya dan terlihat bola yang berwarna orange.


Zela pun berenang ke atas.


"Zela, Lo, bisa berenang," teriak Monica dengan senyum senang.


Zela pun hanya terdiam sambil mengambang di air.


Zela pun berenang ke arah Monica dengan muka datar.


Zela pun sampai di daratan, dan tiba-tiba, Zela pingsan.


"Zela, aduh, kenapa lagi sih ini," kata Monica dengan muka panik sambil melihat Zela yang pingsan di depannya.


Zela pun sadarkan diri dengan bola mata berwarna hitam.


Monica pun tersenyum.


"Gue kenapa?" tanya Zela dengan muka kebingungan.


"Lo tadi tenggelam, terus---" jawab Monica yang terpotong dengan muka sedih.


"Hah, Gue tenggelam, terus siapa yang nolongin Gue, apa Lo yang nolongin Gue!" teriak Zela,


"Bukan, bukan Gue yang nolongin Lo, Lo tadi berenang sendiri," jawab Monica.


"Gue kan gak bisa berenang," kata Zela dengan muka yang sangat kebingungan.


"Gak mungkin, tadi Gue lihat sendiri, kalau Lo berenang!" bantah Monica dengan nada sedikit tinggi.


"Beneran, Gue gak bisa berenang," kata Zela sambil duduk.


"Oh ya, tadi, Gue lihat kalau mata Lo orange," kata Monica.


"Gue gak inget kalau tadi Gue berenang," bantah Zela dengan muka lesu.


"Udah lah, mending kita pergi dari sini," ajak Monica dengan muka yang ikutan lesu.


Mereka pun pulang ke rumah.


keesokan harinya


Di pagi hari, Zela lari pagi di taman sendirian, lalu tiba-tiba, ada Cowok yang menabraknya.


Zela pun terjatuh.


"Maaf, Gue gak sengaja," kata Cowok sambil membantu Zela berdiri.


"Ya, gak papa," kata Zela sambil melihat Cowok tersebut.


"Ganteng juga nih Cowok," batin Zela.


"Kenalin, nama Gue, Reyhan," kata Reyhan sambil mengulurkan tangannya.


"Zela," kata Zela sambil berjabat tangan dengan Reyhan dan senyum malu.


Reyhan pun melepaskan tangan Zela.


"Lo, beneran gak papa kan, atau kita ke rumah sakit?" tanya Reyhan.


"Gak kok, gak papa," jawab Zela dengan senyum malu.

__ADS_1


"Ya udah, kalau gitu, Gue cabut ya, bye," kata Reyhan sambil melambaikan tanganya lalu pergi meninggalkan Zela.


Zela pun melanjutkan lari paginya.


Di tengah jalan, Zela melihat Rayhan yang sedang makan di cafe.


Zela pun menghampiri Rayhan


"Hai, Lo makan ya, bagi dong, Gue juga laper nih," kata Zela dengan muka memelas.


"Nih Cewek siapa sih, sok kenal banget?" batin Rayhan dengan muka kesal.


"Lo kenapa?" tanya Zela yang melihat muka kesal milik Rayhan.


Rayhan pun langsung pergi meninggalkan Zela.


"Reyhan kenapa ya?" tanya Zela.


Zela pun pergi dari cafe, tapi.


Ada yang memanggilnya.


"Mbak, temen Mbak belum bayar makanannya," kata Pelayan.


"Jadi?" tanya Zela dengan muka kebingungan.


"Jadi Mbak harus bayar makanannya," kata Pelayan.


"Loh, kok Saya, kan yang makan temen Saya," protes Zela dengan muka kesal.


"Begini aja Mbak, Mbak bayar makanannya, terus nanti Mbak temuin temen Mbak, dan minta ganti rugi ke temen Mbak," kata Pelayan dengan senyum.


Zela memutar bola mata malas.


Zela pun pulang dan Zela melihat Monica di rumah.


"Monica, Lo tau gak, Gua tadi ketemu Cowok, yang ganteng banget," kata Zela dengan senyuman manis dan nada ceria dan juga mata hijau.


"Wow, siapa namanya?" tanya Monica sambil memainkan hp.


"Namanya Reyhan, tapi aneh deh, dia kayak punya kepribadian ganda," kata Zela sambil menyentuh dagu.


"Ya udah, nanti kenalin ke Gue, siapa tau Gue suka sama Dia," suruh Monica sambil menatap Zela.


"Ah, Lo ini, Gue kan gak bermaksud buat nyariin pacar buat Lo, Cowok itu cuma boleh buat Gue," kata Zela dengan muka kesal.


"Terus, kenapa Lo cerita ini ke Gue?" tanya Monica dengan muka jutek.


Zela pun memasang muka marah, lalu pergi meninggalkan Monica.


Zela keluar rumah dan Dia bertemu dengan Rayhan yang ada di parkiran sambil duduk di motornya.


"Hai, Lo ngapain?" tanya Zela dengan senyum manis.


Rayhan menatap Zela dengan tatapan kesal.


Rayhan pun pergi masuk ke mall, dan Zela pun mengikutinya.


"Lo mau beli?" tanya Zela dengan muka bahagia.


Zela menatap Rayhan, dan Zela melihat muka yang terus saja jutek.

__ADS_1


"Lo kenapa sih, Kok cuek plus jutek sama Gue?" tanya Zela.


Rayhan tidak menjawab.


Zela membuang nafas kesal.


"Lo mau ke mana?" tanya Rayhan dengan muka jutek.


Zela pun yang mendengarnya langsung tersenyum.


"Gue mau ngikutin Lo kemana pun Lo pergi," jawab Zela dengan senyum yang paling manis dengan mata hijau.


"Lihat tuh," suruh Rayhan sambil menunjuk pakaian.


"Wah, bagus banget," kata Zela dengan muka kagum.


Rayhan pun pergi meninggalkan Zela tanpa sepengetahuannya.


"Kamu mau beli apa?" tanya Zela sambil menoleh ke Rayhan dengan muka senyum.


Muka Zela yang tadinya senyum seketika berubah menjadi jutek karena dia tau kalau Rayhan meninggalkannya.


Zela pun berjalan dan Dia melihat Reyhan di sebuah toko hp.


Zela menghampiri Reyhan, dan berdiri di belakangnya dengan muka kesal.


Reyhan berbalik badan dan Reyhan terkejut dengan senyum gembira.


"Lo ngapain di sini?" tanya Reyhan dengan senyuman tampan.


"Lo tanya Gue ngapain di sini, ya ngikutin Lo lah," jawab Zela dengan nada marah.


"Oh, Lo ngefans sama Gue?" tanya Reyhan dengan senyuman percaya diri yang sangat tinggi.


Zela langsung pergi meninggalkan Reyhan dengan muka marah.


Dn di depannya ada Rayhan yang menghadang.


Zela menatap Rayhan dengan muka heran, lalu Zela menoleh ke belakang, dan ternyata, Dia melihat Reyhan di belakang.


"Reyhan kok ada dua?" batin Zela.


Reyhan pun menghampiri Rayhan dan Zela.


Zela menolah-noleh ke Reyhan dan Rayhan dengan muka kebingungan.


"Kenalin, ini Rayhan, saudara kembar Gue," kata Reyhan.


"Hai, Gue Zela," kata Zela dengan muka terkejut sambil mengulurkan tangannya.


Rayhan hanya menatapnya saja dengan muka jutek.


Zela menarik tanganya.


"Rayhan emang seperti itu, Dia cuek, jutek, tapi Lo jangan berpikir, kalau Gue sama kayak Rayhan, karena Kami itu adalah saudara kembar cermin, yang artinya, Gue sama Dia itu beda banget," kata Reyhan yang di balas anggukan setuju oleh Zela.


Rayhan pun langsung pergi.


"Tuh kan, Dia kalau pergi gak bilang-bilang," kata Reyhan.


"Kita ke taman yuk," ajak Zela.

__ADS_1


"Ayuk," jawab Reyhan.


Mereka pun pergi ke taman.


__ADS_2