
Setelah melihat kepergian aldo kini melisa keluar dari kamarnya dan menemui ibunya di dapur.
Melisa mengambil air dingin di kulkas lalu duduk di meja makan.
Melihat kedatangan anaknya , mira pun menghampirinya dan duduk berhadapan.
"mel kamu jangan kayak gitu dong sama sepupu kamu , kasian dia udah lama nunggu malah kamu marahin" nasihat mira.
"apaan sih bu ! Kok ibu malah bela dia lagian siapa juga yang nyuruh dia untuk kesini dan nunggu aku , lagian aku gak suka dia posesif banget kaya gitu , dia itu cuma sepupu kan bukan abang kandung tapi dia sangat berlebihan aku gak bebas " beritahu melisa.
"iya ibu ngerti mungkin dia kaya gitu karena khawatir sama kamu apalagi kalian pernah hidup bersama kan ? Ya udah besok kamu minta maaf sama dia " tutur mira .
"aku bakal minta maaf tapi gak besok juga , aku masih kesal " melisa beranjak dari tempat duduknya.
Mira menggelengkan kepalanya .
Dikamar melisa menggerutu seorang diri , dia kesal dengan sepupunya itu.
"lagian ngapain sih bang aldo pake kerumah segala tadi katanya buru-buru karna ada kerjaan , ini malah ke rumah aneh banget emang " melisa bergumam sendiri di depan cerminnya.
"tapi kalau di pikir-pikir mungkin aku memang keterlaluan memang gak tau terima kasih ya aku sebagai saudara , ya udah deh aku minta maaf aja ".
Melisa beranjak untuk mengambil ponsel di dalam tasnya lalu dia duduk kembali di depan cermin itu.
Melisa menghubungi sepupunya itu.
Tuutt..tutt..tutt..
Panggilan terhubung tak perlu waktu lama aldo mengangkat panggilan dari adik sepupunya itu.
"hallo" sapa aldo di seberang sana.
"bang , kamu sibuk gak sekarang " tanya melisa basa basi.
"enggak sih , hari ini aku gak masuk kerja semua aldi yang handle, kenapa ?".
"ya ampun bang! Dari rumah kakek kamu buru-buru setelah sampai malah aldi yang handle , memang nyusahin kamu mah ih " melisa terdengar kesal.
"aku gak masuk karna aku khawatir sama kamu lagian aldi juga gak masalah kok , daritadi aku ngikutin kamu ketika sudah sampai kost aku nganterin aldi dulu ke tempat kerja , lalu setelah itu aku mencari cafe tempat kalian ketemuan itu tapi gak nemu ya udah karna kamu gak angkat telfon dari aku sejak tadi aku milih ke rumah kamu aja " aldo menjelaskan panjang lebar .
__ADS_1
"ya allah bang ! Segitunya , padahal kan aku udah bilang aku ketemu nya sama teman cewek lagian kenapa sih kamu posesif banget sama aku atau jangan-jangan kamu suka ya sama aku " skak melisa.
"astaga !! Mel , sadar dong kota saudara mana mungkin aku suka sama cewek dekil kaya kamu yang ngejar aku masih pada cantik , jangan kepedean gitu dong " bantah aldo.
"ya lagian abang sih , posesif banget kayak sama pacar aja aku kan jadi takut ".
"tadi kamu mau ngomong apa , nanya-nanya aku sibuk atau enggak".
"kalau gak sibuk aku pengen ketemu aku mau minta maaf soal tadi".
"soal tadi yang mana perasaan aku gak nagsih soal apa-apa sama kamu ".
"ihh aku serius malah becanda , gak lucu !!".
"ya udah apaan cepetan ngomong lama banget ".
"aku mau minta maaf karna tadi udah jutek sama abang itulah aku pengen minta maaf sama abang sekarang".
"tapi sekarang udah malam dodol gak baik anak cewek keluyuran lagian aku gak apa-apa kok kamu jutekin udah biasa kamu kan emang jutek".
"idih enak aja , anak baik kaya gini di anggap jutek".
"tapi kamu kan kerja bang".
"aku bisa cuti lagian cuma libur dua hari gak bikin aku miskin kok lagian ini kan usaha kita jadi terserah dong mau masuk atau enggak ".
yanto kala itu memberikan beberapa uang untuk di jadikan modal untuk aldo dan aldi waktu itu kedua keponakannya itu baru memasuki kelas 1 SMA .
Kedua anak kembar itu memilih berjualan farfume bekerja sama dengan ayahnya melisa , satu pabrik tetapi beda nama produk .
Produk punya yanto bernama MELISA FARFUME sesuai dengan nama anaknya karena kelak semua harta akan jatuh ke tangan melisa dan melisa lah yang akan meneruskan usahanya.
Sedangkan produk punya aldi dan aldo bernama TWINS FARFUME usaha milik keduanya sudah memiliki cabang dimana-mana , tetapi anak-anak itu lebih memilih menyewa kost padahal untuk membeli rumah saja kedua anak kembar itu sudah pasti mampu.
balik lagi ke aldo dan melisa..
"ya udah deh kalau gitu besok kita ketemuaan" .
"jangan , kamu jangan kemana-mana biar abang aja yang ke rumah kamu ".
__ADS_1
"oke deh , bye selamat malam abang sayang emuuaachhh " melisa menciumi layar ponselnya.
"nanti setelah punya pacar apa kamu akan manja seperti ini sama abangmu ini " tanya aldo.
"ya nanti aku akan manja sama pacar aku lah masa sama abang sih kalau dia cemburu bagaimana?".
"enak aja kamu jangan macam-macam ya sama pacar kamu".
"lagian kenapa sih kan sama pacar abang jangan posesifin aku gini dong nanti gak ada yang deketin aku ".
"kalau udah jadi suami baru abang gak akan ganggu kamu".
"gak tau ah abang rese, ya udah aku mau tidur abang juga tidur ya , bye ".
Tutt..
Melisa mematikan panggilannya secara sepihak , membuat aldo terkekeh kecil .
"ada-ada aja deh , punya sepupu kaya gini banget , eh tapi dia cantik juga kok , apalagi senyum dengan gigi gingsulnya , uhh candu banget " aldo terlihat sedang membayangkan melisa.tetapi tiba-tiba aldo tersadar dari lamumannya " ehh apa sih gue mikirin apa kalau kakek tau aku bisa-bisa di gorok " aldo menggeleng-gelengkan kepalanya.
"ngapain kamu geleng-geleng kepala do , lagi latihan goyang kepala ya heheh " sahut aldi yang baru saja datang.
"rese banget kamu di , sejak kapan kamu berada disitu ?" tanya aldo pada kembarannya itu.
"sejak kamu melamun dan senyum-senyum sendiri lalu tiba-tiba kamu geleng-geleng " jelas aldi.
"mampuss gue , apa dia dengar ya " gumam aldo.
"ya udah aku mau mandi dulu lengket banget nih ".
"ehh tunggu , kamu gak denger tadi aku ngmong apa waktu melamun" aldo memastikan.
"mau dengerin apa coba aku kan bukan peramal yang bisa dengerin isi hati lo".
"huhhh.. Sukurlah " aldo menghela napas.
" tapi gue cuma denger katanya gigi gingsul yang manis kalau gak salah lalu lo senyum-senyum kaya lagi bahagia gitu ".
"apaa!! Lo denger semua nya kata nya gak denger " aldo melototkan matanya membuat aldi terkaget-kaget.
__ADS_1