
Malam-malam Zoe mimpi buruk dan hal itu membuat Reyhan terbangun karena suara Zoe yang mengganggu tidur nya.
"Tidak, jangan aku mohon" teriak Zoe.
Reyhan bangkit dan melihat wajah Zoe sudah di basahi keringat dia mencoba membangunkan Zoe hingga akhirnya gadis itu terbangun.
"Minum lah" Reyhan dapat merasakan detak jantung Zoe berdebar kencang.
Dia memberikan Zoe minum dan setelah itu Zoe langsung minum di bantu Reyhan.
Alih-alih berterimakasih Zoe malah menyuruh Reyhan kembali ke tempatnya, dan Reyhan tak masalah dengan hal itu.
Dari sopa Reyhan melihat Zoe yang tidur kembali, dia terdiam hingga beberapa saat kemudian kembali mendengar suara Zoe.
Zoe kembali mimpi buruk dan itu terlihat dari wajah takutnya di saat sedang tertidur, tak punya pilihan Reyhan memegang tangan Zoe tak lupa satu tangan nya lagi mengusap kepala Zoe.
Perlahan tapi pasti Zoe merasa tenang dan juga kembali tidur lelap, dan Reyhan yang melihat itu tersenyum.
"Apa yang kau impikan pasti begitu mengganggu, tapi aku tidak akan membiarkan mu tidur dalam ketakutan tenanglah" bisik Reyhan sambil mengecup pipi Zoe.
Setelah itu Reyhan berniat melepaskan tangan nya tapi Zoe tidak melepaskan tangan nya membuat Reyhan yang kebingungan itu seketika tersenyum lebar.
"Kau yang minta, ingat bukan aku yang mau" kata Reyhan yang dengan santai menggulingkan tubuh nya di ranjang sebelah Zoe.
Tak perduli dengan apapun yang akan terjadi besok, Reyhan memilih tidur sembari memeluk tubuh harum Zoe, istrinya.
Cukup lama untuk nya bisa tidur karena Reyhan harus memenangkan hasrat nya sebagai laki-laki, bagaimana pun berdekatan dengan gadis membuat dia merasa sesak.
Apalagi ini Zoe Istri sah nya yang sebenarnya sudah halal untuk dia miliki sepenuhnya, dan sekalipun itu terjadi hal itu bukan aib melainkan pahala besar untuk istrinya yang menunaikan kewajiban nya.
"I love you" bisik Reyhan yang matanya perlahan-lahan terpejam.
Pagi harinya..
__ADS_1
Zoe bangun dan dia merasa jika ada seseorang yang memeluk nya dengan erat.
"Apa ini" gumam Zoe yang merasa aneh.
Zoe memberanikan dirinya untuk meraba sosok di samping nya, dan matanya membulat sempurna saat merasa menyentuh sesuatu.
Reyhan yang ternyata sudah bangun sadar akan apa yang Zoe lakukan, dia mengigit bibir nya karena tangan Zoe menyentuh milik nya.
"Jangan di lepas, teruskan" kata Reyhan menahan tangan Zoe.
Zoe terdiam dia tau apa ini meski masih 18 tahun Zoe juga tidak bodoh.
"Singkirkan tangan mu, kau mesum beraninya tidur di ranjang ku!" Zoe marah dan memukul bagian sensitif Reyhan.
Awwww !
Reyhan meringis keras saat pusaka keramat nya di pukul oleh istrinya.
Zoe ngeri mendengar omongan mesum suaminya itu, dia menyuruh Reyhan untuk segera beranjak dari tempat tidur nya.
Tapi Reyhan menolak nya karena dia masih mengantuk, dan ingin bermalas-malasan di hari libur.
"Kau pikir kau Bos! cepat enyah dari tempat tidur ku" kata Zoe yang mengubah posisi nya menjadi duduk.
"Aku suami mu, sopan lah sedikit" balas Reyhan dengan santai nya.
Zoe mendengar itu menghembuskan nafasnya kasar, kenapa dia sempat berpikir untuk merepotkan pria mesum itu.
Kenyataan nya bahkan sikap Reyhan itu yang membuat nya kerepotan, apalagi kalau Reyhan sudah menjadi si mesum yang sangat gila.
"Jangan cemberut seperti itu, ayo tidur lagi nanti aku akan memandikan mu" kata Reyhan melirik Zoe yang terlihat kesal.
"Kapan kau akan pergi, aku muak mendengar suara mu" kesal Zoe memukul paha Reyhan.
__ADS_1
Awww !
"Kau nakal Zoe, apa kamu mau aku menindih mu dan meminta hak ku sekarang? ahk kau pasti mau itu kan" Reyhan menarik tangan Zoe membuat tubuh Zoe seketika mengenai tubuh nya.
Reyhan menahan pergerakan Zoe dan dengan santai dia mencium bibir Zoe.
"Kiss di pagi hari, kita harus terbiasa untuk ini" lanjut Reyhan dengan senyuman nya.
"Berani nya kau!" ucap Zoe marah.
"Aku suami mu, jadi tubuh mu milik ku" balas Reyhan santai.
"Aku tak sudi menjadi milik mu" ketus Zoe memukul dada Reyhan.
Reyhan menaikan sebelah alisnya ke atas, lalu mengecup kembali bibir Zoe.
"Terserah, aku pria normal dan aku punya istri jadi siapa lagi yang akan melayani hasrat ku kalau bukan istriku" kata Reyhan masih dengan menahan tubuh Zoe.
"Kau pikir aku sudi? tak akan pernah, kau tau bukan kalau semua ini hanya lelucon, aku hanya ingin merepotkan hidup mu saja, hanya itu!" sewot Zoe.
Reyhan melepaskan tangan nya membuat Zoe langsung mendudukkan bokong nya dengan wajah yang terlihat kesal.
Reyhan bangkit dan dia menatap Zoe.
"Kau yakin hanya ingin merepotkan ku? bukan karena kau ingin menghindari Ghaisan? aku tau semua itu, dan terimakasih untuk lelucon mu itu" Reyhan menjeda ucapan nya.
Matanya melihat Zoe yang terlihat kaget karena semua pikiran nya terbaca oleh Reyhan.
"Aku tak akan pernah menceraikan mu, kau milik ku hari ini dan selamanya!" tegas Reyhan yang langsung keluar dari kamar Zoe.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1