
Dua minggu berlalu setelah mereka konsultasi waktu itu Reyhan diam-diam melakukan tes kesuburan.
Dan hasilnya akan di terima besok yang membuat Reyhan sedikit cemas, dia masih memiliki ketakutan tidak subur.
"Aku menstruasi lagi" kata Zoe yang baru keluar kamar.
"Tidak apa, itu sehat kamu teratur menstruasi" balas Reyhan bijak.
Zoe mengembungkan pipinya sebal, karena jika dia menstruasi itu artinya dia tidak bisa melakukan percintaan ranjang dengan sang suami.
Reyhan paham akan masalah sang istri langsung berinisiatif untuk mengajak Zoe nonton, karena biasanya jika sedang menstruasi Zoe akan mager (malas gerak).
"Tidak mau, aku bad mood" ucap Zoe menolak ajakan dari sang suami.
Hufh..
Reyhan menghembuskan nafasnya pelan, lalu duduk di samping istrinya.
"Jadi sekarang kamu maunya apa?" tanya Reyhan mencoba untuk perubahan sikap istrinya.
Zoe diam nampak sedang berpikir.
"Cium dulu" pinta Zoe.
Reyhan tak banyak bertanya dan langsung melakukan apa yang diminta sang istri tercinta.
Cup..
"Itu kecupan, aku maunya di cium" protes Zoe lagi.
"Oke"
Reyhan mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, lalu berciuman.
Reyhan juga menahan tengkuk istrinya yang membuat keduanya berciuman cukup lama.
"Love you" bisik Zoe tersenyum.
"Love you too" balas Reyhan mengecup singkat bibir Zoe.
"Bobo yuk" ajak Zoe.
__ADS_1
Zoe menarik tangan Reyhan yang membuat Reyhan seketika jatuh di samping nya.
Reyhan menarik Zoe kepelukan nya, lalu keduanya pun diam hanya untuk beberapa saat.
Hingga..
"Kemarin Amel bilang kalau teman kita ada yang hamil di luar nikah" ucap Zoe.
"Lalu?" tanya Reyhan memilih menjadi pendengar setia.
"Kasihan, padahal dia dapat beasiswa di universitas bergengsi. dia pinter banget loh malahan dari SMP selalu juara pertama terus" jelas Zoe lagi.
Reyhan hanya diam mendengarkan cerita istrinya, dan Zoe terus menceritakan apa yang dia ketahui dari Amel sahabatnya.
"Yang kesel itu kamu tahu nggak sih, si cowoknya itu malah pergi gitu aja ke luar negeri tanpa mau bertanggung jawab atas kehamilan teman aku yang dapat beasiswa itu"
"Emang ya cowok itu maunya cuman enaknya aja tapi nggak mau susahnya, harusnya kan dia itu senang bisa kasih kepercayaan sama Tuhan punya baby, enggak kayak aku yang masih dalam proses" lanjut Zoe dengan wajahnya yang terlihat gemas sekali kepada sosok laki-laki yang diceritakannya.
Reyhan melihat ekspresi berlebihan istrinya, tangannya terulur untuk mengusap kepala istrinya dengan lembut.
"Untuk kita mungkin anak adalah anugerah, tapi jika di posisi seperti teman kamu yang pintar itu dia pasti sangat sedih" balas Reyhan.
"Itulah kalau salah pilih pasangan untung aja aku pilih kamu ya, yang baik perhatian dan smart" ucap Zoe sambil tersenyum.
Reyhan hanya tersenyum mendengar ucapan sang istri yang merasa beruntung memilikinya.
"Andai jika aku tidak bisa memberikan keturunan untukmu Apa kamu masih bisa untuk menerima kekurangan ku?" batin Reyhan sambil mengecup kening Zoe singkat.
Dan Zoe terus bercerita banyak hingga akhirnya Zoe mengantuk dan ketiduran.
Reyhan melihat istrinya yang tidur nyenyak, dia menarik selimut dan menutupi tubuh istrinya dengan selimut agar tidak kedinginan.
Cup..
"Mimpi yang indah cintaku" bisik Reyhan setelah mengecup kening Zoe.
Lalu Reyhan pun ikut tidur di samping istrinya, dan pagi-pagi sekali Reyhan terbangun karena suara ringisan Zoe di kamar mandi.
Reyhan yang baru bangun tidur langsung berjalan masuk ke kamar mandi.
"Ada apa?" tanya Reyhan melihat istrinya.
__ADS_1
Zoe mendengar suara suaminya pun melirik ke sumber suara.
"Menstruasi nya sakit, beliin minuman nya ya" pinta Zoe dengan wajah yang menahan sakit nya.
"Di kulkas ada" balas Reyhan.
"Ya udah ambilin, minta tolong" ucap Zoe sambil berjalan mendekati suaminya.
Reyhan membantu Zoe duduk dulu lalu keluar kamar untuk mengambil minuman pereda menstruasi.
Reyhan memang selalu menyiapkan apapun kebutuhan Zoe, dia tidak pernah melupakan satupun yang berurusan dengan istrinya.
"Makasih" ucap Zoe tersenyum.
Setelah dapatkan minuman pereda menstruasinya Zoe pun memilih tiduran, sedangkan Reyhan dia memilih mandi karena hari ini harus pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil tes kesuburan miliknya.
Zoe yang sedang tiduran melihat suaminya yang selesai mandi.
"Mau kemana?" tanya Zoe.
"Mau cek cafe sambil melihat pembukuan." balas Reyhan
"Oh, ya udah pergi aja nanti pulang nya bawa makanan ya" sahut Zoe.
"Iya, mau makanan apa aja?" tanya Reyhan melihat Zoe yang tiduran.
"Apa aja, kamu kan tau semua kesukaan aku" balas Zoe lagi.
Reyhan mangut-mangut dia langsung berpakaian dan setelah selesai berpakaian rapih Reyhan mendekati sang istri.
Cup..
"Jangan rindu" kata Reyhan sambil mengusap pipi Zoe.
"Kamu juga jangan nakal, ingat udah punya istri yang cantik" balas Zoe sambil manyun.
"Iya akan inget kalau aku punya istri cantik dan sangat seksi, hobby nya main di atas lagi udah gitu durasi nya mau long time terus" sahut Reyhan sambil tersenyum.
Bukk..
"Nyebelin" Zoe memukul pelan lengan Reyhan yang sudah meledek nya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏