Gadis Buta Vs Asisten Receh

Gadis Buta Vs Asisten Receh
Kembali terulang


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit Zoe langsung di tangani dokter, Dad Kevin menuggu di temani oleh Om Aldy dan Reyhan.


"Seharusnya kau tau jika Zoe melompat, kenapa kau tidak becus menjaga nya hah!" Dad Kevin marah pada Reyhan.


Reyhan yang terkena imbasnya hanya diam, Om Aldy yang kasihan pada Reyhan meminta pria itu untuk pergi keluar sebentar.


Dan kini di sini tinggal lah Dad Kevin dan Om Aldy, keduanya saling mendiamkan hingga..


"Dia tidak bersalah, Zoe pasti tertekan karena seminggu di penjara di kamar nya" kata Om Aldy yang tau perihal Zoe yang di hukum.


Dad Kevin menatap tajam adik ipar nya itu.


"Kau tidak paham apa yang aku lakukan demi kebaikan nya" ucap Dad Kevin dingin.


"Ya demi kebaikan nya dan juga ketakutan berlebihan mu" balas Om Aldy tersenyum kecut.


"Apa maksud mu? kau mau aku diam saja saat putriku main ke club' bahkan sampai minum-minuman yang tak seharusnya dia rasakan, begitu maksud mu!" Dad Kevin yang duduk seketika berdiri.


Emosi nya meningkat karena ucapan Om Aldy, dia yang tau putrinya dan apapun yang dia lakukan pasti adalah yang terbaik untuk putri nya.


Tapi di mata Om Aldy kakak iparnya itu terlalu berlebihan, ketakutan nya akan masa lalu yang suram dia bawa ke kehidupan putrinya dan itu bukanlah hal yang benar.


"Waktu remaja memang seperti itu, jangan terlalu serius" sahut Om Aldy lagi.


Dan Dad Kevin tak menjawab, dia kembali duduk dengan wajah yang marah.


"Apa benar aku yang membuat putriku memilih jalan seperti itu?" batin Dad Kevin merasa prustasi.


Tak lama setelah itu dokter keluar dari ruangan UGD, Zoe langsung di pindahkan ke ruangan rawat inap.


"Bagaimana kondisi putri saya Dok?" tanya Dad Kevin.


"Putri tuan mengalami keretakan di bagian lengan nya, dan selain itu ada benturan yang lumayan keras juga di bagian pinggir kepala tapi itu tidak berbahaya karena tidak ada yang parah" jelas Dokter.

__ADS_1


Tubuh Dad Kevin terasa lemas mendengar penjelasan Dokter, ada keretakan di tangan putrinya yang artinya tangan putrinya cidera.


"Apa tangan nya bisa sembuh?" tanya Dad Kevin.


"Tentu tuan, tapi mungkin akan butuh waktu yang lama karena harus melakukan beberapa kunjungan ke dokter tulang" jelas Dokter lagi.


Tak lama setelah itu Om Aldy memilih pulang karena sudah larut malam, hanya ada Dad Kevin dan Reyhan yang menunggu di ruangan Zoe.


"Kau tidur di sofa aku akan menjaga putriku" kata Dad Kevin pada Reyhan.


"Sebaiknya tuan saja yang tidur dan saya yang berjaga, besok saat nona bangun dia pasti mencari tuan bukan saya" Reyhan menolak secara halus.


Dad Kevin berpikir sejenak dan dia membenarkan apa yang di ucapkan Reyhan.


"Baiklah, kau yang menjaga putri ku tapi ingat jangan macam-macam!" ancam Dad Kevin.


"Baik tuan, saya tidak akan macam-macam hanya satu macam" celetuk Reyhan yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Dad Kevin.


"Berani kau menyentuh putriku nyawa mu melayang dengan tangan ku sendiri" tegas Dad Kevin membuat Reyhan menelan ludahnya sendiri.


Matanya melihat ke arah Zoe yang sedang tertidur, wajah cantik Zoe benar-benar membuat dia merasa kagum.


"Ada apa dengan otak ku, dia tidak akan di gapai Rey, kau hanya orang biasa dan Zoe dia adalah anak dari keluarga yang sangat kau hormati" batin Reyhan menepis pikiran anehnya.


Siapapun pasti akan merasa suka bahkan kagum melihat wajah Zoe yang cantik, tapi tidak untuk Reyhan yang harus tunduk karena dia hanya orang biasa yang tak punya apa-apa.


Pagi harinya..


Zoe bangun dan dia merasa pandangan nya gelap dan tak bisa melihat apa-apa.


"Mom!" teriak Zoe.


Reyhan yang ketiduran di samping Zoe langsung terbangun.

__ADS_1


"Nyonya sedang dalam perjalanan bersama nona Salsa dan tuan muda Alvin" jelas Reyhan.


Zoe mendengar suara pria, dia memegang tangan Reyhan dan..


Brugkkk !


Reyhan di pukul oleh Dad Kevin yang baru masuk membawa sarapan bubur.


"Beraninya kau memegang tangan putriku hah!" geram Dad Kevin tersulut emosi nya.


"Tidak tuan, nona Zoe yang memegang tangan saya" jelas Reyhan menolak tuduhan bos nya.


Kali ini Zoe mendengar suara Dad nya, dia berniat beranjak dari ranjang.


Brakkk !


Tubuh Zoe ambruk dan dia merasakan sakit yang teramat di bagian tangan nya.


"Ahk Dad, tolong tangan ku sakit" jerit Zoe.


Dad Kevin mendengar suara Zoe langsung membantu Zoe, dia menidurkan putri nya kembali ke ranjang.


"Dad nyalakan lampu nya, ini benar-benar gelap aku tidak bisa melihat" kata Zoe sambil meraba tangan Dad nya.


"Nona ini tidak gelap, ini bahkan sudah pagi" jelas Reyhan menyahut dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Dad Kevin.


Dad Kevin menatap putrinya, lalu tangan nya terulur untuk melambai-lambai di depan mata putrinya.


"Dad cepat nyalakan lampu nya, ini menyebalkan" kata Zoe lagi.


Deg..


Jantung Dad Kevin serasa berhenti saat ini juga, Reyhan melihat itu dan dia tidak paham dengan ekspresi berlebihan dari majikan nya.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2