
"Kamu kenapa sih?" tanya Monica dengan muka kesal.
"Ya elah, ditanya malah nanya, di jawab dulu keles," protes Zela dengan mata yang kembali hitam.
"Aku tanya Kamu kenapa!" bentak Monica sambil memukul meja.
"Maksud Kamu apa ya?" tanya Zela dengan muka kesal.
"Tau ah!" bentak Monica lalu pergi dari cafe.
"Dia kenapa sih?" batin Zela.
Tiba tiba ada yang meneleponnya.
"Halo, siapa nih?" tanya Zela.
"Halo, ini Al, Aku mau ketemu sama Kamu," jawab Al.
"Ya, share location," kata Zela.
"Oke," kata Al.
Mereka pun bertemu di sebuah taman.
"Kamu mau ngapain, ngajak Aku ke sini?" tanya Zela.
"Aku mau nanya---" kata Al yang terpotong.
"Eh, tunggu deh, ngomong-ngomong, Kamu tau dari mana nomer hp Aku?" tanya Zela.
"Kamu lupa ya, Dulu kan kita tukeran nomer hp," jawab Al.
"Iya Aku lupa, maaf ya," kata Zela sambil senyum malu. "Oh ya, Kamu mau nanya Apa?".
"Mungkin, ini efek penyakitnya, batin Al.
"gak jadi, Aku pulang ya, bye." kata Al sambil pergi meninggalkan Zela.
"Hah, gak jadi," batin Zela dengan muka sedih yang sangat tidak mengenakan.
Dan air mata pun jatuh dari mata Zela yang biru.
Dan tiba-tiba, datang seseorang yang menghibur Zela dengan membawa balon, dan bernyanyi.
"Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya, merah kuning kelabu, merah muda dan biru, meletus balon hijau dor, hatiku sangat kacau, balonku tinggal empat, ku pegang erat-erat," nyanyian Cliff sambil memegang tangan Zela untuk memegang balon.
Zela pun tersenyum dengan mata berwarna biru muda.
__ADS_1
"Nah gitu dong, manis," kata Cliff.
"Nih, Aku juga bawain es krim buat Kamu," kata Cliff sambil memberikan es krim kepada Zela.
Zela pun menerima es krim dari Cliff dengan senyum bahagia.
"Udah ya, jangan nangis lagi," kata Cliff sambil mengacak-ngacak rambut Zela.
"Apaan sih," kata Zela sambil melepaskan tangan Cliff dari rambutnya.
"Kalau Kamu punya masalah, Kamu curhat aja sama Aku, ya," kata Cliff.
"Ya, makasih ya, Lo udah mau ngehibur Gue," kata Zela. sambil menatap muka Cliff.
"Ya, sama-sama," jawab Cliff sambil memegang kepala Zela.
Dan tiba-tiba, datanglah Sheryl dengan muka kesal.
"Cliff, Lo kok tega sih, ninggalin Gue demi Cewek kegatelan ini!" bentak Sheryl.
Mereka pun berdiri.
"Sorry, tapi kan kita ini cuma temenan, gak lebih," protes cliff.
"Lo gak inget, betapa susahnya Gue cari Lo, di sebuah hutan, sampai-sampai, Gue hilang ingatan!" bentak Sheryl sambil menangis.
Di sebuah gudang di dalam hutan.
Sheryl terbangun dari pingsan.
"Ehh gue dimana?" tanya Sheryl.
Lalu orang yang ada di depannya berbalik dan menunjukan wajahnya.
Sheryl pun kaget dan langsung mengingat semuanya, kalau Sheryl sedang mencari sahabat yang menghilang.
"C--cliff," kata Sheryl saat melihat sahabatnya.
"Ya ini aku," jawab Cliff sahabat yang menghilang.
Sheryl pun langsung memeluk Cliff.
"Akhirnya aku menemukanmu," kata Sheryl sambil memeluk Cliff.
"Jangan khawatir ya, aku akan selalu bersamamu," jawab Cliff sambil membalas pelukan Sheryl.
"Cliff, Kamu ke mana aja, Aku khawatir sama Kamu,
__ADS_1
"Sudahlah, yang penting kan Aku sudah ada di pelukan Kamu," kata Cliff.
Tiba-tiba pintu gudang terbuka,
"Cliff," kata Shara yang terkejut melihat Cliff.
"Akhirnya, Aku menemukan Cliff," kata Sheryl sambil menatap Shara.
"Syukurlah, baiklah, ayo kita pulang," kata Shara dengan senyum lega.
Mereka pun sampai di desa konohana.
Dan semua warga berkumpul.
"Baiklah semua, terima kasih karena kalian sudah baik kepadaku, Alu pamit pulang ya, karena tujuanku di sini sudah selesai," kata Sheryl.
Dirk menghampiri Sheryl.
"Sheryl, jaga dirimu baik-baik ya," kata Dirk sambil memegang kedua tangan Sheryl.
Lalu Dirk memeluk Sheryl, lalu Sheryl membalas pelukannya.
"Baiklah guys, kita pulang!" teriak Monica.
Mereka pun sampai di kantor tempat nongkrong mereka.
Tapi tiba-tiba di luar kantor mobil mereka menabrak motor.
Mereka keluar dari mobil.
"Waduh, gimana nih?" tanya Seno karena sudah menabrak motor orang.
Lalu ada yang keluar dari kantor.
"Waaa, motor Gue!" teriak Kevin.
Kevin menghampiri motornya lalu menatap Seno dengan tatapan yang sangat tajam.
"Lo apain motor kesayangan Gue?" tanya Kevin dengan nada menahan marah.
"Sorry bro, tadi Gue gak sengaja nabrak motor Lo, hihihi," kata Seno dengan senyum malu.
Tiba-tiba Kevin melihat Cliff, dan langsung memeluknya.
"Oh Cliff, kemana aja Lo, gue kangen banget sama Lo," kata Kevin sambil memeluk Cliff dengan sangat erat.
Mereka semua pun tepuk jidat saat melihat kelakuan Kevin.
__ADS_1
bersambung......