Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Membatalkan rencana


__ADS_3

Malam nya Amel dan Zoe yang ada di kamar nampak saling mendiamkan, Zoe masih penasaran dengan apa yang Ghaisan katakan tadi.


Sedangkan Amel dia melihat foto seorang idol K-Pop kesukaan nya, seperti remaja pada umumnya Amel begitu antusias dengan wajah pria-pria tampan.


"Mel" panggil Zoe.


"Hem" balas Amel malas.


"Kamu sudah tidur?" tanya Zoe.


"Hem" balas Amel hanya mendeheum karena matanya fokus pada foto-foto pria tampan.


Zoe menghela nafasnya, andai saja dia bisa melihat kembali mungkin dia tidak akan merasakan sunyi seperti ini.


Dia tidak bisa bermain ponsel, yang Zoe bisa hanya mendengar musik saja tapi saat ini Zoe tak mau mendengarkan musik karena pikiran nya saat ini sedang bercabang.


Tak mendengarkan suara Zoe lagi Amel langsung berbalik, dan dia melihat Zoe yang sedang menatap kosong ke arah kamar mandi.


"Maaf" kata Amel memeluk Zoe dari samping.


"Hem" balas Zoe tidak terlalu mau membahasnya.


"Zoe kau tau tadi aku melihat Serena" kata Amel.


"Kekasih Ghaisan?" tanya Zoe.


"Ya, dia ternyata lebih cantik dari foto nya di majalah" kata Amel apa adanya.


"Lalu?" tanya Zoe malas.


Amel melihat wajah di tekuk sahabat nya, dia melepaskan pelukan nya lalu menghela nafasnya panjang.


"Tujuan kita ke sini untuk menggagalkan acara nya kan?" tanya Amel.


"Ya itu dulu" balas Zoe.


Hah?


Amel melirik Zoe dengan wajah bingung nya, dan Zoe tau jika Amel pasti sedang bertanya-tanya.

__ADS_1


"Aku tidak mau egois, aku tidak berjodoh mungkin" kata Zoe yang tumben berpikir bijak.


"Come on ini bukan Zoe yang aku kenal" Amel semakin bingung.


Amel menguncangkan tubuh Zoe, membuat Zoe sedikit kesal karena kaget.


"Ini baru hari pertama kita di sini kenapa dadakan batal nya?" lanjut Amel yang penasaran.


Zoe diam mendengar pertanyaan Amel yang memang ada benar nya.


Ya kedatangan nya kesini adalah untuk menggagalkan acara pertunangan Ghaisan, tapi setelah mendengar ucapan Ghaisan tadi Zoe menjadi takut pada Ghaisan.


"Aku buta, dan aku rasa aku tak pantas" balas Zoe beralasan.


Amel tau Zoe bohong, dia sangat kenal dengan sikap Zoe yang keras kepala dan bukan Zoe nama nya yang mudah menyerah terkecuali ada yang mengganggu pikiran nya.


Amel menatap Zoe curiga, dia memegang tangan Zoe dan..


"Katakan pada ku apa yang Ghaisan katakan tadi" tanya Amel tiba-tiba.


Zoe kaget saat Amel membawa nama Ghaisan, dia langsung menggelengkan kepalanya dan melepaskan tangan nya dari tangan Amel.


Amel tau jika Zoe berbohong tapi dia memilih pura-pura percaya, dan setelah itu keduanya memilih tidur karena besok Amel janji membawa Zoe jalan-jalan pagi.


Di tempat lain nampak Ghaisan yang sedang menerima telpon dari Nenek nya.


"Dia kembali buta Kek" kata Ghaisan.


"Apa! bagaimana bisa?" tanya Kakek Alex kaget.


"Entahlah, tapi dua Minggu lalu dia masih baik-baik saja, dia sudah menghancurkan satu-satunya kehidupan Keyla" Ghaisan merasa kecewa.


Pun dengan sang kakek yang merasa kecewa mendengar kabar dari cucu nya, bagaimana pun dia sudah merelakan satu organ tubuh yang paling berharga cucu nya untuk anak pria jahat yang berniat menghancurkan keluarga nya di masa lalu.


Dan sekarang dia harus mendengarkan kabar buruk ini, dimana mata yang seharusnya mereka lihat bisa membuat takdir gadis itu menjadi cerah malah menjadi sunyi kembali.


"Jangan katakan apapun pada Nenek mu, dia baru sembuh dan kakek tidak mau nenek kepikiran dengan hal ini" kata kakek Alex lagi.


Nenek Syakila sempat jatuh struk selama bertahun-tahun karena kehilangan orang-orang yang di cintai nya, cucu nya dan di lanjut kedua orang tuanya membuat dia kehilangan semangat hidup nya.

__ADS_1


"Iya kek, aku harap kebutaan nya tidak permanen aku masih berharap bisa melihat Keyla hidup di tubuh gadis itu" balas Ghaisan berharap sejauh itu.


"Apa kamu menyukai nya?" tanya Kakek Alex curiga.


"Apa pendosa seperti ku pantas dengan gadis seperti nya? aku merasa tidak pantas" Ghaisan menolak jika dia menyukai Zoe.


"Jika iya sekalipun itu tak masalah, hanya saja perselisihan di antara keluarga kita dengan keluarga Anggelina begitu besar, dan meskipun bisa baik-baik saja tapi tak akan bisa bersama" jelas Kakek Alex lagi.


Ghaisan paham apa yang di maksud kakek nya, dia juga mendengar cerita Opa Bastian dan Oma dari Zoe di masa lalu di mana hubungan mereka tak terlalu baik.


Dan Ghaisan juga tau jika alasan Opa Bastian meminta mata Keyla di donorkan untuk Zoe adalah karena ingin mengakhiri perpecahan, dan itu kebaikan terakhir yang di lakukan Opa nya sebelum menghadap Tuhan.


Panggilan nya di akhiri, Ghaisan keluar dari kamar nya dan melihat Serena yang sedang mengobrol dengan Si kembar G (Anak Leon /cucu Syakila dan Alex) dan kembar D (Anak Azzam / cucu Syakira dan Rayden).


"Ican" panggil Serena pada Ghaisan.


Ghaisan yang di panggil mendekati Serena, wanita yang tak lain teman baiknya sejak kecil itu kini menjadi kekasihnya setelah menjalani hubungan putus nyambung selama 6 tahun.


"Tidurlah kau pasti lelah" kata Ghaisan.


"Hem, aku akan tidur selamat malam" kata Serena sambil tersenyum.


Ghaisan hanya mengangguk, lalu pergi keluar dari Villa.


Ayah Verrel yang melihat putra nya ikut ke luar villa, dia duduk di bangku sebelah putra sulung nya.


"Ican berhenti memainkan nya, Serena sudah menunggu lama" kata Ayah Varrel.


"Aku tau" balas Ghaisan singkat.


"Lalu tunggu apa lagi, kenapa kau selalu pergi keluar mencari kesenangan jika kau mau kau bisa menikahi Serena secepatnya" kata Ayah Varrel lagi, dia tau akan sikap anak nya yang menyimpang.


"Ayah ingin aku menikahi nya lalu meninggalkan nya?" tanya Ghaisan melirik Ayah nya.


"Apa maksud mu?" tanya Ayah Varrel tak paham.


Tapi bukan nya menjelaskan Ghaisan malah pergi menjauh, dia memilih masuk ke kamar nya karena ini belum waktunya.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2