
Pagi harinya seperti yang Amel janjikan saat ini Zoe di temani Amel dan Reyhan sedang jalan di pagi hari.
Zoe berjalan di pegangi Amel sedangkan Reyhan dia membawa bekal makanan karena Amel dan Zoe ingin makan di dekat air terjun.
"Hati-hati ada batu" kata Amel.
Zoe mengangguk dan melanjutkan perjalanan nya yang Amel bilang masih cukup jauh.
"Nona ingin minum?" tanya Reyhan pada Zoe.
"Tidak" balas Zoe singkat.
"Aku nggak di tawarin" Amel menyahut.
"Nona ingin minum?" tanya Reyhan.
"Mau, tapi di pegangin botol nya sama kamu" celetuk Amel sambil mengedipkan sebelah mata nya centi.
Bukk !
Zoe menggoyangkan tongkat nya dan berhasil memukul kaki Amel, yang membuat gadis itu meringis.
"Apa sih Zoe!" kesal Amel mengusap kaki nya yang sakit.
"Berisik" kata Zoe dingin.
Reyhan cekikikan melihat Amel yang kakinya di pukul nona muda nya, dan Zoe mendengar suara cekikikan itu.
Bukk !
Kali ini tongkat Zoe mengenai perut Reyhan membuat Reyhan yang kaget langsung berteriak.
"Anji** sakit!" ringis nya kasar.
"Waw kata-kata kasar" Amel kaget mendengar kata itu keluar dari bibir pria tampan itu.
"Aku pikir dia tidak normal" celetuk Zoe sambil tertawa.
"Ya, aku bahkan hampir tak pernah mengatakan kata itu" timpal Amel lagi.
"Sama aku juga tidak pernah mengatakan kata-kata seperti itu, bahkan sekalipun" balas Zoe yang tertawa.
__ADS_1
Reyhan yang mendengar ucapan kedua gadis itu hanya tersenyum kecil, tidak apa di tertawa kan asalkan kedua gadis itu bisa tertawa.
"Terus lah tertawa seperti ini, aku suka melihat senyuman mu" batin Reyhan tersenyum melihat wajah cantik Zoe saat tersenyum.
Amel melihat tatapan aneh dari Reyhan untuk Zoe, dia langsung menarik Zoe untuk jalan terlebih dahulu.
Tak lama setelah itu ketiga nya sampai di air terjun, Zoe duduk di batu dengan kaki yang sengaja di rendam dalam air.
"Nona anda ingin minum" tanya Reyhan kesekian kalinya.
"Aku tidak haus" balas Zoe yang menikmati suasana baru ini.
Sebelum nya mana pernah dia pergi ke air terjun, dan sekarang sekalinya dia pergi Zoe tidak bisa melihat seberapa indah pemandangan di depan nya.
Amel yang sedang berenang nampak asyik, dia mengajak Reyhan untuk berenang bersama nya tapi Reyhan memilih menyiapkan makanan di tempat yang tak jauh dari air terjun.
Tanpa keduanya sadari ada beberapa orang yang datang, empat wanita dan tiga pria, mereka nampak berjalan ke arah mereka.
"Wah ada orang di sini" terdengar suara wanita.
Zoe yang sedang duduk hanya diam, dia tak mengenali suara itu yang membuat nya memilih menikmati ketenangan yang sedang dia rasakan.
Tentu Amel tau siapa mereka karena Opa nya begitu dekat dengan keluarga besar Chris, bahkan Amel tak jarang ikut berkumpul dalam kumpulan para cucu kolongmerat itu.
Twins D dan Twins G ikut bergabung berenang bersama Amel, kelima nya nampak senang bermain di dalam air.
Sedangkan Serena yang berdiri hanya diam, dia tidak ingin berenang karena malas ganti baju.
"Ican mau kemana?" tanya Serena.
Ghaisan tak menjawab dia malah duduk di samping Zoe yang sedang merendam kaki nya.
Serena melihat itu, dia sedikit bingung dengan apa yang di lihat nya, meski tidak ada kecemburuan tapi Serena sedikit tidak nyaman melihat calon tunangannya berbicara dengan gadis lain.
"Dia siapa?" tanya Diandra.
"Teman ku" balas Amel singkat.
"Oh ya, dia cantik kenapa kau tak mengenalkan pada ku?" Ghani ikut menyahut.
Bukkk !
__ADS_1
Amel memukul Ghani, usia Ghani seumuran dengan nya.
"Tidak akan aku kenalkan, dia teman baik ku" ketus Amel yang di sambut tawa Diandra, Diandini dan Gisella.
Ghaisan nampak sedang meminta maaf pada Zoe, dia sadar jika apa yang dia lakukan kemarin sore itu sedikit tak pantas.
Apalagi dengan kondisi Zoe yang seperti ini, semalaman Ghaisan memikirkan akan hal-hal yang akan menganggu mental Zoe.
"Aku tidak perlu permintaan maaf dari mu, lagi pula kita tidak saling mengenal" ketus Zoe.
"Kau yakin? Amel bilang kau datang untuk menghadiri acara ku apa itu yang di bilang tidak kenal?" tanya Ghaisan.
"His, Amel benar-benar tidak bisa menjaga rahasia" geram Zoe dalam hati nya.
Ghaisan tersenyum melihat wajah kesal Zoe, dia berniat mengusap pipi Zoe yang basah karena terciprat air, tapi yang dia lakukan terhenti karena suara seseorang..
"Nona Zoe saya makanan sudah siap, mari makan" kata Reyhan sambil mendekati Zoe.
Zoe mendengar suara Reyhan langsung berdiri, dan saat akan berjalan kaki Zoe menginjak batu yang berlumur membuat kaki Zoe tergelincir.
Byurrr !
Zoe jatuh ke air Reyhan dan Ghaisan reflek membantu tapi Zoe mendorong orang-orang yang membantu nya.
"Aku bisa sendiri!" kata Zoe mencoba berdiri.
Dan..
Byurrrr !
Lagi-lagi Zoe jatuh ke dalam air membuat baju yang dia pakai basah.
Ghaisan akan menolong tapi di hentikan oleh Serena yang memegang tangan Ghaisan.
Reyhan langsung membantu Zoe dan beruntung Zoe mau, Reyhan pun membawa Zoe ke tempat di mana dia menyiapkan makanan.
Amel melihat itu dia hanya menggelengkan kepalanya, dia bingung kenapa Zoe bersikap seperti itu pada Ghaisan karena yang dia tau Zoe begitu mengidolakan keturunan Chris yang satu itu.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1