
Hari ini melisa dan indra beserta kedua saudaranya berjalan-jalan menyusuri pedesaan , melisa sangat kagum karena tidak ada yang berubah dari kampung tempat asal kelahirannya itu semuanya masih asri hanya saja bangunan rumahnya ada yang sudah berubah tapi sebagian.
Heeuummmppp uhhhhhhh , melisa menghirup udara segar di desa itu , mungkin beberapa tahun lagi melisa akan merasakannya lagi dan mungkin nanti rasanya tidak akan seperti ini .
"seger banget ya kak!" ucap melisa pada indra yang ada di sebelahnya .
"iya dan sangat cantik " jawab indra menatap melisa.
Melisa menatap indra " hahh...siapa yang cantik " tanya melisa tersipu malu.
"kamu " jawab indra lagi tanpa sadar dengan masih menatap melisa.
Melisa ingin salting tapi dia berusaha menahannya.
"hihihi kakak bisa aja " melisa mendorong indra hingga indra tersadar .
" aahhh..apa tadi aku bilang apa ya " tanya indra gugup.
" hffttt hahhhahha " aldi yang melihat interaksi keduanya tertawa terbahak-bahak."ya ampun udah geer udah salting ternyata dia sedang melamun hahahha " ledek aldi.
"ihh siapa juga yang salting " sahut melisa cemberut .
"bagaimana tidak salting tadi hidungnya kembang kempis gitu kok" aldi masih meledek adik sepupunya itu.
"tau ahh kalian ga asyik " melisa berlari mendahului ketiga cowok ganteng itu.
" ehhh mel tunggu " indra mengejar melisa.
"aduhhh tadi aku ngomong apa sih !" indra bertanya pada dirinya sendiri.
melisa terus saja berlari bukan karena marah tapi melisa berlari karena malu tadi sudah geer waktu indra memujinya padahal melisa tahu kalau indra bicara seperti itu tanpa sadar.
"ya ampun aku kenapa sih bisa geer gini padahal kan tadi kak indra bilang seperti itu tanpa sadar " gumam melisa seorang diri .
" melisaaa ! Ini bener kamu mel ?" sapa seseorang kepada melisa.
"ahhh ini navisa kan ? Ya ampun kamu makin cantik aja ! Iya ini aku melisa " jawab melisa pada orang itu yang tak lain adalah navisa teman masa kecilnya.
" ya ampun mel ! Mentang-mentang sudah tinggal di kota sekarang kamu makin glowing aja " kata navisa .
" ah kamu bisa aja kamu juga makin gemoy ihh gemes dehh " melisa mencubit kedua pipi milik navisa .
"ihh jangan ngeledek deh , aku inscure lho aku gendut sekarang " navisa nengerucutkan bibirnya .
__ADS_1
"ihh siapa bilang kamu gendut kamu cantik tau hanya pipi kamu saja yang gemoy badanmu bagus kok " melisa memuji .
" ahh kamu bisa aja dehh " navisa mendorong pelan bahu melisa.
"biasa aja dong udah di puji juga " melisa malas.
"hehe iya maaf , ehh ngomong-ngomong kamu sama siapa kesini ?" tanya navisa .
"aku sama bang aldi-aldo siapa lagi sih yang suka ngintilin aku " ucap melisa.
"hilihhh bukannya kamu ya gak mau jauh dari kedua cogan itu " jawab navisa memutar bola matanya malas.
"melisaaaaa,, kamu lari nya kenceng banget sih" ketika melisa sedang berbincang indra memanggil melisa.
"lho mel, ini kan kak indra anak juragan itu kan ? Kenapa bisa bersamamu hayooo ada hubungan apa dan katanya kamu kesini cuma sama cogan kembar itu ?"navisa memborong pertanyaan pada melisa.
" sutttt" melisa menaruh telunjuknya di bibir navisa ," kalau nanya pelan-pelan dong aku kan bingung jawabnya " keluh melisa .
"heheh makanya jawab dong " kata navisa.
Indra yang berada disana merasa di kacangin tapi dia tidak keberatan karena dengan begitu indra bisa berlama-lama menatap wajah cantik melisa dengan senyuman menampakam gigi gingsulnya membuat melisa terlihat sangat cantik.
" aku kesini memang bersama aldi dan aldo tapi gak tau deh mereka dimana sekarang ketinggalan kali " kata melisa.
"ya dia ikut kan kak indra sama bang aldi satu fakultas jadi dia ikut kesini ".
"oh begitu".
Ketika sedang berbincang aldi dan aldo muncul .
"wahhhh abang kalian tambah keren deh " puji navisa berbinar ketika melihat kedatangan dua anak kembar itu .
"wahhh kamu makin gemoyy aja deh , ihh lucu banget " aldi dan aldo mencubit pipi navisa gemas.
"ihh kalian sama saja nih kaya navisa ini pipi tau bukan bakpau maen cubit aja " navisa mengusap pipinya karena merasa sakit .
"habisnya kamu gemesin " aldi terlihat ingin mencubitnya lagi tapi buru-buru navisa menghindar.
"kalian sebenarnya mau kemana sih ? Kok rame-rame "tanya navisa.
"kita hanya ingin jalan-jalan saja , kamu ikut yuk sama kita agar adik kecil kita ini gak kesepian karena ceweknya cuma dia doang " aldo merangkul pundak melisa.
"ihh abang mah aku bukan anak kecil lagi sekarang liat nih bahkan tinggi badan kita hampir sama" ucap melisa sembari berjinjit.
__ADS_1
"hilihhh curang kamu kan pakai sepatu tinggi udah gitu jinjit pula "aldo tak mau kalah.
"udahh...udahh kita jadi jalan-jalan gak sih kok malah berdebat"navisa berusaha melerai.
"ya udah ayo " sahut melisa mendahului sepupunya itu.
Melisa dan teman-temannya berjalan menyusuri desa itu tak lupa juga mereka mengabadikan setiap momen untuk kebutuhan story nya atau untuk di simpan sebagai kenang-kenangan .
Sudah puas berjalan-jalan mereka mencari tempat makan yang dekat dengan pemandangan yang indah.
"wahhh pemandangan disini ternyata sangat indah ya padahal 15 tahun aku tinggal di kampung ini tapi gak pernah melihat pemandangan yang indah ini " gumam melisa takjub.
"karena kamu semasa kecil hingga remaja hanya tinggal di kebun jeruk milik papaku saja ketika menginjak dewasa kamu tinggal di kota , harusnya kamu senang kita ajak jalan kesini , iya ga rifal dua ! "ujar indra pada aldi meminta persetujuan.
Indra memanggil aldo rifal satu dan aldi rifal dua karena nama lengkap kedua cogan kembar itu rifaldo dan rifaldi.
"hahh rifal dua ??"tanya melisa dan navisa bersamaan .
"maksudnya rifal dua itu adalah aku aldi yang paling tampan di kampung ini " aldi menepuk-nepuk dadanya.
" aduhh ada-ada saja deh kenapa ga rifaldi saja sih biar gampang!"melisa merasa heran.
"ya biar beda dari yang lain gitu lho bocil !" seru indra.
"iya deh terserah kalian saja yang penting kalian senang" tutup melisa .
tak lama kemudian mereka sudah mendapatkan tempat makan yang cocok untuk mereka .
"kalian mau makan apa biar aku traktir " tanya indra.
"wihhhh bos gue nih ,, meledakkk " ujar aldi merangkul bahu indra.
"sok banget sih kamu bang giliran d traktir aja paling depan " kata melisa pada aldi.
"heheheheh kalau yang gratisan mh siapa sih yang nolak " jawab aldi cengengesan.
"yaudah jangan ribut cepetan makan keburu sore nih kita kan jalan kaki mana udah jauh banget nih kita jalan" kata indra.
"nav , kamu mau pesan apa ? Tanya melisa pada navisa.
"hehe aku gak ngerti mel ! aku samakan aja lah sama kamu " jawab navisa .
"ya ampun kirain bingung kenapa dari tadi bulak balik menu ".
__ADS_1
melisa dan teman-temannya memesan sesuai keinginan masing-masing , tak lama kemudian pesanan pun datang.