Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 25


__ADS_3

Ting..tong..


Yanto memencet bell rumah mira , bi surti bergegas membuka pintu untuknya.


Ceklek ..


Surti membuka pintu.


" maaf mau bertemu siapa " surti belum tau tentang yanto karena yang dia tau majikannya itu seorang janda itu saja.


" ohh art baru ya , saya yanto ayahnya melisa " yanto memperkenalkan diri .


" ada apa bi , kok berdiri di luar " tiba-tiba mor muncul.


" ini bu , katanya ayahnya non melisa " ucap surti lalu mira mendekati kedua orang itu.


" oh mas yanto , ayo masuk kok pagi banget kesini melisa belum bangun deh kayanya " ucap mira mempersilakan masuk .


Ketiga orang itu masuk ke dalam rumah dan duduk di kursi ruang tamu tersebut sementara bi surti masuk ke dapur untuk membuatkan minuman hangat untuk kedua majikannya itu.


Tak berapa lama kemudian bi surti kembali dengan dua cangkir teh hangat di nampannya.


"silakan bu , pak , di minum maaf ya pak tadi tidak langsung mempersilakan masuk terlebih dahulu malah saya tanya-yanya di luar" ucap bi surti membungkukkan badannya.


"iya gak apa- apa bi gak perlu minta maaf , saya tau bibi harus waspada malah saya senang ternyata bibi sangat tanggung jawab untuk menjaga keluarga ini " ucap yanto.


" terima kasih pak , kalau begitu saya ke belakang " pamit bi surti.


bi surti pergi ke belakang untuk mencuci pakaian milik majikannya sementara mira dan yanto mengobrol di depan rumah karena mereka merasa risih kalau harus ngobrol di satu ruangan sementara disana hanya ada dia dan mantan suaminya itu.


Yanto dan mira duduk di dekat kebun bunga milik mira dan melisa tersebut.


ekheemm..yanto berusaha menetralkan tenggorokannya.


"jadi gini mir , pagi ini saya harus berangkat lagi ke surabaya soalnya disana ada masalah kecil lah biasa makanya aku kesini pagi banget maaf ya ganggu istirahatnya " yanto membuka obrolannya.


"lho kok hari ini bukannya baru bisa pulang besok ya " tanya mira.


"iya , maunya sih masih lama aja disini , tapi ini juga kan sudah tanggung jawab aku jangam karena aku yang punya usaha ini terus aku malah enak-enakan " jelas yanto.

__ADS_1


"iya juga sih , semoga masalahnya cepet selesai deh ya dan bukan masalah yang patal " kata mira .


" untuk mobil yang udah aku janjikan kemarin kalian beli aja sendiri aku udah titipin sama aldo biarlah anak muda yang pilih sendiri " ucap yanto becanda.


" tapi melisa belum bangun , mau di tunggu aja mas " kata mira.


"gak usah deh , aku buru-buru banget sampaikan maaf aja dari aku karena gak pamitan aku jalan sekarang aja " pamit yanto.


"gak sarapan dulu ?" tanya mira.


"gak usah , ya sudah kalian hati-hati " yanto beranjak dan pergi meninggalkan mira.


Mira masuk ke dalam rumahnya .


" lho , bu bapaknya mana ? ini saya sudah siapkan sarapan " tanya bi surti celingukan mencari keberadaan yanto.


" dia sudah pulang ayahnya melisa hanya pamit saja soalnya dia harus pergi lagi ke surabaya untuk menguruskan pekerjaannya ".


" Oalahh begitu ya , jadi ini gimana dong saya bikin sarapan banyak ?" ucap bi surti.


" simpan saja nanti keponakan saya kesini , nanti jika dia sudah datang tolong di panasi ya , aku mau mandi dulu mau buru-buruvke toko ".


Mira pergi beranjak ke kamarnya tapi sebelumnya dia mengintip kamar putrinya.


ceklek ..


Mira membuka pintu kamar melisa tapi tidak terdapat melisa disana , mira mendekati kamar mandi terdengar suara percikan air dari dalam sana itu artinya melisa sedang mandi .


Mira kembali menutup kamar melisa dan melanjutkan langkahnya menuju kamarnya sendiri.


waktu sudah menunjukan pukul 7.00 melisa dan mira turun ke bawah untuk sarapan hari ini keduanya tidak terlalu bangun pagi karena sudah ada yang mengurus rumahnya.


"assalamualaikum " sahut dua orang laki-laki dari luar.


" waalaikum salam " sahut mira teria ." bi tolong bukain pintunya itu keponakan saya sudah datang " pinta mira.


Bi surti mengangguk lalu membukakan pintu untuk orang tersebut.


Ceklek..

__ADS_1


"silakan ma__" bi surti menggantungkan ucapannya , bi surti merasa bingung kemudian dia menatap aldi dan aldo secara bergantian ." kok ada dua ?" tanyanya.


" hai , pasti bibi art baru disini ya , perkenalkam aku aldi dan ini abangku aldo kami ada dua kan ? Iya dong kami kan kembar tapi bibi jangan kaget ya setiap hari pasti kami akan selalu kesini untuk meminta makan jadi bibi harus masak yang banyak " ucap aldi panjang lebar.


Aldo hanya mendengus kesal melihat tingkah kembarannya itu.


"maaf ya bi , kembaran saya ini memang gitu suka ngeselin jadi bibi jangan kaget lagi ya hehe " ucap aldo


"iya den , gak apa-apa silakan masuk ibu sudah nunggu di dalam " ucap surti.


"iya bi terima kasih " ucap aldo.


Aldo dan aldi pergi melewati bi surti yang masih mematung di depan pintu .


" keduanya ganteng banget tapi yang satu ceria yang satu cool , mereka udah punya pacar belum ya kalau belum mau aku jodohkan sama cucuku yang masih 9 tahun hihihi " gumam bi surti dalam hati.


" selamat pagi semuanya " sapa aldi .


" pagi keponakan-keponakanku yanga ganteng , wihhh udah wangi mau kemana ni? " tanya mira basa basi.


"ahh tante bisa aja kan tadi udah janjian kita kan mau ngedate berdua si aldo yang sok cool gak usah di ajak apalagi melisa udah punya pacar " ucap aldi becanda.


"ah kalian bisa aja becandanya , ya udah ayo sarapan dulu sebelum kalian berangkat " pinta mira .


" ahh bi ayo sarapan bareng " ucap aldo.


"gak usah den , bibi sarapan di dapur aja " tolak bi surti.


" eh iya hari ini kan hari pertama melisa masuk kuliah , kalian masuk jam berapa ?" tanya mira.


" kita masuk siang kok tan , sebelum berangkat kita mau ajak melisa pergi untuk mencari mobil sesuai keinginan melisa tadi malam om yanto yang menyuruh kami " jelas aldo.


"oh gitu ya , baiklah , oh iya kalian sarapan aja bertiga ya tante pergi duluan mau ke toko buru-buru banget nih " ucap mira.


"iya tante hati-hati " ucap aldo dan aldi mencium punggung tangan mira.


"sayang , kamu hati-hati ibu pergi ya " ucap mira pada putrinya itu .


"iya bu , ibu juga hati-hati , dahh ibu " ucap melisa.

__ADS_1


Mira pergi menggunakan mobilnya karena setelah dari toko mira akan pergi ke toko cabang lain untuk memeriksa saja , mira sudah memiliki 3 cabang toko di kota bogor itu dan sudah memiliki beberapa pegawai , hanya saja toko yang sering mira datangi itu toko paling dekat dengan rumahnya hanya menggunakan motor saja dan tidak perlu macet-macetan.


__ADS_2