Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Kekesalan Salsa


__ADS_3

"Kak" panggil Salsa.


"Apa?" Zoe menyahut.


Saat ini Zoe sedang duduk di bangku taman, meski tak bisa melihat apapun tapi Zoe merasa butuh ketenangan jiwa.


Dan duduk di taman membuat dia sedikit bisa melupakan kekesalan nya, bagaimana pun Zoe masih belum bisa menerima kenyataan jika dia tidak bisa melihat.


"Kak Amel nelpon nih" Salsa memberikan ponselnya.


Zoe mencari di mana letak tangan adiknya, tapi Salsa tak paham dengan hal itu dan malah tertawa.


"Makanya jangan so nakal, jatuh jadi gini kan" kata Salsa sambil tertawa.


Dan Zoe yang mendengar ejekan adik nya begitu kesal.


"Diam kamu anak kecil!" marah Zoe.


"Nggak kebalik tuh, kakak yang makan di suapin mandi di mandiin bahkan pake baju pun di bantu, CK siapa yang anak kecil" Salsa membalikan fakta.


Yang mana hal itu membuat Zoe langsung terdiam, sadar jika apa yang di katakan adiknya itu adalah kebenaran tentang dia.


Salsa jelas melihat wajah kakaknya yang terlihat sedih, tapi dia bodo amat dan memberikan ponselnya di tangan Zoe.


"Ingat jangan dibanting aku beli ponsel nya bukan hasil minta kaya kakak, tapi hasil nabung" tegas Salsa lalu pergi meninggalkan Zoe yang terdiam di bangku.


Zoe tak marah dengan apa yang Salsa katakan, dia hanya merasa jika saat ini dirinya sama seperti benalu di kehidupan keluarga nya.


"Halo Zoe kau masih di sana?" suara Amel membuat Zoe tersadar.


"Iya, aku masih mendengar mu" balas Zoe mencoba untuk biasa saja.

__ADS_1


"Liburan ini kita akan tinggal di villa, tuan Ghaisan dan model itu juga ada di sana" kata Amel.


"Apa kau tak repot mengurusi ku?" tanya Zoe yang kepikiran perkataan adiknya.


"Tentu tidak, kau kan sahabat ku" balas Amel cepat.


Membuat Zoe sedikit tersenyum, merasa senang dengan ucapan Amel yang menenangkan hati nya.


"Zoe jangan lupa bawa gaun, kau harus ingat rencana awal kita" kata Amel lagi.


"Hem, aku akan ingat hal itu" balas Zoe, dan setelah itu keduanya mengobrol banyak.


Salsa yang ponselnya di pinjam menatap sebal ke arah kakak nya.


Saat sedang menggerutu tiba-tiba Reyhan datang membuat Salsa yang sedang kesal itu tersenyum.


"Pangeran ku datang" Salsa membenarkan rambut nya yang acak-acakan.


Reyhan mendekat membawa makanan pesanan Salsa, dan di sambut dengan senyuman terbaik oleh Salsa.


"Tidak apa, ayo duduk kita makan es krim sama-sama" ajak Salsa.


Reyhan menurut saja karena tau jika Salsa suka marah kalau keinginan nya tak di turuti, keduanya duduk dan Salsa memberikan satu es krim milik nya pada Reyhan.


"Terimakasih, nona" ucap Reyhan menerima es krim nya.


Salsa hanya tersenyum dan keduanya makan es krim dengan melihat pemandangan taman yang di banyak di tanami bunga-bunga warna-warni yang indah.


Selama makan Reyhan melihat ke arah Zoe yang sedang menelpon, Salsa menyadari tatapan itu dan dia menepuk paha Reyhan.


"Kak Rey nanti sore antar aku ke rumah Om Regi ya" kata Salsa.

__ADS_1


"Baik nona" balas Reyhan.


"Kak Rey kata Dad kak Zoe akan ke Swiss, kakak di ajak?" tanya Salsa lagi.


Reyhan melirik Salsa dan dia mengangguk kecil, dia memang di beri perintah untuk menjaga Zoe selama di Swiss.


"Kalau kakak tidak suka tolak saja, mending jadi bodyguard aku saja" kata Salsa membuka bungkusan es krim yang baru.


"Itu pekerjaan ku, jadi tidak bisa di tinggal nona kecil" kata Reyhan sambil tersenyum.


Membuat Salsa mencebikan bibirnya sebal, lalu Salsa melihat kakaknya yang berjalan dengan arah yang salah.


"Awas nabrak!" teriak Salsa.


Zoel mendengar suara Salsa dan langsung membalikan tubuhnya menghadap ke arah berlawanan.


Salsa melirik Reyhan yang menatap aneh kakaknya, dia tau Reyhan menyukai kakak nya.


Reyhan berdiri berniat membantu Zoe berjalan tapi di halangi oleh Salsa.


"Biarkan saja, sekali-kali orang songong kaya gitu harus di abaikan" kata Salsa lagi.


"Tapi nona Zoe kakak anda nona" Reyhan tak setuju dengan pemikiran gadis kecil di depan nya


Salsa menggelengkan kepalanya.


"Dia memang kakak ku, tapi kak Zoe bersikap kasar pada Mom dan Dad itu menyebalkan, jadi biarkan saja dia merasakan hidup sendiri" lanjut Salsa lagi.


Salsa masih merasa kesal dengan kakaknya yang tidak bisa bersikap lembut pada Mom nya, menurut nya Zoe terlalu arogan sebagai seorang anak pada orang tuanya.


🌹

__ADS_1


Yang belum Mampir ke cerita Salsa langsung aja ke si Oren Paijo ya, sudah sampai 21 bab.


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2