
Seorang yang di janjikan Reyhan membawa Zoe ke pasar malam, tapi bedanya Amel juga ikut dan mereka berakhir naik taksi sedangkan Reyhan naik motor nya.
"Gimana Zoe?" tanya Amel.
"Udah isi belum?" lanjut Amel.
"Isi apa? dompet?" tanya balik Zoe tidak mengerti.
Membuat Amel menaikan sebelah alisnya ke atas.
"Ya kali yang udah nggak peraw*n masih polos" celetuk Amel lagi.
Membuat Zoe memukul tangan Amel, takut obrolan mereka di dengar sama bapak taksi.
"Kamu itu kalau ngomong ya" Zoe sewot.
"Pura-pura polos, jadi gimana?" tanya Amel dengan wajah menyebalkan nya.
"Ck, Amel diamlah" kesal Zoe malu membahas nya.
Menurut nya itu terlalu pribadi, dan Zoe paling antik menceritakan masalah pribadi nya, apalagi yang berbau intim seperti ini.
Amel yang tidak mendapatkan sahutan mencebikan bibirnya sebal.
Paham benar dia kalau Zoe tidak mau berbagi pengalaman dengan nya, padahal Amel sangat penasaran dengan cerita malam pertama teman nya.
Tanpa terasa keduanya sampai, dan tak lama kemudian Reyhan yang menyusul dengan motor pun sampai.
"Aku dan Amel akan naik itu ya" tunjuk Zoe ke arah permainan komedi putar.
"Ini uang untuk beli tiket nya" Reyhan memberikan dompet nya pada Zoe.
Zoe yang mendapatkan dompet sang suami sangat senang, dan langsung tersenyum.
"Makasih, tunggu di sini ya" kata Zoe.
Reyhan hanya mengangguk dan memilih duduk di warung kopi sambil melihat Zoe yang berlari ke area permainan.
Asalkan Zoe bisa tersenyum Reyhan tak masalah uang nya habis, lagi pula dia yakin jika Zoe tak akan menghabiskan lebih dari 200 ribu.
__ADS_1
"Pak kopi nya satu" ucap Reyhan memilih menunggu sambil di temani minum kopi.
"Di tunggu ya mas" sahut si bapak penjaga warung.
Sedangkan di sana Zoe dan Amel nampak tertawa naik komedi putar, satu hal yang belum pernah keduanya rasakan sensasinya.
Ralat hanya Zoe yang belum pernah, sedangkan Amel dia tidak seketat itu sampai-sampai tidak pernah pergi ke pasar malam.
Amel selalu pergi bersama Mama nya, dan terkadang di antar Papa nya karena keluarga Amel meski pun kaya mereka sangat suka kesederhanaan.
"Zoe kamu mau es krim aku akan mentraktir mu" kata Amel.
Keduanya baru turun dari Komedi putar.
"Ide bagus, boleh dua ya" sahut Zoe cepat.
"Dua untuk siapa?" tanya Amel bingung.
Dan Zoe menunjuk ke jauhan sana, membuat Amel paham jika satu nya lagi untuk Reyhan.
"Cie yang perhatian sama suami, bau-bau nya udah bucin nih" goda Amel.
Bukk !
"Ya ya, ngabisin duit sekalian perhatian sama suami" balas Amel lagi.
Membuat Zoe diam merasa sedikit malu.
"Apa benar aku sudah cinta, tapi ahk itu tidak mungkin. aku baik padanya kan karena Reyhan juga baik sama aku" batin Zoe melihat Reyhan di kejauhan.
Amel melihat Zoe yang terus-menerus melihat ke arah Reyhan, dia tersenyum dan mendekati telinga Zoe.
"Cie yang mandangin terus, takut di embat ya Asisten ganteng nya, ehk suami" goda Amel sekali lagi.
"Amel!" kesal Zoe.
"Kalau marah berarti benar kan" Amel tertawa.
"Awas ya!" Zoe berniat memukul Amel tapi dengan cepat Amel berlari.
__ADS_1
Zoe yang melihat Amel berlari langsung mengejar Amel, dan keduanya kejar-kejaran sampai ke tempat es krim.
Seperti yang di janjikan Amel mentraktir es krim pada Zoe, dan Zoe membalas mentraktir Amel sate kambing dan sapi karena Zoe tau keluarga Amel sangat suka sate kambing dan sate sapi.
Malam semakin larut akhirnya Amel memilih pulang karena ada yang menjemput, Zoe tidak mengenal pria itu yang jelas Amel di jemput seorang pria.
"Sudah?" tanya Reyhan.
"Hem, ayo habis ini kita makan sate ya" balas Zoe.
Reyhan mengangguk, lalu dia mengeluarkan ikat rambut di saku Hoodie nya.
"Kapan beli?" tanya Zoe melihat Hoodie baru suaminya.
"Baru, ini ada buat kamu juga" Reyhan memberikan kantong kresek pada Zoe.
Zoe yang biasa membeli barang dengan memakai paper bag tersenyum melihat barang yang di belikan suaminya memakai kresek.
"Kenapa nggak suka? murah ya?" tanya Reyhan.
Tadi dia melihat Hoodie couple yang lucu, dan Reyhan langsung membelinya karena dirasa itu akan sangat cantik di pakai Zoe.
"Nggak kok, ini bagus makasih" ucap Zoe langsung memakai nya.
Dan benar saja Zoe terlihat imut memakai Hoodie yang Reyhan beli.
"Lembut nyaman banget" kata Zoe.
"Ayo naik" Reyhan memberikan helm pada Zoe.
"Pasangin" balas Zoe manja.
Reyhan tersenyum dan memasangkan helm di kepala istrinya.
"Cantik banget istri aku, jadi pengen ajak ngamar uh" celetuk Reyhan yang membuat Zoe seketika melotot.
"Diam nggak, dasar mesum" Zoe naik dan memeluk Reyhan.
Dan keduanya pulang sambil mengobrol seperti biasanya, tidak ada hari tanpa tertawa mungkin itulah yang Zoe dan Reyhan rasakan saat ini.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏