
Serena nampak sudah cantik dengan make up yang merias wajahnya, dia begitu bahagia karena sebentar lagi dia akan benar-benar akan menjadi calon istri Ghaisan.
Hanya tinggal satu langkah lagi dia bisa menjadi nyonya Ghaisan, Serena sudah lama menunggu moment bahagia ini.
"Kak Rena selamat" kata twins D.
"Terimakasih" balas Serena sambil tersenyum.
"Kak Ican pasti sangat terpukau melihat kecantikan Kak Rena, aku yakin itu" timpal Gina.
"Kamu bisa saja, apa Ican sudah ke keluar dari kamar nya?" tanya Serena.
"Kak Ican pergi bersama Om Varrel" sahut Vee (anak nya Kai / cucu nya Syaka dan Ayuna).
Serena hanya mengangguk, keluarga besar Ghaisan datang dan dia senang karena pertunangan nya bisa di hadiri keluarga besar si laki-laki.
Sedangkan di luar Ghaisan melihat sosok Zoe yang sedang duduk bersama Amel dan yang lain nya, dia ingin mendekat tapi langkah nya terhenti karena suara kakek nya.
"Ican" panggil kakek Alex.
"Ya kek" Ghaisan melirik ke samping.
Kakek Alex melihat cucu nya yang terlihat tidak bahagia dengan acaranya, dan dia bingung dengan apa yang di lihat nya itu.
"Apa kau serius untuk hal ini?" tanya Kakek Alex to the poin.
Dia paling tidak suka jika melihat seorang pria yang menyakiti perasaan perempuan, menurut nya lebih baik pahit di awal dari pada pada akhirnya memberikan luka.
Ghaisan menghembuskan nafas nya panjang, dia melirik kakek nya yang sudah tua di makan usia.
"Apa menurut kakek cinta bisa kadaluarsa?" tanya Ghaisan.
"Itu hanya berlaku untuk orang yang main-main, apa kau merasa seperti itu?" tanya balik Kakek Alex.
Dan Ghaisan mengangguk kecil.
__ADS_1
"Aku menyukai Serena kecil dan ingin memiliki nya, tapi itu saat aku kecil setelah aku mulai memilki pekerjaan aku ingin menikahi nya cepat dan dia menolak untuk pekerjaan model nya" Ghaisan menjeda ucapan nya.
"Apa menurut Kakek rasa yang dulu akan masih sama? aku bahkan tak merasa cinta itu ada dan mungkin yang tersisa hanya sedikit sayang sebagai seorang teman" lanjut Ghaisan lagi.
Dan Kakek Alex tidak terlalu kaget, dia tau semua itu akan terjadi karena dia melihat banyak perubahan pada diri Ghaisan setelah penolakan Serena 4 tahun lalu.
"Sekarang semuanya terserah pada mu, ini hidup mu tidak akan ada yang melarang jika kau tak mau melanjutkan perjalanan cinta ini" kata Kakek Alex tak mau cucu nya itu kehilangan kesempatan memiliki cinta yang indah.
Nyatanya dia pernah berada di posisi yang sama dengan cuci nya, dan Kakek Alex tidak ingin cucu nya merasakan pernikahan terpaksa seperti yang terjadi pada nya di masa lalu.
"Sayang itu tidak boleh terjadi" kata Nenek Syakila tiba-tiba datang bersama Nenek Syakira.
"Sabar kak, ingat umur" ucap nenek Syakira pada sang kakak.
"Ican tidak boleh membatalkan acara ini, Serena sangat mencintai Ican" lanjut nenek Syakila lagi.
"Ican berhak bahagia sayang" kata kakek Alex yang berpikir kebahagiaan cucu nya.
Nenek Syakila tetap tak terima, dan perdebatan masih belum selesai karena pembatalan itu terdengar di telinga Ayah Varrel.
Ghaisan memilih pergi tapi baru beberapa langkah dia di hadang oleh Serena yang menangis menatap nya sedih.
"Aku hanya masih butuh waktu" balas Ghaisan beralasan.
"Berapa lama?" tanya Serena.
Dan Ghaisan tak bisa menjawab, membuat Serena mengigit bibir bawahnya menahan tangisnya.
"Tidak apa, aku akan menunggu mu selama apapun itu" Serena menyeka air mata nya.
"Rena maksud ku__" ucap Ican terhenti.
Plakkk !
Satu tamparan keras mendarat di pipi Ghaisan, segera Ayah Varrel di tenanglah oleh Om Key dan Om Azriel.
__ADS_1
Sedangkan keluarga yang lain nya hanya diam melihat kemarahan saudara nya yang sedang emosi.
"Lihat itu salah mu" kata nenek Syakila.
"Itu takdir, cinta tidak bisa paksa" balas kakek Alex.
"Kalian sudah tua makin kesini makin berisik saja" nenek Syakira yang mendengarkan merasa jengah.
Membuat nenek Syakila melirik adiknya itu dengan wajah tak suka nya.
"Dari pada kamu sudah nenek-nenek masih aja bucin, pake baju couple lagi nggak nyadar umur" sewot nenek Syakila.
Dan keduanya terus berbalas sindiran yang membuat Kakek Rayden dan kakek Alex hanya bisa geleng-geleng kepala.
Di sisi lain Amel yang melihat kejadian itu merasa senang, dia langsung menarik tangan Zoe untuk segera pulang.
"Guys bilang pada Opa kalau aku akan ke villa sebrang, jika kalian berdua mau kalian bisa datang ke sana" kata Amel santai.
"Apa di sana ada pria tampan?" tanya Cherry (anak Kenzie atau cucunya Hadian).
"Pria tampan banyak tapi yang di air" balas Amel sambil tertawa.
Membuat teman-teman nya itu memanyunkan bibirnya sebal, karena yang di maksud Amel adalah Buaya rawa.
Zoe merasa bingung karena Amel mengajak nya pulang, dan Reyhan yang sedang makan juga mau tak mau ikut pulang karena tugas utama nya adalah menjaga Zoe.
"Zoe kau tau acaranya batal" kata Amel senang.
Hah!
"Kenapa?" tanya Zoe bingung.
"Entahlah, tapi menurut Vee Ghaisan yang membatalkan nya" balas Amel lagi.
Reyhan mendengar obrolan kedua gadis itu, dan dia sangat yakin jika alasan Ghaisan membatalkan pertunangan nya adalah Zoe, ya Reyhan sangat yakin dengan feeling nya itu.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏