Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh

Gadis Culun Dan Ceo Lumpuh
Cantika dan Candra


__ADS_3

Pagi hari terasa cerah, seperti biasa Cantika bangun jam 5 pagi, mencuci muka dan sikat gigi. Cantika berjalan keluar kamar untuk menuju dapur.


Memasak kesukaan suaminya dan menatanya di meja makan. Cantika masuk kembali menuju kamarnya mengambil pakaian yang agak tertutup agar suaminya bisa mengurangi gejolak hasratnya yang tinggi.


Cantika kini selesai mandi dan berpakaian rapih kemudian menyiapkan air hangat untuk suaminya mandi. Selesai menyiapkan air hangat Cantika berjalan mendekati suaminya dan berusaha membangunkan suaminya secara perlahan.


" Sayang bangun donk." pinta Cantika sambil menoel - noel pipi suaminya.


" Hmm... sayang masih ngantuk." ucap Candra dengan mata terpejam.


cup


Cantika mengecup bibir suaminya agar terbangun dan benar saja Candrapun langsung terbangun dan duduk di ranjang.


" Sayang lihatlah ulahmu, adik keciku ikutan menegang." ucap Candra sambil menunjukkan adik kecilnya.


Cantika hanya tersenyum memandangi suaminya yang sangat mesum.


" Sabar sayang tunggu aku lahiran." ucap Cantika tersenyum nakal"


" Hah... lamanya? kasihan setiap malam main sabun terus." omel Candra.


" Jadi Mas menyesal aku hamil ya?" tanya Cantika cemberut


" Ah ngga sayang, Mas senang kok mempunyai anak jadinya mansion ini tidak sepi lagi karena akan terdengar suara bayi." ucap Candra


" Oh kirain, ya udah sana mandi sudah siang, aku sudah siapin air hangat takut nanti dingin lagi!" perintah Cantika.


" Iya sayang, mas akan mandi." ucap Candra.


Candrapun berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Cantika menyiapkan pakaian kerja suaminya.


Cantika keluar dari kamarnya dan menuju ke dapur untuk menyiapkan kopi dan di taruh di meja makan sambil menunggu suaminya di meja makan bersama mamanya Candra.


Tidak berapa lama Candra keluar dan duduk di samping istrinya. Masakan hari ini nasi goreng seafood dan telur mata sapi. Merekapun mulai membuka mulutnya untuk memakan nasi goreng seafood tapi pada saat suapan pertama masuk kedalam mulut mereka, mereka bertiga serentak batuk bersamaan.


uhuk uhuk uhuk uhuk


uhuk uhuk uhuk uhuk


uhuk uhuk uhuk uhuk


" Kok tumben Can, nasi gorengmu asin sekali biasanya pas?" tanya Mama Candra jujur

__ADS_1


" Iya sayang, biasanya enak lho? masakan nasi goreng seafood inikan favorit kesukaanku dan juga favorit kesukaan Mama." ucap Candra.


" Maaf Ma dan Mas Candra perasaan tadi sudah saya cobain tadi enak kok." ucap Cantika sedih


" Ya sudah tidak apa - apa lupakan?..Mas minta bikinin roti panggang biasanya pakai selai coklat ya?" pinta Candra


" Mama juga ya Can?" pinta mama Candra


" Baik Ma dan Mas Candra." ucap Cantika.


Cantikapun mulai mengolesi roti coklat untuk suaminya dan dirinya sedangkan mamanya selai kacang kesukaan mamanya.


Hanya membutuhkan beberapa menit roti panggang pun jadi dan di letakkan di piring masing - masing.


Nasi goreng seafood disingkirkan digantikan dengan piring berisi roti panggang. Mereka makan dalam diam kecuali Cantika pikirannya mengembara karena merasa tadi nyobain masakannya pas tapi kenapa menjadi berubah.


Sarapan rotipun selesai. Mama Candra masuk ke dalam kamarnya sedangkan Candra dan Cantika berjalan menuju ruang tamu tampak Indri lagi mengobrol dengan Dio asisten Candra.


" Ehem." Candra berdehem membuat ke dua orang itu tersenyum kikuk.


" Mari tuan kita berangkat kerja." ucap Dio


" Ayo." ucap Candra


Merekapun berjalan ke pintu utama diikuti oleh Cantika sampai depan pintu mansion barulah Cantika masuk ke dalam sedangkan Candra dan Dio berangkat ke kantor.


( " Sial, aku sengaja menambahkan garam yang sangat banyak di makanan di nasi goreng seafood dan telur ceplok sia - sia, suami dan mertuanya tidak berpengaruh untuk memarahimu, hari ini kamu selamat dan beruntung nona Cantika tapi tidak untuk yang ke dua atau ke tiga pasti dirimu di usir dari rumah ini dan aku akan menjadi nyonya Candra." batin gadis itu sambil tersenyum miring.)


Cantika masuk ke dalam kamar, seperti biasa Cantika membuka aplikasi noveltoon membaca novel - novel bergenre romantis dan komedi terkadang misteri.


Lagi asyik - asyik membaca ponselnya berdering tampak nama Dio asisten suaminya Candra menelepone dirinya. Buru - buru Cantika menggeser tombol warna hijau.


📞" Hallo nona cepat datang ke hotel xxxx." pinta Dio


📞 " Ok." jawab Cantika


tut tut tut tut


Cantika mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dan buru - buru mengambil tas selempang dan keluar dari kamarnya dan berjalan ke tempat dua bodyguard, tampak Indri sedang menelephone seseorang.


Indri yang melihat nonanya datang buru - buru mematikan ponselnya.


" Maaf Nona, ada yang bisa kubantu?" tanya Indri sopan

__ADS_1


" Iya tolong antar saya ke hotel xxxx kita naik motor biar cepat." pinta Cantika


" Baik nona." ucap Indri sambil tersenyum


Cantika dan Indri berjalan ke garasi mengambil motor sport dan memakai jaket serta helm. Mereka keluar dari mansion setelah dua bodyguard yang menjaga rumah membuka gerbang.


Indri mengendari motor dengan kencang atas permintaan Cantika dan tanpa butuh lama Indri dan Cantika sudah sampai di hotel xxxx.


Indri dan Cantika sudah masuk ke dalam lobby dan menghubungi Dio.


📞 " Dio aku sudah di hotel xxxx, kamu dimana?" tanya Cantika cemas


📞 " Kami di kamar nomer 555 lantai 15, cepat nona." pinta Dio


📞 " Baik." jawab Cantika


tut tut tut


Cantika memutuskan telephone dan berjalan menuju lift menuju lantai 15 di dampingi oleh Indri.


Sampai di lantai 15 Cantika mencari kamar nomer 555 setelah menemukannya Cantika mengetuk pintu dan pintu itupun dibuka oleh Dio.


Cantika masuk diikuti Indri.


" Dimana suamiku?" tanya Cantika cemas.


" Tuan ada di kamar mandi, maaf nona saya menguncinya dan kenalkan ini sekretaris baru Dion. Maaf saya akan pergi dari kamar ini. Ayo Dion dan kamu Indri kita keluar." printah Dio


Mereka bertiga keluar dari kamar hotel. Cantika mengunci pintu hotel dan kuncinya dimasukkan ke dalam tas miliknya dan di taruh di meja nakas.


Cantika berjalan menuju ke arah kamar mandi dan memutar kunci yang masih menggantung di gagang pintu.


Ceklek


Cantika melihat tubuh polos suaminya dan pakaian milik suaminya berserakan di lantai kamar mandi. Candra sedang mengguyur tubuhnya dengan air dingin untuk menghilangkan efek obat perangsang.


" Apa yang kamu lakukan sayang? pergilah aku mohon, aku tidak mau menyakitimu." pinta Candra


Cantika tidak membalas perkataan suaminya malah membuka seluruh pakaiannya hingga tubuhnya polos.


Mata Candra melotot melihat tindakan istrinya.


" Sayang, aku mohon pakai pakaianmu dan pergilah aku tidak ingin melukaimu." pinta Candra lagi.

__ADS_1


Cantika tidak memperdulikan perkataan suaminya, Cantika mengambil handuk dan mematikan showernya.


" Ayo sayang, tuntaskan hasratmu, aku tidak ingin sayangku tersiksa." bisik Cantika lembut.


__ADS_2