Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Negatif


__ADS_3

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Reyhan sudah bangun, di tangan nya memegang tespect tapi Reyhan masih bingung bagaimana cara dia meminta Zoe mengecek kehamilan nya.


"Aku kemarin membeli ini, em sebenarnya aku tidak yakin tapi demi memastikan coba pakai ini pliss" Reyhan latihan bicara pada Zoe.


"Ahk itu tidak tepat, aku butuh kata-kata yang lebih santai" lanjut Reyhan sambil melihat Zoe yang masih tertidur.


Reyhan terus latihan berbicara masalah tes kehamilan pada Zoe, hingga tak lama kemudian dia mendengar suara Zoe.


Hoam..


"Ini jam berapa?" tanya Zoe sambil mengucek mata nya.


"Masih jam 5" balas Reyhan cepat.


"Oh" Zoe yang merasa malas menguap, dan kembali memejamkan mata nya.


"Jangan tidur lagi, bangunlah" Reyhan mengusap pipi Zoe.


"Aku lelah" sahut Zoe masih dengan mata terpejam nya.


"Ini sudah siang, ayo bangun mandi dan bersih-bersih" balas Reyhan.


Hufh..


"Kamu memang selalu bisa ya" Zoe membuka matanya.


Bibir nya cemberut pertanda dia sedang kesal.


Dan Reyhan yang melihat itu merasa sangat gemas, dia langsung mencium Zoe dan itu cukup lama.


Jika cinta sudah melekat, itu lah yang Reyhan rasakan seperti apapun penampilan istrinya di saat bangun tidur Zoe etap cantik di matanya.


Padahal jelas-jelas rambut Zoe terlihat berantakan, dan muka bantal nya masih terlihat.


"Ihk nyebelin!" Zoe memukul tangan Reyhan setelah ciuman nya terlepas.


"Nyebelin tapi pas di cium malah di balas" sahut Reyhan tertawa.


"Tuh kan makin nyebelin!" Zoe yang malu pura-pura kesal.


Haha..

__ADS_1


Tawa Reyhan seketika terdengar, membuat Zoe semakin kesal di buat nya.


Tiba-tiba Reyhan mengeluarkan tespect, Zoe yang melihat itu merasa bingung.


"Ngapain?" tanya Zoe tak paham.


"Ini apa?" tanya Reyhan.


"Alat test pack strip" balas Zoe yang membaca tulisan di kemasan alat tes kehamilan nya.


"Mau ya cek sekarang" ucap Reyhan memegang tangan Zoe.


Ehk..


Zoe kaget dengan apa yang Reyhan lakukan, apalagi melihat wajah memohon Reyhan.


"Apasih" Zoe masih belum paham.


"Kamu nggak paham? tau ini alat apakan?" tanya Reyhan.


"Iya tau, lalu" balas Zoe masih belum paham.


Huh..


"Aku mau kamu mengecek kehamilan, maaf jika aku terdengar memaksa. tapi aku hanya ingin memastikan jika kecurigaan ku itu salah" jelas Reyhan sambil menatap Zoe.


Zoe menatap Reyhan, lalu mengambil alat tes kehamilan itu.


"Bilang dari tadi, baiklah aku cek dulu" Zoe bangkit dan meninggalkan Reyhan yang duduk di pinggir ranjang.


Reyhan melongo melihat Zoe yang masuk ke kamar mandi.


"Semudah itu?" gumam nya ingin menampar pipi nya sendiri.


Dia bahkan sudah latihan bicara dari hati kehati agar Zoe tidak merasa tertekan dengan keinginan nya, tapi nyatanya Zoe malah dengan senang hati mengecek nya tanpa bertanya.


"Kalau tau seperti ini sudah dari tadi aku bicara, huh.. membuang waktu saja" gerutu Reyhan gemas.


Sedangkan di kamar mandi Zoe nampak sedang melihat cara-cara nya di kemasan alat tes kehamilan.


Zoe juga merasa dag-dig-dug ser karena dia telat menstruasi, dan seandainya dia di takdirkan hamil sekalipun Zoe akan senang karena anaknya akan merasa beruntung memiliki ayah seperti Reyhan yang perhatian.

__ADS_1


"2 menit lagi" gumam Zoe menunggu dengan wajah cemasnya.


Dan setelah dua menit berlalu Zoe akhirnya melihat hasilnya.


Tak lama setelah itu Zoe keluar dari kamar mandi, Reyhan yang melihat Zoe keluar langsung menghampiri Zoe.


"Bagaimana?" tanya Reyhan penasaran.


"Lihat saja sendiri" balas Zoe memberikan hasil tes kehamilan pada Reyhan.


Reyhan menerima nya dan saat melihat satu garis merah seketika Reyhan terdiam.


Dia melihat istrinya, tanpa mengatakan apapun Reyhan memeluk Zoe dan mengecup kening sang istri dengan lembut.


"Hey jangan sedih, kita masih punya banyak waktu. Tuhan ingin kita bisa banyak menghabiskan waktu berdua" jelas Reyhan sembari mengecup kembali kening sang istri.


Zoe membalas pelukan nya, dia tidak tau kenapa dia sangat kecewa padahal Zoe juga merasa belum terlalu siap untuk hamil di usia muda.


"Aku tidak sedih" balas Zoe.


"Aku tau" ucap Reyhan.


"Aku hanya kecewa" jelas Zoe.


"Aku tau" sahut Reyhan lagi.


Zoe mengadahkan pandangan nya ke atas dan menatap Reyhan yang tampan.


"Aku rasa kita kurang berkonsentrasi, mungkin karena kita tidak pernah ganti gaya. bagaimana kalau kamu mengajari ku beberapa gaya baru" Zoe menatap Reyhan.


"Ide bagus, nanti malam kita lakukan tapi untuk sekarang kita mandi, sholat lalu pergi ke gerai, oke" ucap Reyhan tersenyum.


"Oke"


🌹


Yang belum Mampir di Novel Salsa dan Nathan di Paijo Oren langsung mampir yuk.


Di jamin seru, soalnya lagi hot jelotot ceritanya 😁


^^Jerat Gadis Misterius^^

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2