
"astaga biasa aja ngomong nya gue kaget ".
"ya abisnya lo sih katanya gak denger tapi denger gimana sih !!".
"ya kan gue cuma denger itu doang lagian kamu aneh banget deh aku kan saudara pake segala rahasia-rahasia".
"hehehehe" aldo menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"ayo dong cerita " aldi memaksa.
"lo kepo deh , udah sana mandi tadi gue udah beli makan tinggal lo panasin aja gue ngantuk".
****
Pagi hari melisa tampak sudah siap karena katanya aldo akan mengantar menguruskan semua pendaftaran di kampus barunya.
"assalamualaikum" sahut kedua cowo kembar yang tak lain adalah aldo dan aldi.
"ehh kalian udah sampai " balas mira membukakan pintu untuk kedua keponakannya.
Kedua laki-laki itu menyalami punggung tangan mira secara bergantian.
"melisa nya udah siap belum tan ?" tanya aldo.
"sebentar ya , tante panggil dulu " mira beranjak melangkahkan kakinya menuju kamar anaknya.
Tokk,,,tokk,,,tokkk
Mira nengetuk pintu kamar melisa.
"sayang , aldo dan aldi sudah sampai kamu cepetan turun ya kita sarapan sama-sama " mira berteriak dari luar.
"iya bu , ini tanggung aku sebentar lagi selesai" sahut melisa dari dalam.
Mira meninggalkan kamar melisa dan pergi menuju meja makan .
"kalian makan duluan aja melisa katanya sebentar lagi selesai".
aldi dan aldo mengangguk lalu menyendokan nasi ke piring nya , mereka seperti di rumahnya sendiri karena mira tidak mau di anggap seperti orang lain padahal memang dia tantenya , adik dari ayahnya mereka.
Tak butuh waktu lama melisa datang menyusul.
"hai , selamat pagi semuanya " sapa melisa setibanya di meja makan ,"lho kok sama bang aldi juga memangnya gak ada kegiatan lagi ya selain ngintilin kita " lanjutnya ketika melihat aldi di sebelah aldo.
__ADS_1
"ya elahh gitu banget sih , ya pasti ikut lah dimana ada aldo sudah pasti akan ada aldi , kaya gak tau aja " sahut aldi tanpa dosa.
Melisa mendengus kesal lalu duduk di hadapannya.
"memangnya kenapa sih aku gak boleh ikut , aku gak ganggu kok janji " aldi mengacungkan dua jarinya.
"iya deh , awas aja kalau ganggu ".
"gak boleh gitu ah , kemarin aldo yang kamu cuekin sekarang aldi , nanti kalau gak ada mereka malah nyariin " nasihat mira.
uhukk..uhukkk...aldi keselek dengan air yang ia minum mendengar penuturan tantenya.
"apaa tan ? Melisa jutekin aldo kayanya gak mungkin deh orang melisa nurut banget sama aldo kok mana mungkin dia jutekin hahaha" aldi merasa heran.
"beneran deh , tante gak bohong gak tau deh itu adikmu mungkin lagi jatuh cinta makanya moodnya berubah-ubah" ujar mira.
"hahah tante bisa aja berubah-ubah kaya power ranger aja hihihi" aldi cekikikan .
"udah jangan ngobrol cepetan makan yang banyak setelah ini kita pergi " melisa jutek.
Melisa dan yang lainnya makan bersama , mira sengaja tidak memiliki pembantu karena hanya tinggal berdua dan pekerjaan rumah memang melisa sering membantu setiap hari sebelum bepergian.
Hanya membutuhkan waktu 30 menit mereka selesai makan , seperti biasa setelah makan melisa selalu mencuci piring karena itu yang di ajarkan oleh neneknya waktu tinggal bersama.
"sayang , itu biar ibu aja kamu kan mau pergi ya udah kamu pergi saja nanti telat " mira mengambil alih pekerjaan melisa.
"ayo lah nurut aja lagian disana udah ada kariawan ibu , kemarin ibu mencari 2 pekerja biar ibu ada temannya jadi sekarang ibu sedikit santai " balas mira.
"ya udah bu kalau begitu maaf ya ini jadi ibu yang mencuci ,aku pergi dulu ya bu assalamualaikum "pamit melisa lalu mencium punggung tangan ibunya yang di ikuti oleh aldi dan aldo.
"kami juga pamit ya tante makasih hidangannya kami jadi kenyang heheh " aldi cengengesan.
" sama-sama lho kalian sering-sering kesini ya rumah jadi rame " pinta mira.
"iya tante , insya allah ya udah kalau begitu kami pamit ya tan , assalamualaikum " tutup aldo.
"waalaikumsalam kalian hati-hati " jawab mira.
Ketiga bocah itu pergi meninggalkan rumah melisa tidak lupa kali ini aldi dan aldo menggunakan mobil karena perginya bertiga.
Sementara mira melanjutkan mencuci piring setelah itu siap-siap untuk pergi ke toko kue nya.
Mira mengendarai sepeda motor matic milik melisa karena memang tidak terlalu jauh dari rumahnya.
__ADS_1
Setibanya di toko nya kedua karyawan mira tampak kebingungan karena disana banyak sekali pembeli .
"aduhh kalian kelimpungan gitu maaf ya telat tadi saya ngurusin dulu persyaratan anak saya karena mau daftar kuliah " mira merasa tidak enak.
"iya bu gak apa-apa justru kami yang minta maaf karena tidak bisa melayani dengan baik , kami mohon jangan pecat saya " ucap orang itu.
"siapa juga yang mau pecat kalian lagian kan saya tau kalian belum berpengalaman ya sudah kalau gitu saya ajarin , kalian bagi-bagi tugas ya ".
Mira pun mengajari kedua karyawan barunya , satu orang di tugaskan untuk menuliskan pesanan pelanggan dan yang lainnya di tugaskan untuk menyiapkan semua pesanan.
Hari ini mira cukup lelah karena pembeli hari ini juga cukup banyak daripada hari-hari sebelumnya.
Setelah tokonya itu sudah mulai sepi baru mira bisa duduk santai.
"kalian sini dong jangan berdiri di situ sini duduk sekarang kita harus jadi besti " ajak mira.
Kedua karyawannya itu merasa malu jika harus duduk berdampingan dengan majikannya itu.
"aduh kalian murni sama darsita ayo dong jangan kaya gitu saya gak suka ya , kalian mau saya pecat " ancam mira .
Mendengar ancaman itu keduanya berlari menghampiri mira .
"aduh jangan dong bu , jangan pecat saya lagian nama saya bukan murni nama saya selvi ".
"iya bu namaku juga bukan darsita , namaku sesil".
"ya maaf kan kita belum kenalan , ya udah kenalkan namaku mira pemilik kedai MEMIR BAKERY " ucapnya ,nama MEMIR gabungan dari nama melisa dan mira.
Kelihatan aneh tapi itulah mira suka dengan keanehan .
"kalian itu sebelum kerja disini pernah kerja dulu atau ini pengalaman pertama " mira mulai membuka obrolan
"aku sih baru pertama kali bu makanya tadi saya bingung mau ngapain " jawab selvi .
"oh kalau kamu ? " tanya mira pada sesil.
"aku pernah kerja di kedai bakso sebagai tukang cuci piring tapi saya merasa bosan makanya aku keluar semoga disini aku betah soalnya ibu juga asyik orangnya heheh " jawab sesil.
"kayaknya kalian seumuran sama anak saya deh , nanti kalau hari libur kalian main deh ke rumah saya nanti saya kenalin " ajak mira.
" hehe makasih bu sebelumnya " jawab kedua gadis itu kikuk.
"kalian kenapa sih , memangnya saya terlihat jahat ya kok kaya takut gitu ".
__ADS_1
"enggak kok bu , bukan gitu kami hanya belum terbiasa " jawab dua gadis itu.
"ya sudah sekarang kalian boleh cari makan dulu , tapi jangan lama karena sebentar lagi pengunjung akan mulai ramai " mira memberikan uang lembaran berwarna merah kepada dua gadis itu.