Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Taman, es krim


__ADS_3

"Ayo turun" ajak Reyhan.


"Aku mau ke rumah dan ini belum sampai" kekeh Zoe.


"Aku punya kejutan, ayo turun" ajak Reyhan lagi.


Zoe tidak mau dia memukul-mukul paha nya dengan kesal, dan Reyhan yang melihat itu langsung turun dari mobil nya.


Reyhan membuka pintu mobil tempat Zoe duduk dan membuka sabuk pengaman tempat Zoe duduk.


"Aku tidak mau" kesal Zoe.


"Diamlah, kalau kau tidak bisa diam aku akan mencium mu" sahut Reyhan mengancam.


"Aku akan berteriak jika kau adalah culik, dan aku pastikan kamu akan di pukul masal oleh orang-orang" sewot Zoe.


Dia mendengar suara orang-orang di sekitarnya, dan Zoe tau jika ini bukan tempat yang sepi melainkan tempat yang ramai.


Reyhan menatap sebal Zoe, dan tanpa memikirkan ancaman Zoe dia langsung menggendong Zoe.


"Turunkan aku!" Zoe memukul punggung Reyhan.


"Diamlah, bokong mu ternyata montok juga ya" celetuk Reyhan.


Bukkk !


Zoe memukul punggung Reyhan, dan hal itu tak membuat Reyhan marah malah semakin berjalan menjauh dari mobil nya.


Reyhan mendudukkan bokong Zoe di bangku kosong, lalu dia duduk di samping Zoe.


"Tunggu sebentar di sini dan jangan kemana-mana" tegas Reyhan.


"Aku akan kabur" sahut Zoe ketus.


"Terserah, di depan mu saat ini kolam penuh dengan buaya dan kedalaman nya juga melebihi tinggi badan mu, jadi jika mau mati melangkah lah ke depan" kata Reyhan dengan wajah kesal nya.


Dia berbohong itu agar Zoe mau diam dan tidak pergi kemana-mana.

__ADS_1


Sedangkan Reyhan dia pergi membeli es krim, dia sengaja membawa Zoe ke taman agar Zoe bisa merasakan dunia luar meski dia tak bisa melihat.


Zoe yang duduk tiba-tiba di datangi anak kecil, anak kecil itu duduk di sebelahnya dan nampak sedang menghitung berapa banyak penghasilan nya.


"Asyik dapat 100 ribu, bisa beli obat Mama deh" ucap gadis kecil itu tersenyum melihat uang hasil jualan nya.


Zoe tidak tau apa yang di lakukan gadis itu, tapi dari apa yang dia dengar saat ini Zoe hanya bisa menebak jika gadis itu sedang dagang asongan.


"Dek jualan apa?" tanya Zoe.


Gadis kecil itu sontak melirik ke arah Zoe, dan dia tersenyum melihat Zoe yang cantik.


"Aku jualan air mineral, tisue dan juga keripik singkong kakak cantik mau beli?" tanya gadis itu.


"Boleh, kakak mau beli semua keripik singkong nya, em minum nya dua dan tisue nya semua nya deh" sahut Zoe cepat.


Gadis itu mengangguk senang, dia langsung menghitung semua yang di beli Zoe, dan tak lama kemudian Reyhan datang melihat gadis kecil itu sedang menghitung dagangan nya.


"Zoe apa kamu membeli itu?" tanya Reyhan.


Reyhan mengambil dompet nya dan mengeluarkan uang 500 ribu, gadis itu terdiam melihat nominal yang besar.


"Ini hanya 120 ribu, uang kakak ganteng terlalu banyak" balas gadis itu.


"Tidak apa, ambilah selebihnya untuk obat ibu kamu" bukan Reyhan yang menjawab tapi Zoe yang menjawab nya.


"Tapi kak aku bukan pengemis" gadis itu menolak.


"Ini bukan pemberian cuma-cuma, jadi kamu harus jadi anak yang baik dan sebagai ganti nya uang itu untuk obat ibu kamu" jelas Zoe lagi.


Reyhan tertegun mendengar ucapan istrinya, ini kali pertama dia melihat Zoe yang baik hati seperti ini.


"Baiklah, aku akan mendoakan semoga kakak cantik dan kakak ganteng cepet nikah, makasih ya untuk uang nya" gadis kecil itu beranjak dari duduknya dan memasukan uang nya ke saku celananya.


Reyhan melihat gadis itu yang ternyata berjalan dengan langkah yang pincang, dia salut karena gadis kecil itu memiliki semangat kerja.


Itu benar-benar mengingatkan nya pada sosok kakak nya Malina, dia benar-benar merindukan kakak nya.

__ADS_1


"Aku mau minum" kata Zoe.


"Aku membawa es krim" balas Reyhan.


"Es krim? apa enak?" tanya Zoe.


Reyhan memberikan es krim nya, dan Zoe menjilat nya sedikit dia kaget merasakan es krim nya yang enak.


"Bagaimana enak kan" ucap Reyhan melihat Zoe yang tak berhenti menjilati es krim.


Zoe tak menjawab melainkan terus menjilati es krim nya, melihat itu Reyhan tersenyum dan ikut menjilati es krim nya.


Hingga tak lama kemudian es krim milik nya habis begitupun dengan Zoe, dan Zoe merasa ingin makan es krim lagi.


"Em satu lagi" cicit Zoe pelan.


"Mau lagi?" tanya Reyhan.


"Iya satu lagi" balas Zoe cepat.


Reyhan tersenyum kecil, dia mengecup pipi Zoe lalu pergi membeli es krim yang tak jauh dari tempat duduk mereka.


Zoe mengusap pipi nya dengan tangan nya, sekali lagi Reyhan mencium pipi nya.


"Dia selalu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, benar-benar menyebalkan" Zoe menggerutu kesal.


Dan tak lama kemudian Reyhan datang membawa dua es krim lagi, keduanya kembali menjilati es krim tapi beda nya kali ini Reyhan lebih berani menjilati es krim milik Zoe.


"Kau tau Zoe es krim aku jilati" kata Reyhan santai.


"Apa!" Zoe kaget.


"Jangan so kaget, kita pernah berciuman meski hanya bersentuhan bibir, jadi air liur mu pernah aku rasakan meski hanya sedikit, intinya semua itu biasa dalam rumah tangga" balas Reyhan lagi.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2