Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Permulaan


__ADS_3

Pagi harinya Zoe terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gorden yang di buka, Zoe berpikir bibi yang masuk ke dalam kamar nya.


"Bi apa ini sudah siang?" tanya Zoe yang merasa tidur nya nyenyak.


"Ini masih pagi nona, baru jam enam" balas Reyhan menyahut.


Zoe yang mendengar suara Reyhan sedikit kaget karena dia tidak tau kalau semalam Reyhan tidur di satu ruangan yang sama dengan nya.


"Kenapa kau tak bilang mau masuk kamar ku!" Zoe agak tak suka.


"Saya suami anda nona" balas Reyhan.


"Ya kau suami ku, tapi aku tidak suka kamu masuk ke dalam kamar ku tiba-tiba seperti ini" sahut Zoe kesal.


Reyhan mengerutkan keningnya melihat wajah kesal Zoe, menurut nya Zoe aneh karena Zoe sendiri yang membuat nya terjebak dalam permainan pernikahan ini.


Zoe tak mendengar suara Reyhan yang membuat dia bangkit dari tempat tidur nya, Zoe berniat ke sofa karena saat bangun dia tidak merasakan hangat di sebelah ranjang nya.


Yang artinya Reyhan tak tidur di ranjang nya, dan itu membuat Zoe sedikit lega meski dia tau apa yang dia lakukan saat ini adalah salah.


"Aku mau bicara empat mata dengan mu" kata Zoe meraba sofa dengan tongkat nya.


Dan saat merasa sofa sudah dekat Zoe langsung perlahan-lahan duduk, Reyhan hanya diam melihat hal itu.


Dia ingin tau apa rencana Zoe, dan apa alasan gadis itu menjebak nya sehingga dia mendapatkan pukulan seperti ini.


"Anda ingin mengatakan apa nona?" tanya Reyhan.


Zoe diam sebentar untuk mengatur setting cerita, dia harus pandai bicara agar Reyhan tak menolak ajakan nya.


"Nona?" panggil Reyhan lagi.

__ADS_1


"Jangan panggil aku nona, kau bisa memanggil ku Zoe mulai saat ini" kata Zoe dengan wajah datar nya.


"Oke" balas Reyhan singkat.


"Satu lagi, jangan pernah menyentuh ku karena meski kamu suami ku aku hanya ingin orang yang pertama menyentuh ku adalah pria yang ku cintai" tegas Zoe.


Dan Reyhan tersenyum kecut mendengar nya, dia suami nya jelas dia yang berhak apalagi dia begitu mencintai Zoe.


"Tapi nona kalau saya melihat tubuh anda__" ucap Reyhan terhenti karena suara Zoe.


"Kau mau mati, aku akan adukan pada Dad" sewot Zoe.


Reyhan sekali lagi hanya bisa tersenyum, dan dia juga ingin tau alasan Zoe mau menikah dengan nya.


"Nona saya ingin bertanya sesuatu" ucap Reyhan.


"Ya katakan lah" balas Zoe entah kenapa kali ini dia merasa tak nyaman.


"Kenapa anda mengatakan jika saya menodai anda?" tanya Reyhan akhirnya.


"Baiklah, aku ingin bertanya pada mu kenapa kamu mengatakan jika aku telah menodai mu, padahal jelas-jelas setelah menikah pun aku tak berhak mendapatkan hak ku?" Reyhan mengulang pertanyaan nya dengan menambahkan hak nya sebagai suami.


Dia tak perduli pikiran Zoe tentang nya seperti apa, karena yang dia tanyakan itu adalah hal yang menurutnya wajib di tanyakan kepada istrinya.


Zoe terdiam untuk sesaat dan pada akhirnya pun memilih menjawab.


"Aku ingin ada yang menjaga ku selama buta, dan aku rasa kamu jauh lebih baik dari pada aku membayar orang, lagi pula kamu asisten Dad ku jadi aku rasa ini suatu kehormatan untuk mu menikahi ku" balas Zoe dengan wajah datar nya.


"Dan untuk masalah hak mu, aku tak tau masalah itu karena aku masih 18 tahun, dan aku tidak mau masa muda ku menjadi ibu muda yang terkekang" lanjut Zoe.


Reyhan sekali lagi tersenyum kecut, jawaban yang dia terima sangat realistis dan juga menguntungkan untuk satu pihak.

__ADS_1


Tapi untuk nya? jelas dia tidak mendapatkan apa-apa, tapi untuk marah pun Reyhan tak bisa karena cinta nya membuat dia memilih mengalah.


"Hanya itu?" tanya Reyhan pura-pura tak merasa tersakiti.


"Hem, aku mau kita mulai hidup baru seperti membeli rumah atau membeli apartemen, dan aku juga mau kau hanya fokus dengan ku karena aku meminta Dad untuk memecat mu dari perusahaan" jelas Zoe lagi.


"Baik, aku setuju" sahut Reyhan cepat.


Zoe mendengar jawaban Reyhan yang cepat merasa sedikit tak nyaman, tapi dia harus bersikap seolah dia tak punya kasihan karena Zoe tak mau terlihat baik di mata siapapun.


"Aku mau mandi, tolong buatkan air hangat di bathub" pinta Zoe, meminta tolong.


"Apa aku boleh ikut berendam Zoe? aku belum pernah berendam di bathtub" celetuk Reyhan keceplosan.


"Apa! tidak, kau tidak boleh mandi bersamaku!" tegas Zoe.


"Why? apa kau takut melihat belalai ku?" tanya Reyhan mendekatkan wajahnya ke wajah Zoe, dan Reyhan tak kuasa menahan diri untuk tak mencium bibir Zoe yang terlihat menggoda.


"Hey! berani nya kau mencium ku!" teriak Zoe tidak terima di cium bibir nya.


"Aku hanya mengecup" kata Reyhan yang berdiri.


"Dasar mesum!" kesal Zoe meraba sofa dan tak menemukan Reyhan duduk di sebelahnya.


"Aku hanya melakukan salah satu tugas suami, ciuman di pagi hari itu penting tapi kecupan juga penting, itu permulaan" sahut Reyhan sambil tertawa dan masuk ke kamar mandi.


Zoe mengusap bibir nya kasar, dia menggerutu kesal karena kecolongan oleh Reyhan si konyol.


🌹


Yang belum Mampir di cerita Salsa (Irena) di Paijo Oren langsung mampir ya, judul nya ^^Jerat Gadis Misterius^^

__ADS_1


di jamin seru!!


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2