
Yanto memasukan kedua tangannya kedalam saku celana sambil menatap kedua anak itu secara bergantian dengan tatapan tajamnya , indra sampai gemeteran di buatnya.
" aduhhh , kok om yanto liatin aku kaya gitu ya apa salah aku " gumam indra dalam hati .
" ayah kenapa ya kok beda sih sekarang serem banget " gumam melisa bergidik ngeri.
"ekheemm " yanto berusaha menetralkan tenggorokannya."ayo masuk" lanjutnya .
Mereka mengikuti yanto dari belakang dengan perasaan hati yang was-was.
" ayo duduk " ucap yanto datar .
" iya om ".
"iya ayah ". Ucap indra dan melisa bersamaan.
" kalian dari mana ?" ucap yanto to the poin .
"kami dari rumah navisa ayah karena dia baru saja pindah dan kami membantu " balas melisa.
" kenapa gak nunggu aldi dan aldo , kenapa hanya pergi berdua " selidik yanto.
" e-euumm " melisa menggigit bibir bawahnya karena bingung hendak menjawab apa .
Yanto milirik ke arah indra yang sedang menunduk.
" dan kamu ! Aku tau kamu anaknya bayu juragan di desa dimana tempat mertua saya bekerja dulu , benar kan !" ucap yanto.
"i-iya om saya anaknya papa bayu " jawab indra gugup.
"jangan mentang-mentang kamu orang kaya kamu bisa seenaknya sama anak saya ya ! Saya mengenal dekat papamu karena sekarang saya bekerja sama dengannya " ucap yanto.
"i-iya om " jawab indra gugup .
" oke hari ini saya maafkan kamu , tapi lain kali kalau mau bawa anak orang izin dulu sama orang tuanya " skak yanto.
Indra terkesiap.
" tapi yah , tadi kak indra sudah minta izin pada ibu " bela melisa.
Indra yang merasa dirinya di bela tersenyum ke arah melisa sambil mengedipkan sebelah matanya sampai melisa melotot tak habis pikir dengan tingkah indra sedang di introgasi masih sempat-sempatnya berbuat genit seperti itu .
" tapi tadi kalian hanya pamit pada ibumu sedangkan sekarang ayah berada di kota ini harusnya kalian meminta izin juga pada ayah " jawab yanto.
Mira menunduk karena dia yang meminta indra untuk mengantarkan melisa.
__ADS_1
mira pergi ke dapur untuk mengambil minuman dingin agar suasana tidak terlalu tegang.
tak berapa lama kemudian mira muncul dengan empat gelas jus dan beberapa cemilan.
" daripada kalian pada tegang mendingan kalian minum dulu biar pikiran makin fress nanti debatnya di lanjut lagi hehhe " ucap mira dengan mode random nya.
Slruupppp ....
Ketiganya meminum jus yang di berikan oleh mira tadi karena memang indra dan melisa sudah sangat kehausan.
Yanto pun sedikit lebih tenang , ia mengusap dadanya sambil beristigfhar .
" maafkan ayah ya nak , ayah tidak bermaksud seperti itu , ayah cuma tidak ingin putri ayah satu-satunya ini kenapa-napa " ucap yanto mengelus lembut pucuk kepala melisa.
"iya ayah gak apa-apa kok ayah , malahan melisa senang ayah perhatian sama melisa " balas melisa tersenyum.
" oh iya kamu udah liat mobil di depan rumah kan , gimana kamu suka gak ?" tanya yanto.
"suka kok ayah itu bagus banget keren deh , itu mobil ayah kan ? " melisa balik bertanya.
Yanto menggelengkan kepalanya dan tersenyum , sementara melisa menyatukan alisnya bingung.
" ohh pasti ayah pinjem kan , ehh tapi kok minjem sih ayah juga pasti sanggup kan beli mobil kaya gitu " ucap yanto.
" ayah memang beli itu tapi itu bukan mobil ayah " ucap yanto sengaja menggantungkan ucapannya agar anaknya itu semakin penasaran .
" lalu " tanya melisa.
" mobil itu ayah persembahkan untukmu , semoga kamu suka dan semakin giat lagi belajarnya " ucap yanto.
Melisa menganga tak percaya.
"ayah serius !! Itu untukkj tapi ayah itu terlalu bagus aku mau yang biasa aja ah " keluh melisa.
"yahh ,, ayaah pikir kamu menginginkan mobil seperti ini " yanto memasang wajah sedih .
"ayah maafkan aku , bukannya aku gak suka tapi ini terlalu bagus untuk anak kuliahan sepertiku apalagi aku anak baru " balas melisa.
Mobil milik melisa itu , mobil yang hanya untuk dua orang pintunya bisa terbuka secara otomatis dan bagian atasnya bisa dibuka.
" yaudah kalau kamu gak mau yang seperti itu besok sebelum ayah pergi ke surabaya lagi kamu harus ikut dengan ayah , kamu pilih aya sendiri , oke " pinta yanto.
" terus mobil ini , gimana ?" tanya melisa.
"mobil ini simpan saja disini kalau aldi dan aldo mau pinjam kalian kasih aja ya " jawab yanto.
__ADS_1
"tapi sayang ayah uangnya kalau harus terus buat beli mobil hanya karena aku gak suka " ucap melisa.
" gak apa- apa daripada kamu gak nyaman kan kamu makainya lagian ayah cari uang juga semua hanya untukmu jadi kamu jangan sungkan ya kalau mau apa-apa tinggal bilang aja sama ayah " pinta yanto.
"ayahhh " melisa memeluk ayahnya , yang di balas oleh yanto.
Yanto melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.
" ayah harus pulang deh kayanya , ada meeting di dekat hotel ayah menginap , ayah pergi dulu ya , besok kita pergi mencari mobil yang kamu suka " ujar yanto.
" baiklah ayah , hati-hati di jalan".
Yanto bergegas pergi keluar , tetapi indra mengejarnya.
" ehh om gak bawa mobil ya biar aku antar aja " indra menawarkan diri.
" aduhh aku sampai lupa " yanto menepuk jidatnya.
Melisa dan mira menggelengkan kepalanya.
" tante , melisa aku pamit pulang ya " pamit indra.
" iya silakan makasih udah anterin melisa dengan selamat " kata mira.
Yanto dan indra bergegas pergi.
Kini hanya tinggal mira dan melisa di dalam rumah .
" maafkan ibu ya sayang , gara-gara ibu kalian di marahin sama ayah kamu " mira merasa tak enak pada anaknya itu.
" ibu gak perlu minta maaf , ibu gak salah kok lagian tadi bang aldo sama aldi ada disana kok tapi cuma sebentar aja karena ada kerjaan mendadak kata navisa sih gitu " jelas melisa.
" iya kata ayahmu dia akan membuka cabang baru di jakarta , hebat ya mereka masih muda tapi sangat pekerja keras " kata mira.
" iya bu , kemarin waktu ke acara pesta aku di beliin gaun terus aku di dandanin cantik banget udah gitu aku masuk ke salon mahal , ya ampun mimpi apa aku bisa punya abang tajir " jelas melisa.
"oh ya " balas mira antusias.
" iya bu , udah gitu mereka juga sangat tampan tapi bang aldo kalau di luar cuek banget tau bu , itu lho yang punya pesta aja di cuekin padahal cantik bodynya juga aduhai , giliran sama aku dia posesif banget " cerita melisa.
"itu karena mereka takut terjadi sesuatu sama kamu , nanti kalau mereka udah punya pasangan yang cocok yakin deh orang dingin kayak gitu akan bucin banget " ucap mira.
"aku gak tau abang bakal punya pacar atau nggak orang datar banget tapi kok banyak yang suka ya aneh banget aku " tutur melisa.
Sepasang ibu dan anak itu sedang asyik berbincang tiba-tiba bel rumahnya berbunyi.
__ADS_1
Ting tongg..