
"Ayo kita jalan-jalan menikmati indahnya tempat ini," ajak Reina.
"Ya, ayo," jawab Zela.
Mereka pun sampai di dapur.
"Kenapa kita ke sini, katanya mau jalan-jalan?" tanya Zela dengan muka penuh kepolosan.
"Kita kan kesini dengan cara jalan kaki, ya itu bisa di hitung jalan-jalan," jawab Reina.
Zela memutar bola mata malasnya yang berwarna hitam.
"Kita ke tempat lain ya," ajak Zela dengan muka cemberut.
"Kemana?" tanya Reina tanpa menatap Zela.
"Kemana aja, yang penting tidak di sini," jawab Zela.
"Ya udah, ayo," ajak Reina sambil berjalan pergi sambil melambaikan tangannya.
Mereka pun pergi meninggalkan dapur.
"Kita mau kemana!" tanya Zela sambil berjalan.
*Udah ikut aja," jawab Reina tanpa menatap Zela.
Mereka pun sampai di teras.
"Kita ngapain di sini?" tanya Zela sambil menatap Reina dari belakang.
"Udah, nikmatin aja," jawab Reina.
Reina pun menutup matanya, lalu menarik nafas, lalu membuangnya pelan pelan.
"Apa yang akan kita lakukan di sini?" tanya Zela sambil bersendekap.
"Kamu ini banyak tanya ya," kata Reina.
"Kita harus bertanya jika ingin tau sesuatu," jawab Zela.
Reina pun mulai berjalan, Zela dan Tasya pun mengikutinya.
Mereka pun berhenti di pinggir jalan.
__ADS_1
"Oh ya, kapan syutingnya?" tanya Zela.
"Besok," jawab Reina.
"Terus, ngapain dong kita ke sini?" tanya Zela sambil menatap Reina dengan muka kaget.
"Terserah," jawab Reina sambil memandang jalanan yang sepi.
"Anak-anak, ayo bersih-bersih villa!" panggil Bu Sasha.
Mereka pun langsung menoleh ke belakang.
Mereka langsung berjalan menuju villa dan di sana mereka bertemu Bu Sasha.
"Sekarang kalian bersihkan semua ini, terserah mau bersihin yang mana," kata Bu Sasha sambil membereskan barang.
"Baiklah, sekarang apa yang akan kita lakukan?" Tanya Zela.
"Bersihin villa lah," jawab Reina.
Reina pun menuju dapur dan melihat sesuatu untuk di bersihkan.
"Aku mau merapikan kamar," kata Zela sambil melihat ke dalam kamar.
"Enaknya ngapain ya?" tanya Tasya kepada dirinya sendiri
Tasya pun datang.
"Apa ada yang bisa Aku bantu?" tanya Tasya.
"Gak ada," jawab Reina tanpa menatap Tasya.
"Ya udah, Ku ke kamar," kata Tasya dengan muka kesal.
Tasya pun ke kamar, dan terlihat kamar yang sangat bersih.
"Hai, Kamu udah selesai bersihin kamarnya?" tanya Tasya.
"Ya, udah," jawab Zela sambil tiduran.
Tasya pun tidur bersama Zela di kamar tersebut.
Ke esokan harinya.
__ADS_1
"Anak-anak ayo makan!" panggil Bu Sasha.
Mereka pun langaung ke meja makan dan melahap semua makanan yang ada di meja makan tersebut.
"Kalian ini, kayak orang gak makan seminggu aja," ledek Bu Sasha saat melihat Anak-anaknya makan dengan buru-buru.
"Kami harus cepat, Aku harus pergi ke tempat syuting secepatnya," kata Reina.
Mereka pun sudah menghabiskan makanan tersebut.
"Dah, Kami berangkat dulu," kata Reina.
Mereka pun langsung perhi ke tempat syuting.
"Wow, ini tempat syuting, rame banget," kata Zela dengan penuh muka kagum sambil melihat sekeliling.
"Ya, ini adalah lokasi syuting, dan Aku akan bersiap-siap"
Reina pun berjalan ke depan lalu duduk di bangku dengan santai.
Zela memasang muka malas.
"Ya elah, katanya siap-siap, eh malah duduk santai," ledek Zela sambil membuang mukanya.
"Ini juga lagi siap-siap," protes Reina.
Reinhard pun datang.
"Hai, Reina," sapa Reinhard sambil duduk di samping Reina.
"Sorry, Gue Tasya," jawab Reina sambil menatap Reinhard.
"Ups, sorry, Gue salah orang," kata Reinhard dengan senyum malu.
Reinhard pun berdiri dan menghampiri Tasya, tetapi langkah Reinhard terhenti.
"Bercanda, Gue Reina kok, hihihi," kata Reina sambil duduk santai di bangku dengan tawa kecil.
Reinhard menghentikan langkahnya dan memasang muka kesal.
Reinhard pun kembali duduk di bangkunya.
Reinhard menatap Tasya dengan muka kesal.
__ADS_1
"Lo ngapain lihat Tasya?" tanya Reina sambil menatap Reinhard dengan senyuman manis.
bersambung.....