Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh

Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh
Acara Pertunangan


__ADS_3

Hari sudah pagi nyanyian burung berkicauan saling bersahutan. Cantika sudah bangun lebih pagi, mencuci muka dan menyikat gigi.


Cantika memakai pakaian milik tante Elisabeth Cantika memilih kaos ketat dan celana pendek. Membuka kulkas mengambil bahan - bahan masakan kemudian meracik masakan hingga tersedia berbagai jenis makanan kemudian naik ke lantai dua.


Cantika duduk di balkon menikmati pemandangan dibawah banyak bunga warna warni dan kolam ikan. Cantika menikmati udara pagi.


Candra yang biasanya bangun siang tumben bangun pagi membuka pintu bolkon menikmati matahari pagi sambil melihat kiri ke kanana


Gadis itu yang semalam kulihat tidak salah mataku, apakah itu mungkin Cantika tapi kalau itu memang benar Cantika kenapa menutupi wajahnya yang cantik dan seksi? Aku mau kekamar Mama


Cekrek


cekrek


cekrek


Candra memotret Cantika yang berpose merentangkan tangan, menikmati semilir angin sambil memejamkan mata dan melihat lurus arah jalan. Candra pun mandi membersihkan diri. Selesai mandi Candra memilih pakaian santai dan keluar menuju kamar mamanya.


Setelah puas memandang Cantika masuk ke dalam dan mandi kemudian memakai pakaian yang lebar, berkacamata dan rambut dikepang dua.


Elisabeth sedang mandi sedangkan Cantika merias menutupi kulit mukanya yang putih menjadi coklat.


tok


tok


tok


tok


ceklek


Cantika membuka pintu dan Candra masuk dan matanya mencari di seluruh ruangan kemudian menatap Cantika.


Ada apa kak?


Apakah ini kamu ?


Candra mengeluarkan ponsel dan menunjukan 3 foto Cantika. Cantika kaget dan berusaha menutupinya .

__ADS_1


Cantik sekali kak dia siapa? tidak mungkin itu aku? kekasih kakak ya?


Candra hanya diam dan memandang ketika ingin mengatakan lagi pintu kamar mandi terbuka dan menyuruh mereka sarapan.


Mereka sarapan dengan pikiran masing - masing.


Selesai makan mereka mengobrol di ruang tamu. Setelah agak lama dimulailah pengobatan sudah mulai lancar melangkah kini dicoba tanpa tongkat baru 3 langkah Candra hendak terjatuh tapi buru - buru Cantika menahan badannya dengan cara memeluknya.


deg


deg


deg


deg


Jantung mereka saling berdetak kencang, Cantika gugup kemudian melepaskannya. Candra mulai belajar jalan karena sudah lelah mereka istirahat.


Cantika membuat makan siang buat mereka setelah itu Cantika pamit karena ingin pergi belanja


Kok buru - buru pulang kan papamu pulang besok? tanya Elisabeth


( ah ternyata cewe sama tukang belanja dan menghamburkan uang batin Candra )


Mau belanja apa?


Itu tadi bibi telephone uang belanjaannya habis dan beberapa hari yang lalu Papa lupa memberi uang bulanan untuk belanja jadi saya saja yang belanjanya


( oh ternyata aku salah batin Candra )


Candra kamu mau menemani Cantika belanja?


Kalau Cantika tidak malu jalan sama orang lumpuh saya mau saja menemaninya


Kok Kak Candra ngomongnya begitu, apa tidak terbalik? Kak Candra tidak malu berjalan dengan saya?


Tidak jawabnya singkat dan padat


Sama aku juga tidak malu ayo jalan?

__ADS_1


Merekapun pergi ke supermarket dianter sopir. Mereka masuk ke dalam mall dan belanja. Candra semakin kagum dan mulai menyukai Cantika. Selesai berbelanja mereka pulang sebelumnya ke rumah Candra karena mobil yang dibawa milik Cantika.


Di rumah Candra mereka mengobrol kemudian tak lama kemudian Cantika pulang menuju mansion.


Singkat cerita, hari ini Elisabeth dan Candra datang ke rumah Cantika. Sampai disana mereka bertemu Cantika dan papa Cantika mereka berdua ngobrol kemudian Elisabeth mengutarakan kedatangannya.


Pak David kedatangan kami ini ingin melamar Cantika putri Bapak dengan anak saya Candra apakah bapak setuju?


Apakah nak Candra mau menerima segala kekurangan putri saya?


Saya mencintai Pak tanpa memandang kekurangannya, selama kebersamaan kami saya mulai menyukainya


Saya terserah putri saya, gimana sayang apakah kamu menerima lamaran nak Candra?


Bersedia Pa jawab Cantika menunduk malu


Puji Tuhan jawab mereka serempak


Sayang ini cincin pengikat anggap saja acara pertunangan kalian berdua? Candra pasangkan ke jari manis Cantika


Candra pun memasang ke jari manis Cantika


Cantika pasangkan ke jari manis Candra


Cantika pun memasangkan ke jari manis Candra


Acara pertunangan sederhana sudah selesai. Tinggal menyusun acara pernikahan.


Gimana acara pernikahan 2 minggu lagi semua masalah undangan, gedung dan lain sebagainya biar saya yang mengurusnya


Apa tidak merepotkan tante?


Tidak oh ya mulai sekarang kamu panggil tante dengan sebutan Mama seperti Candra


Baik Ma


Kamu juga Candra jangan panggil om panggil Papa


Baik Pa

__ADS_1


Acara pertunangan pun selesai mereka makan malam bersama beberapa jam kemudian mereka berdua pulang sedangkan David dan Cantika istirahat.


__ADS_2