Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 23


__ADS_3

Yanto memasukan kedua tangannya kedalam saku celana sambil menatap kedua anak itu secara bergantian dengan tatapan tajamnya , indra sampai gemeteran di buatnya.


" aduhhh , kok om yanto liatin aku kaya gitu ya apa salah aku " gumam indra dalam hati .


" ayah kenapa ya kok beda sih sekarang serem banget " gumam melisa bergidik ngeri.


"ekheemm " yanto berusaha menetralkan tenggorokannya."ayo masuk" lanjutnya .


Mereka mengikuti yanto dari belakang dengan perasaan hati yang was-was.


" ayo duduk " ucap yanto datar .


" iya om ".


"iya ayah ". Ucap indra dan melisa bersamaan.


" kalian dari mana ?" ucap yanto to the poin .


"kami dari rumah navisa ayah karena dia baru saja pindah dan kami membantu " balas melisa.


" kenapa gak nunggu aldi dan aldo , kenapa hanya pergi berdua " selidik yanto.


" e-euumm " melisa menggigit bibir bawahnya karena bingung hendak menjawab apa .


Yanto milirik ke arah indra yang sedang menunduk.


" dan kamu ! Aku tau kamu anaknya bayu juragan di desa dimana tempat mertua saya bekerja dulu , benar kan !" ucap yanto.


"i-iya om saya anaknya papa bayu " jawab indra gugup.


"jangan mentang-mentang kamu orang kaya kamu bisa seenaknya sama anak saya ya ! Saya mengenal dekat papamu karena sekarang saya bekerja sama dengannya " ucap yanto.


"i-iya om " jawab indra gugup .


" oke hari ini saya maafkan kamu , tapi lain kali kalau mau bawa anak orang izin dulu sama orang tuanya " skak yanto.


Indra terkesiap.


" tapi yah , tadi kak indra sudah minta izin pada ibu " bela melisa.


Indra yang merasa dirinya di bela tersenyum ke arah melisa sambil mengedipkan sebelah matanya sampai melisa melotot tak habis pikir dengan tingkah indra sedang di introgasi masih sempat-sempatnya berbuat genit seperti itu .


" tapi tadi kalian hanya pamit pada ibumu sedangkan sekarang ayah berada di kota ini harusnya kalian meminta izin juga pada ayah " jawab yanto.


Mira menunduk karena dia yang meminta indra untuk mengantarkan melisa.

__ADS_1


mira pergi ke dapur untuk mengambil minuman dingin agar suasana tidak terlalu tegang.


tak berapa lama kemudian mira muncul dengan empat gelas jus dan beberapa cemilan.


" daripada kalian pada tegang mendingan kalian minum dulu biar pikiran makin fress nanti debatnya di lanjut lagi hehhe " ucap mira dengan mode random nya.


Slruupppp ....


Ketiganya meminum jus yang di berikan oleh mira tadi karena memang indra dan melisa sudah sangat kehausan.


Yanto pun sedikit lebih tenang , ia mengusap dadanya sambil beristigfhar .


" maafkan ayah ya nak , ayah tidak bermaksud seperti itu , ayah cuma tidak ingin putri ayah satu-satunya ini kenapa-napa " ucap yanto mengelus lembut pucuk kepala melisa.


"iya ayah gak apa-apa kok ayah , malahan melisa senang ayah perhatian sama melisa " balas melisa tersenyum.


" oh iya kamu udah liat mobil di depan rumah kan , gimana kamu suka gak ?" tanya yanto.


"suka kok ayah itu bagus banget keren deh , itu mobil ayah kan ? " melisa balik bertanya.


Yanto menggelengkan kepalanya dan tersenyum , sementara melisa menyatukan alisnya bingung.


" ohh pasti ayah pinjem kan , ehh tapi kok minjem sih ayah juga pasti sanggup kan beli mobil kaya gitu " ucap yanto.


" ayah memang beli itu tapi itu bukan mobil ayah " ucap yanto sengaja menggantungkan ucapannya agar anaknya itu semakin penasaran .


" lalu " tanya melisa.


" mobil itu ayah persembahkan untukmu , semoga kamu suka dan semakin giat lagi belajarnya " ucap yanto.


Melisa menganga tak percaya.


"ayah serius !! Itu untukkj tapi ayah itu terlalu bagus aku mau yang biasa aja ah " keluh melisa.


"yahh ,, ayaah pikir kamu menginginkan mobil seperti ini " yanto memasang wajah sedih .


"ayah maafkan aku , bukannya aku gak suka tapi ini terlalu bagus untuk anak kuliahan sepertiku apalagi aku anak baru " balas melisa.


Mobil milik melisa itu , mobil yang hanya untuk dua orang pintunya bisa terbuka secara otomatis dan bagian atasnya bisa dibuka.


" yaudah kalau kamu gak mau yang seperti itu besok sebelum ayah pergi ke surabaya lagi kamu harus ikut dengan ayah , kamu pilih aya sendiri , oke " pinta yanto.


" terus mobil ini , gimana ?" tanya melisa.


"mobil ini simpan saja disini kalau aldi dan aldo mau pinjam kalian kasih aja ya " jawab yanto.

__ADS_1


"tapi sayang ayah uangnya kalau harus terus buat beli mobil hanya karena aku gak suka " ucap melisa.


" gak apa- apa daripada kamu gak nyaman kan kamu makainya lagian ayah cari uang juga semua hanya untukmu jadi kamu jangan sungkan ya kalau mau apa-apa tinggal bilang aja sama ayah " pinta yanto.


"ayahhh " melisa memeluk ayahnya , yang di balas oleh yanto.


Yanto melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.


" ayah harus pulang deh kayanya , ada meeting di dekat hotel ayah menginap , ayah pergi dulu ya , besok kita pergi mencari mobil yang kamu suka " ujar yanto.


" baiklah ayah , hati-hati di jalan".


Yanto bergegas pergi keluar , tetapi indra mengejarnya.


" ehh om gak bawa mobil ya biar aku antar aja " indra menawarkan diri.


" aduhh aku sampai lupa " yanto menepuk jidatnya.


Melisa dan mira menggelengkan kepalanya.


" tante , melisa aku pamit pulang ya " pamit indra.


" iya silakan makasih udah anterin melisa dengan selamat " kata mira.


Yanto dan indra bergegas pergi.


Kini hanya tinggal mira dan melisa di dalam rumah .


" maafkan ibu ya sayang , gara-gara ibu kalian di marahin sama ayah kamu " mira merasa tak enak pada anaknya itu.


" ibu gak perlu minta maaf , ibu gak salah kok lagian tadi bang aldo sama aldi ada disana kok tapi cuma sebentar aja karena ada kerjaan mendadak kata navisa sih gitu " jelas melisa.


" iya kata ayahmu dia akan membuka cabang baru di jakarta , hebat ya mereka masih muda tapi sangat pekerja keras " kata mira.


" iya bu , kemarin waktu ke acara pesta aku di beliin gaun terus aku di dandanin cantik banget udah gitu aku masuk ke salon mahal , ya ampun mimpi apa aku bisa punya abang tajir " jelas melisa.


"oh ya " balas mira antusias.


" iya bu , udah gitu mereka juga sangat tampan tapi bang aldo kalau di luar cuek banget tau bu , itu lho yang punya pesta aja di cuekin padahal cantik bodynya juga aduhai , giliran sama aku dia posesif banget " cerita melisa.


"itu karena mereka takut terjadi sesuatu sama kamu , nanti kalau mereka udah punya pasangan yang cocok yakin deh orang dingin kayak gitu akan bucin banget " ucap mira.


"aku gak tau abang bakal punya pacar atau nggak orang datar banget tapi kok banyak yang suka ya aneh banget aku " tutur melisa.


Sepasang ibu dan anak itu sedang asyik berbincang tiba-tiba bel rumahnya berbunyi.

__ADS_1


Ting tongg..


__ADS_2