Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Berangkat tanpa fasilitas


__ADS_3

Persiapan untuk honeymoon ke Korea, Zoe sangat mempersiapkan semua itu dengan matang-matang.


Lingerie seksi pun takalah dia bawa untuk membuka anak mode in Korea, ya meski tidak akan seperti anak Korea karena dia dan Reyhan bukan asli Korea.


"Semuanya sudah siap?" tanya Reyhan.


"Hem, hanya tinggal dalaman saja" balas Zoe yang sedang berkemas.


Reyhan hanya mangut-mangut saja mendengar jawaban istrinya, lalu dia keluar kamar untuk menyelesaikan pekerjaannya yang masih tertunda.


Karena di Korea mereka akan satu minggu penuh jadi Reyhan akan memberikan tanggung jawab Gerai dan cafe pada orang terpercaya.


Reyhan masuk kembali setalah malam, besok mereka akan berangkat dan saat ini Zoe sudah siap dengan lingerie nya.


"Sudah?" tanya Reyhan menatap aneh istrinya yang tumben menutupi tubuh nya dengan selimut.


"Hem, sini" balas Zoe meminta suaminya mendekat.


Reyhan mendekati istrinya dan saat Reyhan naik ke ranjang saat itulah Zoe menyibakkan selimut nya dan memperlihatkan tubuhnya yang seksi.


"Sayang jangan menggoda ku" Reyhan tau istrinya masih menstruasi karena ini masih hari ke 6.


Dan Zoe biasanya menstruasi selama 6 hari atau paling lama itu seminggu, jadi dia masih berpikir jika istrinya masih menstruasi.


Zoe tersenyum, sebenarnya dia sudah selesai di hari kelima hanya saja dia ingin memberikan kejutan sebelum pergi ke Korea.


"Jadi nggak mau?" tanya Zoe dengan suara manja nya.


"Mau" balas Reyhan cepat.


"Tapi kamu sudah selesai kan?" tanya Reyhan memastikan takut semua ini berakhir di kamar mandi.


Dan sebenarnya kepergian mereka ke Korea pun ditunda sampai Zoe selesai menstruasi, maka dari itu Reyhan memilih berangkat di hari ketujuh istri nya menstruasi.


Karena dia juga ingin banyak quality time bersama sang istri tercinta.


"Sudah, nggak percayaan banget sih" sahut Zoe agak kesal.

__ADS_1


Mendengar jawaban dari istrinya Reyhan pun seketika tersenyum cerah, dan tak menunggu lama-lama dia pun langsung naik ke atas tubuh istrinya.


Zoe hanya tertawa melihat bayi besarnya yang terlihat menggemaskan, Reyhan yang suka manja di ranjang Zoe anggap seperti bayi besarnya.


"I love you" kata Reyhan sebelum mencium Zoe.


"Love you too, so much" balas Zoe sambil tangannya ke leher suaminya.


Dan permainan panas mereka pun di mulai, di mana keduanya sama-sama saling bertahan dengan waktu yang lama.


Zoe terus meminta mengulangi lagi dan lagi, dia selalu dibuat candu akan permainan ranjang yang selalu mereka lakukan.


Pagi harinya..


Zoe bangun dengan menggunakan kaos kebesaran milik suaminya, dan dia yakin jika Reyhan lah yang memakaikan nya baju karena semalam Zoe ketiduran.


Reyhan juga bangun dan melihat istrinya yang tersenyum di pagi hari.


Cup..


"Pagi sayang"


Zoe memeluk tubuh suaminya lalu mencium bibir Reyhan dengan lembut.


"Jadi berangkat nya?" tanya Zoe.


"Terserah" balas Reyhan.


"Ihk nyebelin banget" Zoe memukul tangan suaminya membuat Reyhan tertawa.


Cup..


Cup..


Reyhan memberikan hujan kecupan di wajah istrinya.


"Ayo mandi, kita terbang di jam 9 siang" jelas Reyhan.

__ADS_1


"Loh nggak pake jet?" tanya Zoe.


Reyhan menggelengkan kepalanya.


"Kita mandiri oke, kalau pake jet pribadi milik Mom dan Dad itu namanya bukan mandiri" balas Reyhan memberikan pengertian.


Zoe mangut-mangut saja, naik apapun Zoe tidak perduli karena selama dia bersama suaminya Zoe akan merasa aman dan nyaman.


Keduanya pun mandi bersama dan saling menggosok, beda nya Reyhan tidak melakukan nya di kamar mandi karena mereka harus sarapan dan perjalanan ke bandara pun hampir satu jam.


Reyhan dan Zoe makan bubur di pinggir jalan dan setelah itu lanjut ke bandara dengan menggunakan taksi.


Sesampainya di bandara mereka langsung check in, dan Zoe yang baru pertama kali melakukan semua itu benar-benar specles.


Ini pertama kalinya dia ikut berdesak-desakan seperti ini dan bukan hanya itu saja Zoe juga untuk pertama kalinya naik pesawat yang penuh dengan penumpang.


"Sayang dia lihatin aku terus" bisik Zoe.


"Dia mungkin aneh karena melihat cewek cantik, kamu dekat jendela aja duduknya mau?" tanya Reyhan.


Zoe mengangguk, dan keduanya pun bertukar posisi setelah itu Zoe memeluk tangan suaminya.


"Jangan di lepas ya" ucap Zoe.


"Iya nggak, mau tidur?" tanya Reyhan.


Dan Zoe menggelengkan kepalanya.


"Nggak takut, mau meluk kamu aja" balas Zoe sambil bersandar di pundak suaminya.


Reyhan mengusap tangan istrinya, dia merasa senang karena mereka berangkat dengan membawa kesederhanaan tidak mengunakan fasilitas milk Dad Kevin.


Beberapa jam berlalu..


Setelah melewati perjalanan yang sangat melelahkan akhirnya mereka sampai di Korea.


Dan nyatanya Zoe ketiduran yang membuat Reyhan langsung membangunkan istrinya karena mereka tidak memiliki asisten untuk membawa koper yang harus di ambil sendiri.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2