Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 33


__ADS_3

Indra sudah tiba di rumahnya , dia tinggal bersama mbaknya dan mamang tukang kebun .


Dulu indra anak yang manja tetapi sejak bertemu dengan melisa , indra berubah menjadi laki-laki mandiri . Hal itu membuat kedua orangtuanya bangga pada indra.


Indra masuk ke dalam rumahnya tanpa menoleh kanan kiri , indra langsung masuk ke dalam kamarnya padahal disitu ada papa dan mamanya indra .


Brugghh ..


Indra menjatuhkan tasnya sembarangan lalu buru-buru dia masuk ke dalam kamar mandinya .


Indra mengisi bathroob dengan air hangat dengan penuh lalu dia berendam disana.


Huuhhh ...


Indra menghembuskan napasnya kasar .


" awas kamu mel , sekali lagi kamu memakai pakaian seperti itu gak akan aku kasih ampun " gumamnya sambil tersenyum membayangkan melisa .


Sedari tadi gairah indra sudah di puncak tapi ia tidak ingin menghancurkan masa depan kekasihnya itu jadi lebih baik indra pulang saja daripada harus berdekatan dengan melisa yang selalu manja padanya .


Tok..tokk..


Ketika sedang asyik dengan lamunannya tiba-tiba mbak di rumahnya mengetuk pintu tapi indra tidak mendengarnya , dengan sopan mbak membuka pintu secara perlahan .


" permisi , den !" panggil mbak ratna .


Mbak ratna mencari sang pemilik kamar tapi tak kunjung di temukan , " oh mungkin sedang mandi " pikir mbak ratna . Setelah tidak mendapatkan apapun ratna keluar dari kamar indra .


" bu mungkin den indra sedang mandi soalnya tadi saya cari di kamarnya tidak ada " lapor ratna pada mama indra .


" oh ya sudah gak apa-apa kok saya tunggu aja ,mbak boleh kembali ke dapur " ucap dian , mamanya indra .


" baik bu " mbak ratna beranjak pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam majikannya itu .


Tiga puluh menit berlalu tapi indra tak kunjung keluar dari kamarnya , karena dian merasa khawatir akhirnya mau tidak mau dian pergi ke kamar anak laki-lakinya itu untuk memeriksa keberadaan indra . Dian hanya akan menyuruh makan setelah itu apa yang akan di lakukan putranya dian tidak akan mengganggunya lagi .


ceklek..


tangan dian sudah berada di udara ingin mengetuk pintu kamar anaknya namun tiba-tiba indra keluar dengan wajah lebih segar . Bagaimana tidak segar indra sudah melakukan pelepasan di kamar mandi tadi karena jika di tahan dia akan uring-uringan .


Indra menyatukan alisnya ," mama kenapa berdiri disitu ? " tanyanya .


" mama cuma khawatir kamu gak kunjung datang padahal mama udah nungguin kamu "ucap dian .

__ADS_1


" hehe maaf ma , indra kira gak ada orang makanya tadi langsung masuk aja " ucap indra cengengesan .


" huhh dasar , yaudah sekarang kita ngobrol di meja makan aja masa mau berdiri disini " ucao dian .


Indra merangkul bahu mamanya dan berjalan menuju meja makan .


Indra memang sedekat itu dengan mamanya karena dian sendiri yang selalu menjadi teman serta sahabat untuk anaknya itu agar indra tidak merasa canggung walau pada ibunya sendiri .


Kini indra dan dian duduk di meja makan dengan posisi berhadapan.


" kamu darimana aja jam segini baru pulang " tanya dian .


" mama kayak gak tau anak muda aja " sahut indra .


" kamu bisa aja ya jawabnya " ucap dian .


"mama sama papa disini ?" tanya indra .


" iyalah , mama sama papa mau lihat perkembanganmu , sudah sampai mana sih kenakalan anak mama ini " ucap dian gemas .


" mama lupa ya , aku hanya nakal ketika SMP saja setelah itu aku jadi anak yang baik , buktinya aku selalu memberikan nilai bagus pada kalian " cerita indra


" iya mama tau kok kamu begini karena wanita pujaanmj kan " tebak dian .


" gak apa-apa asal kamu tau batasan , ehh tapi gimana sekarang cewek itu pasti sekarang dia udah punya pacar ya " tebak dian.


"iya " jawab indra dengam ekspresi di buat sesedih mungkin.


" ya ampun kasian banget anak mama yang ganteng ini yang sabar ya " dian ter makan ucapan indra .


" iya ma , soalnya aku pacarnya " ujar indra tanpa merasa bersalah .


"oh "respon dian tanpa sadar ." eehh maksudnya gimana ? lanjutnya .


" makanya kalau orang ngomong itu di dengerin jadi oleng kan " ledek indra .


" kamu ya sama orangtua gak sopan " ucap dian .


" aku udah selesai makan , ke kamar ya , bye !" indra segera melarikan diri karena takut di tanya dengan banyak pertanyaan yang gak penting dari ibunya itu .


" indraaa mama beluk selesai ngomong " dian mengejar anaknua yang sudah berlari jauh itu .


Brugghh

__ADS_1


Indra menutup pintunya sangat keras hingga terdengar ke ruangan kerja bayu ,papanya indra .


" dasar bocah gembleng " kata dian kesal karena di tinggal begitu saja oleh anaknya itu .


" ada apa ini kok kayaknya rame banget ?" tanya bayu yang keluar dari ruangannya itu .


"itu lho pa , masa aku belum selesai ngomong dia malah pergi gitu aja ,apa dia gak sayang sama aku ya " ucap dian .


" bukan begitu tapi mungkin dia lagi capek makanya dia buru-buru pergi " ucap indra .


" oh ya udah aku juga mau istirahat aja kalau papa msih ada pekerjaan maaf aku gak bisa temenin aku ngantuk " ucao dian .


" gak apa-apa kamu tidur aja sana papa masih banyak kerjaan " ucap bayu mengelus lembut pucuk kepala istrinya itu lalu bayu mencium kening emi .


Dian masuk ke dalam kamarnya .


Kebetulan malam ini mama dan papa nya indra menginap di rumah milik indra itu .


Sementara indra sedari tadi memang sudah ingin sekali tidur setelah pelepasan tadi entaj kenapa mama indra selalu ngantuk .


Dirumah melisa .


pagi ini aldi dan aldo akan berangkat dari rumah melisa sebelum pergi aldo lebih dulu menghububgi indra agar memjemput melisa disini .


" kok sekarang abang gak mau bareng aku lagi sih memangnya apa salahku ".


"kamu gak salah kok hanya saja akhir-akhir ini aku sedang sibuk jadi maaf ya aku gak bisa ngasih apa -apa " .


" aku hanya ingin waktumu bang , boleh " .


" ya udah kalau maunya kayak gitu , nanti setelah indra kesini dia suruh barengan aldi aja sedangkan kamu bersamaku , paham ".


" sayang abangg 6 muachh " melisa bergelayut manja di lengan aldo yang kekar itu lalu dia mencium singkat bibir seksi milik aldo .


Karena tak tahan melisa selalu menggodanya , kebetulan sekarang hanya ada mereka berdua di meja makan itu .


Aldo menaikan tubuh melisa di atas meja lalu menatap mata melisa dalam-dalam .


" kamu kenapa selalu menggodaku , kamu taukan aku lelaki normal apalagi kamu memakai baju tipis gini , lihat aldo junior jadi bangun " aldo menunjukan senjata tumpul yang masih tertutup rapi tapi menonjol sangat besar .


Melisa melototkan matany kaget ." abang kok mesum sih " ucapnya .


" ini semua gara-gara kamu dan kamu harus tanggung jawab " ucap aldo

__ADS_1


__ADS_2