Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Semakin dekat.


__ADS_3

Keesokan harinya Zoe yang baru bangun di kagetkan.dengan tangan yang melingkar di perut nya, dan Zoe sudah menduga jika itu adalah tangan milik suaminya.


"Hey bangun, jangan tidur di sini" kata Zoe mencoba menjauhkan tangan Reyhan.


"5 menit lagi sayang" balas Reyhan yang masih betah dengan tidur nya.


"Tidak ada lima menit, alarm sudah menunjukan pukul 7" sahut Zoe kekeh.


"Hem" Reyhan hanya menjawab dengan mendeheum.


Dia memilih menarik Zoe kepelukan nya, lalu kembali tidur bersama Zoe yang ada di pelukan nya.


"I love you" bisik Reyhan.


Cup..


Reyhan mengecup pipi Zoe membuat tubuh Zoe seketika memanas.


"Oh no, aku tidak boleh terjerumus ke dalam pesona asisten receh ini" batin Zoe merinding.


"Jangan mencium ku" kesal Zoe mengusap pipi nya dengan kasar.


Reyhan tak menyahut dan dengan sengaja menempelkan wajah nya dengan dada Zoe, dia sedang mencari kenyamanan.


Tapi untuk Zoe dia tidak mendapatkan kenyamanan nya, kesal rasanya apalagi Zoe merasakan nafas panas Reyhan di dada nya.


"Apa aku tidak salah dengar? detak jantung nya berdebar dengan kencang" batin Reyhan membuka matanya.


Reyhan menatap ke atas dan dia melihat wajah tegang Zoe, dan itu benar-benar terlihat imut di mata nya.


Reyhan tersenyum saat melihat Zoe yang tidak mengatakan apa-apa dan hanya diam saat di peluk nya, dia memanfaatkan waktu ini untuk bisa lebih dekat dengan Zoe.


"His, sampai kapan kau akan bermalas-malasan, aku butuh uang untuk hidup" kesal Zoe.


"Aku punya tabungan" balas Reyhan.


"Ya tabungan 300 juta, itu tak cukup untuk 7 turunan bahkan untuk satu tahun pun tidak" sahut Zoe ketus.

__ADS_1


Ucapan Zoe membuat Reyhan gemas dan menggesekkan wajah nya ke belahan dada Zoe dengan santai nya.


"Hey apa yang kau lakukan!" teriak Zoe kegelian.


"Nikmati saja" balas Reyhan yang kini malah menciumi leher Zoe.


"Hey jangan macam-macam dengan ku! kau kurang ajar aku akan mengadukan mu pada Dad" ancam Zoe sembari menjauhkan kepala Reyhan dari tubuh nya.


Tapi jelas tenaga Reyhan jauh lebih besar dari pada Zoe, membuat Zoe kesusahan menjauhkan dirinya dari Reyhan.


"Dia benar-benar sangat mesum" batin Zoe menggerutu.


Reyhan yang sudah puas akhirnya berhenti, dia mengusap sudut bibir nya yang basah lalu tersenyum melihat wajah kesal Zoe.


Zoe mengusap leher nya yang basah dan mencium bau di tangan nya.


"Iuhh.. bau jigong" kesal Zoe sambil mengelap tangan nya ke selimut.


"Jigong cinta itu enak, jangan di usap sayang" balas Reyhan konyol.


Zoe kesal dan dia menendang Reyhan sehingga membuat Reyhan hampir terjungkal.


"Bodo amat!" sewot Zoe kesal.


Reyhan memukul bokong Zoe, membuat Zoe melotot.


"Hey berani nya kau cabul!" Zoe berteriak kesal.


"Baru seperti ini sudah berteriak Zoe, apa lagi kalau aku meminta hak ku apa kamu akan berteriak keenakan? Hem aku jadi penasaran" Reyhan tersenyum dan dengan santainya mengusap perut rata Zoe.


"Nanti kalau kita melakukan nya kau akan hamil, ahk aku mau 12 anak lebih baik" balas Reyhan tersenyum mengembang.


Bukkk !


Zoe memukul paha Reyhan.


"Kamu mau bikin keluarga berantakan nama nya, di mana-mana dua anak lebih baik itu anjuran nya bukan 12 anak, dasar" sewot Zoe yang membuat Reyhan tertawa.

__ADS_1


"Jadi udah siap punya anak nih ceritanya, yuk bikin anak? mau dua ke mau 10 ataupun lebih aku siap kok" ucap Reyhan dengan wajah senang nya.


Zoe menggelengkan kepalanya, seperti nya dia salah menjadikan Reyhan sebagai suaminya karena Reyhan yang biasanya so kece kini berubah menjadi pria receh yang menyebalkan.


Kriuk..


Suara alarm perut Zoe terdengar, Reyhan yang mendengar itu tersenyum.


"Suara apa itu?" Reyhan berniat menggoda Zoe lagi.


Zoe pura-pura tidak mendengar, membuat Reyhan mendekatkan wajahnya ke perut Zoe.


Cup..


Reyhan mengecup perut Zoe dengan santainya.


"Jangan nakal, nanti papa masuk tapi harus bujuk Mama dulu biar mau di masukin ya" celetuk Reyhan yang langsung mendapatkan jambakkan di rambutnya.


Dan Zoe sang pelaku menambah keras jambakkan nya, Reyhan meringis dan dia tak kalah kehilangan ide untuk membuat Zoe melepaskan nya.


Dengan santainya Reyhan memasukkan tangan nya ke baju Zoe, membuat gadis itu seketika melepaskan jambakkan nya dan memukul tangan Reyhan.


"Bisakah kau tidak cabul, kenapa kau terus cabul" Zoe memeluk tubuh nya.


Merasa apa yang dia lakukan sudah keterlaluan Reyhan mencoba minta maaf, tapi perut Zoe malah kembali mengeluarkan suara.


"Dasar perut, malu-maluin" gerutu Zoe dalam hati.


"Ayo mandi, lalu setelah itu kita sarapan bersama" ajak Reyhan.


"Tidak, aku tidak mau mandi bersama pria cabul" sahut Zoe kesal.


"Pria cabul ini suami mu, dan yang aku lakukan bukan cabul tapi pemanasan sebelum mengajarkan beberapa adegan panas, ini masih permulaan sayang" sahut Reyhan dan dengan santai menggendong paksa tubuh Zoe ke kamar mandi.


Zoe berontak tapi dia tidak bisa melawan karena dia tau saat ini hanya Reyhan lah yang merawat nya, apalagi dia butuh Reyhan untuk bertahan hidup.


🌹

__ADS_1


Pelan-pelan saja ya🤧


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2