Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh

Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh
Pernikahan Dio dan Indri


__ADS_3

Sama seperti Jessica, Toni bermain sangat kasar tapi di tambah bermain di belakang karena milik Karina sudah doll.


Karina yang belum pernah tentu saja merasakan sakit teramat sangat dan mengutuki Toni. Tapi suaranya tidak bisa keluar karena tertutup lakban.


Toni bermain dengan sangat kasar kadang menampar dan kadang memukul sehingga kulit Karina yang putih mulus menjadi lebam.


Berkali - kali Toni bermain dengan 2 wanita itu setelah merasa cukup Toni berhenti.


" Hahaha... enak banget kalian berdua memang top markotop, aku ingin istirahat dan dilanjutkan lagi ya sayang." ucap Toni tertawa puas.


" Hmm tapi tunggu untukmu yang tadi masih tersegel sekarang sudah tidak lagi karena aku yang membuka segelnya hahahha... aku lepaskan." ucap Toni ke wanita yang bernama Jessica.


Toni mengambil kunci untuk membuka ikatan rantai di dua kaki dan di kedua tangan Jessica.


Tubuh Jessica langsung ambruk kemudian di gendong Toni dan di panggul seperti memanggul beras.


" Sayang, spesial buatmu tidur di ranjangku untuk menghangatkan badanku ketika aku kedinginan." ucap Toni.


Jessica hanya bisa diam, pasrah dan menangis, masa depannya hancur, mahkota yang dijaganya selama ini hilang di renggut oleh pria mesum yang sedang memanggul tubuhnya.


" Pengawal berikan wanita yang di ikat ini makan kalau tidak mau makan langsung perk**a sampai wanita ini mau makan tapi sebelumnya ambil satu tawanan yang di sel dan berikan ke kandang buaya." perintah Toni sambil menundukkan dan mengambil semua pakaiannya kemudian keluar dari ruangannya.


Karina sangat terkejut mendengar perintah dari pria mesum itu, tubuh Karina saja sangat sakit terutana bagian intimnya, karena takut Karina akan patuh untuk makan daripada nanti di perk**a lagi.


Dua orang bodyguard menarik tangan satu orang anak buah Karina dan langsung dilemparkan ke kandang buaya yang tidak jauh dari Karina.


Pria itu berteriak kesakitan ketika tubuhnya di cabik - cabik oleh buaya membuat Karina ikutan berteriak dengan nada yang sangat lemah karena Toni hanya memberi jeda sebentar lalu bermain lagi.


Karina sangat merinding ketakutan dan berusaha melepaskan diri tapi sangat sulit karena kuatnya menarik membuat ke dua pergelangan tangan dan kaki menjadi memar.


Selesai melakukannya tugasnya satu bodyguard itu mendekati Karina dan satunya membawa makanan.


Bodyguard yang tidak membawa makanan melepaskan lakban yang menempel di mulut Karina dengan sangat kasar membuat Karina berteriak kesakitan dan bodyguard yang membawa makanan memberikan makanan ke wanita itu yang bernama Karina dengan cara menyuapkan sambil menahan gejolak karena tubuh Karina tanpa sehelai benangpun.


Karina merasa risih tapi rasa ketakutan sangat besar akhirnya hanya diam saja.


Sampai tidak terasa makanan yang berada di piringnya habis tanpa sisa. Dua bodyguard itu menaruh piringnya di meja dekat ruangan itu.

__ADS_1


Karina diberi gelas untuk meminum selesai minum salah satu bodyguard langsung melakban mulut Karina.


" Bro, adikku sudah sesak nih ingin dipuasin." ucap salah satu bodyguard


" Iya sama, kita main yuk?" ajak bodyguard


Karina ingin protes tapi mulutnya sudah di tutup lakban terlebih dahulu dan dua orang bodyguard itu melakukan apa yang dikatakan barusan.


2 orang bodyguad melakukan wanita itu secara bergiliran hingga berkali - kali membuat wanita itu pingsan tapi dua bodyguard tidak perduli tetap melakukan hingga mereka berdua puas, setelah 2 orang bodyguard puas barulah mereka berhenti dan memakai celananya kembali meninggalkan Karina seorang diri dalam ruangan itu.


Toni membaringkan Jessica di ranjangnya kemudian mengambil alat suntikan dan sebuah botol.


Toni menyuntikkan sesuatu ke tubuh Jessica yang masih polos, sedangkan Jessica hanya menangis, setelah selesai melakukannya Toni mengambil selimut untuk Jessica dan dirinya.


Toni keluar mengambil makanan untuk Jessica, awalnya Jessica tidak mau tapi karena Toni mengacam akan bermain lagi akhirnya Jessica mau makan dengan cara di suapi.


Setelah selesai makan dan minum. Toni meletakkan piring dan gelas kotor di wastafel kemudian kembali lagi ke kamarnya dan tidur satu ranjang dengan Jessica.


" Sayang, aku sengaja memberikan suntikkan obat yang gunanya melemahkan otot - ototmu agar dirimu tidak bisa membunuhku di kala aku sedang lengah." bisik Toni kemudian memeluk Jessica.


" Semoga anak kita segera tumbuh." ucap Toni sambil mengelus perut Jessica yang masih rata.


xxxx


Hari ini pernikahan Dio dan Indri banyak tamu yang datang termasuk mantan kekasihnya Andika. Andika cemburu dan iri hati melihat Candra dan Cantika menggendong anak mereka.


Ketika Candra sedang bicara dengan para relasi, Andika melihat Cantika sedang mengobrol dengan seorang gadis. Andika mendekati Cantika.


" Hallo Cantika." panggil Andika.


" Hai, hallo." jawab Cantika kaget.


" Boleh kita bicara sebentar? tanya Andika.


" Maaf aku tidak bisa." jawab Cantika


" Hanya sebentar saja, tidak lama tidak sampai 5 menit kok?" pinta Andika memaksa.

__ADS_1


" Maaf aku tidak bisa, kalau mau bicara ya bicara di sini aja." tolak Cantika secara halus


" Memang kenapa?" tanya Andika heran


" Aku sudah bersuami dan mempunyai anak 4 jadi aku tidak bisa. Bagaimanapun aku jaga perasaan suamiku, kalau mau bicara, bicara saja sekarang." pinta Cantika.


" Apakah dihatimu masih ada namaku?" tanya Andika tanpa basa basi.


" Maaf di hatiku hanya ada satu orang nama yaitu Candra Alexander suamiku yang paling aku cintai." ucap Cantika tegas


" Kenapa? apakah tidak ada setitik saja?" tanya Andika


" Tidak ada sedikitpun, bagiku namamu sudah hilang bersamaan kamu mutusin aku dan dipermalukan di depan teman - teman kita." ucap Cantika


" Maafkan aku, aku sungguh - sungguh menyesal, maukah kau kembali padaku, aku janji akan selalu membahagiankanmu, tolong berikan aku kesempatan ke dua." pinta Andika.


" Maaf sudah terlambat, karena aku sudah menikah." ucap Cantika sambil berjalan meninggalkan Andika.


Andika yang sangat kesal tangannya ingin menarik tangan Cantika tapi sebelum menyentuh tangan Cantika, tangan Andika di pegang oleh seseorang dan langsung tangannya di plintir membuat Andika berteriak kesakitan.


Semua menuju ke arah Andika dan pria itu termasuk Cantika.


Cantika langsung berjalan menuju ke arah mereka.


" Sayang sudah, biarkan saja." ucap Cantika sambil memeluk pria itu dari arah samping siapa lagi kalau bukan suaminya.


xxxxx


Candra sebenarnya ingin memperkenalkan Cantika ke rekan bisnisnya tapi Candra berbicara dengan seorang yang di kenalnya teman bisnisnya.


Candra pun mendekati Cantika dan mendengar semua perkataan Cantika istrinya, hatinya sangat bahagia mendengar ucapan tegas istri tercintanya.


Candra juga berjanji dengan dirinya sendiri, Candra akan tegas terhadap wanita - wanita yang ingin menggoda dirinya.


xxxx


Candra melepaskan tangan Andika dan mendorong tubuh Andika.

__ADS_1


" Di dunia ini sangat banyak wanita tapi kenapa kamu ada keinginan merebut wanita yang sudah punya suami dan 4 anak." ucap Candra tersenyum sinis


__ADS_2