Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 27


__ADS_3

Brumm..


Cekittt..


Motor yang di kendarai aldo tiba di sebuah restaurant tempat di mana aldi dan teman-temannya berada sekarang.


Aldo masuk ke dalam restaurant tersebut matanya celingukan mencari keberadaan aldi dan yang lainnya.


Aldi terlihat melambaikan tangannya ke arah aldo , lalu aldo memghampirinya.


" wahh itu dia , ayo kita kesana ?" ajak aldo menggandeng tangan angel .


" ehh ini kakak yang di pesta itu ya ? Wahh ternyata emang cantik ya walau tanpa makeUp " puji melisa ketika aldo dan angel tiba di meja mereka.


" hai mel , kamu juga cantik banget lucu kaya bukan anak kuliahan lho kamu itu kayak anak SMP ." ucap angel.


" wahh parah lo parah banget , banget ,banget , masa lo jadian sama cewek cantik gini gak kasih tau kita sih , kita aja minta pendapat dari lo , curang ahh " cerocos aldi .


" kan kejutan , kalau kasih tau lo kan nanti kalian gak kaget !" seru aldo tanpa dosa.


" gak seru ahh , ya udah ayo makan gue udah kelaparan dari tadi sampai gemeteran gini " sahut indra yang sedari tadi memang sudah lapar.


"hahahahaha " aldi dan yang lainnya menertawakan indra , sementara yang di tertawakan hanya tersenyum kikuk.


" ya udah ayo pesan makanannya katanya udah lapar malah diem aja " kata aldo .


Melisa memanggil pelayan disana lalu mereka memesan makanan sesuai selera masing-masing . Tak butuh waktu lama makanan datang , semua anak-anak itu makan dengan lahap karena memang sedang lapar .


Setelah seselai makan mereka tidak langsung pulang tetapi berbincang dulu sampai puas.


" eh kak , kenalin ini teman aku dari desa namanya navisa " melisa memperkenalkan temannya itu kepada angel.


" hai angel ".


" navisa kak " . Keduanya mengulurkan tangannya.


" senang bisa berkenalan dengan kalian , dan kamu juga sangat cantik alami gemoi menggemaskan deh " ucap angel mencubit pelan pipi navisa.


" ah kakak bisa aja , kakak juga cantik body nya bagus apa kakak suka berolahraga " puji navisa .


" ahh kamu bisa aja , aku hanya olahraga seminggu sekali itu juga kalau sempat hehe " ucap angel tersipu malu karena di puji oleh sesama perempuan itu rasanya memang beda.

__ADS_1


" bisa-bisanya lo ya nyari cewek yang nyaris sempurna udah bodynya bagus cantik calon dokter pula " puji indra.


Melisa melirik sinis pada indra.


" oh jadi menurut kakak aku ini gak cantik , bodynya gak bahenol terus bukan calon dokter juga " ucap melisa dengan gaya judesnya.


" e-ehh bukan , bukan begitu aduhh gimana ya jelasinnya , kamu cantik kok , imut terus body kamu juga bagus kok , montok hehehe terus kamu juga kan calon CEO cantik dan sukses nantinya " indra merayu melisa.


" amiiinnn " balasnya serentak karena indra mengucapkan yang baik-baik untuk melisa.


" hayoo lo , ndra makanya sebelum mau pacaran itu harus tau dulu gimana sifat cewek apalagi lo malah muji cewek lain di hadapan pacar lo sendiri dasar parah lo " ucap aldi.


" iya parah ih kak indra " navisa menimpali.


" iya maaf deh kan bukan gitu maksud gue " indra menunduk .


" maafkan aku mel , gara-gara aku kalian jadi berdebat" ucap angel.


Melisa mendekati angel lalu menangkup tangannya angel .


" kakak gak perlu minta maaf , kakak gak salah kok lagian tadi aku cuma becanda kita udah biasa kayak tom and gerry apalagi aku sama bang aldi akan lebih parah dari ini jadi kakak jangan kaget lagi ya !" ucap melisa menenangkan angel.


" aku seneng deh bisa masuk ke circle kalian , kalian itu sederhana tapi ada banyak kebahagiaan disana , kamu tau selama ini aku gak punya temen karena katanya aku centil suka rebut pacar mereka padahal gak kayak gitu " cerita angel .


" hussshh " aldi menyenggol tangan navisa .


" heheh maaf kak aku terlalu bersemangat " ucap navisa cengengesan.


" aku janji gak bakalan berbuat ulah aku senang berada bersama kalian sumpah ya kalian itu baik banget akur saling menjaga satu sama lain " ucap angel.


" Angel " terdengar suara tegas dari belakang angel .


Angel memutar badannya untuk mencari arah suara itu.


" papa , siapa dia pa ! " bentak angel pada papanya.


" jangan ikut campur kamu angel , kenapa kamu bersama gembel-gembel seperti mereka " bentak papa angel.


" aku lebih suka sama mereka pa , papa juga jangan ikut campur sama kehidupanku lebih baik papa urus aja ****** papa ini " ucap angel.


Plakkk..

__ADS_1


Papa angel menampar keras pipi putih milik angel sampai angel tersungkur ke lantai.


Dengan sigap melisa menghampiri dan membangunkan angel.


"kakak gak apa-apa , ayo bangun " melisa membangunkan angel lalu membawa angel ke pelukannya.


" om jangan kayak gitu sama anak om sendiri , ayahku juga dulu seperti itu suka bawa-bawa perempuan tapi ayahku tidak pernah menyakiti aku " ujar melisa melawan papanya angel.


" diem kamu anak kecil , jelas beda saya kaya raya banyak uang sedangkan ayahmu pasti orang miskin kan makanya dia tidak berani menyakitimu " ucap papa angel sombong .


" cihhh sombong " melisa berdesis.


" angel kamu pulang sekarang dan papa gak mau kamu bergaul dengan gembel seperti mereka ini " perintah heru , papa angel.


" papa gak usah ngatur-ngatur aku . aldo ayo anterin aku pulang !" ajak angel menarik tangan aldo .


" berani sekali kamu angel melawan papamu sendiri " teriak heru.


Tetapi angel tidak mendengarkannya angel terus saja pergi tanpa menoleh ke belakang , melisa dan yang lainnya mengikutinya dari belakang.


" kasian ya kak angel , aku pikir dia orang kaya yang bahagia ternyata papanya jahat banget ihh ngeri aku " melisa bergidig ngeri melihat tingkah papanya angel .


Setelah tiba di parkiran karena kebetulan disana sedang sepi , angel menghentikan langkahnya .


" do , boleh aku memelukmu sebentar saja " pinta angel.


aldo merentangkan tangannya lalu menganggukan kepalanya . Angel dengan sigap masuk ke dalam pelukan aldo.


Dia menangis tersedu-sedu di dalam pelukan aldo itu , aldo mengelus-elus punggung angel.


" menangislah sepuasmu , sampai kamu merasa tenang " ucap aldo.


Angel menangis semakin menjadi-jadi.


" aku gak nyangka papa akan tega menamparku di depan umum demi membela si ****** itu , aku benci papaku "ucap angel.


"kamu tenang dulu , kamu jangan seperti itu , mau bagaimana pun dia tetap papamu kalau udah tenang kalian ngomong baik-baik ya " pinta aldo melepaskan pelukannya lalu menghapus air mata angel.


" tapi papaku jarang pulang , aku hanya berdua bersama bibi di rumah " kata angel.


" nanti kalau dia pulang " ucap aldo lagi.

__ADS_1


Angel mengangguk .


__ADS_2