
Siang ini melisa akan masuk kuliah di hari pertamannya , tadi pagi dia sudah membeli mobil yang dia inginkan bersama dengan kedua sepupunya.
Melisa pergi bersama indra karena kebetulan saat itu indra yang lebih dulu menjemputnya sedangkan aldi menjemput navisa menggunakan mobil milik melisa yang tempo hari yanto membelikan untuknya tetapi melisa tidak menyukainya.
sementara aldo dia pergi sendiri menggunakan motor gede miliknya , mereka bisa saja pergi bareng-bareng tapi aldo tak ingin mengganggu adik-adiknya yang sedang berpacaran itu .
Ya , aldi menyukai navisa sejak tempo hari bertemu di desa waktu berkunjung ke rumah kakek , menurut aldi wajah navisa sangat menggemaskan tidak gemuk tapi pipinya seperti mau tumpah .
Melisa masuk kelas bisnis bersama dengan kedua sepupunya karena memang mereka mempunyai cita-cita yang sama sedari kecil sedangkan navisa masuk kelas kedokteran.
" mellll..." teriak navisa setelah turun dari mobil yang di tumpanginya .
Melisa memutar tubuhnya , navisa berlari untuk menghampiri melisa.
" eh mel , nanti kita masuknya gak bareng ya ? Aku kan masuk kelas dokter " tanya navisa.
" iya lah aku kan memang ingin jadi pebisnis handal dan sukses seperti abang-abangku ini hehe " balas melisa.
"yahh , sendirian dong " keluh navisa.
" gak apa-apa walaupun berpisah kalian harus tetap semangat, oke !" sahut aldi menepuk bahu melisa dan navisa.
" yaudah yuk masukb?" ajak aldo menggandeng tangan melisa.
Sementara indra tidak merasa cemburu karena aldo sudah menjelaskan padanya , kalau tingkah dia seperti itu bukan berarti aldo mencintai adik sepupunya itu walaupun agak berlebihan tapi indra memakluminya.
" melisa dan yang lainnya masuk karena kelas sudah akan di mulai.
...****************...
Waktu sudah menunjukan jam 5.00 sore melisa dengan yang lainnya keluar dari kampus itu .
" bang itu kayaknya kak sani deh !" ucap melisa ketika melihat seseorang dari kejauhan.
" iya mel , dia masuk kelas dokter bersamaku tadi juga dia yang bimbing aku walaupun aku junior tapi kok aku bisa sama-sama dengan dia ya hehe , " ucap navisa.
" ohh gitu ya , aneh sih ya udah yuk jalan " ajak melisa .
" cari makan dulu yuk , laper nih ?" ajak indra kepada teman-temannya itu.
" kalian duluan aja ya , aku gak ikut soalnya ada urusan sebentar " sahut aldo.
"yahh kok gitu biasanya kan kalau ada urusan selalu ajak gue , jangan bohong lo ya " skak aldi.
"emangnya kalian aja yang pengen punya pasangan gue juga dong , enak aja " sahut aldo.
__ADS_1
"ohh gitu kirain mau menghindar karena takut sakit hati melihat kemesraan indra dan melisa " celetuk navisa.
" ehh gembul , jangan sok tau deh , ya udah kalian shareloc aja dimana tempat kalian makan nanti gue nyusul " jawab aldo.
" oke " sahut mereka serempak.
Melisa dan yang lainnya pergi meninggalkan aldo sendirian disana , sementara aldo akan menemui seseorang di taman kampus yang sudah menunggunya sejak tadi.
Brummm..
Aldo membuka helmnya lalu menghampiri seseorang yang sedang duduk disana .
" hallo calon dokter cantik " sapa aldo begitu manis.
Orang itu terkejut karena kedatangnya yang tidak di ketahui.
" ya ampun aldo ngagetin aja deh , sejak kapan kamu berdiri disana ?" tanya orang itu.
" masa gak kedengeran sih suara motorku padahal aku beberapa kali membunyikan klaksonku , memangnya lagi mikirin apa sih daritadi melamun aja " tanya aldo.
" hehe gak apa-apa kok , aku lagi seneng aja ?" sahut orang itu tersenyum manis pada aldo .
"oh iya gimana pestanya maaf ya aku buru-buru pulang gak pamit dulu " kata aldo yang tak lain wanita yang ada di hadapannya sekarang adalah angel , orang yang menyukai aldo sejak pandangan pertama.
" hehe iya maaf , sebenarnya aku juga suka sama kamu dari dulu tapi aku malu aja soalnya kamu orang berada sedangkan aku orang miskin yang sudah tidak memiliki orangtua " aldo menunduk.
"maksudnya ?" tanya angel.
" iya , aku anak yatim piatu , ibuku meninggal ketika melahirkan kami selang beberapa bulan ayah meninggal karena kecelakaan setelah itu aku tinggal bersama nenek dan kakek dan sebelum ada melisa , ibunya yang mengurus aku ," cerita aldo .
" ya ampun kasian banget , maaf ya dulu aku pernah berpikir kalau kamu orang kaya yang sombong " aku angel.
" gak apa-apa kok , maaf aku malah jadi curhat " sahut aldo.
" gak apa-apa kok , lagian aku seneng kok kamu tau sendiri aku gak punya teman , sekarang aku punya banyak teman kan empat orang sekaligus , kamu , aldi , melisa dan indra " kata angel.
"lima " potong aldo.
Angel mengerutkan keningnya bingung " maksudnya " katanya.
" teman kecil melisa dari desa kuliah disini namanya navisa tapi kamu tenang aja dia baik kok " kata aldo
"wahhh seneng banget aku kalau kayak gini , ehh kapan dong aku bisa ketemu sama yang namanya navisa itu " ucap angel antusias.
" sekarang " sahut aldo .
__ADS_1
" hahhhh " ucap angel tersentak membuat aldo terkejut ." eh hehe maaf habisnya aku kaget " lanjutnya.
" sekarang mereka lagi makan-makan dan kita udah janjian , yok jalan sekarang " ajak aldo.
" maksudnya , mereka udah tau ?" tanya angel.
" belum sih , aku tadi hanya pamit sama mereka mau cari pasanganku hehe lagian masa mereka berpasangan sedangkan aku jadi satpam nya ga enak banget " ucap aldo.
"oh jadi kamu nyatain cinta ke aku karna kesepian , jahat banget mentang-mentang ganteng " kata angel matanya berkaca-kaca.
"e-ehh nggak , bukan gitu kan tadi aku udah bilang kalau aku suka kamu dari dulu , habisnya kamu seksi sih " ucap aldo nakal.
" astaga aldo kenapa kamu jadi mesum gini sih , " ucap angel melotot.
"hehe maaf becanda , ya udah ayo kita pergi sekarang , ini si kunyuk aldi udah marah-marah mungkin mereka udah kelaparan karna nunggu kita haha " ucap aldo tertawa terbahak-bahak.
" dasar saudara gak ada akhlak kamu ya " ucap angel naik ke jok motor belakang .
" pegangan ya nanti kamu jatuh "pinta aldo.
" iya nih udah " ucap angel berpegangan pada pinggang aldo .
"kok gitu sih , gini dong " aldo melingkarkan tangan angel pada perut .
Heeummp " dada angel mengenai punggung aldo .
" ahh hangat hihi " ucap aldo .
Angel buru-buru melepaskan tangannya dati pinggang aldo lalu memukul-mukul bahu aldo .
" aldo mesum nyebeliinn " angel terus memukul-mukul bahu aldo.
" aduh iya - iya maaf aku cuma becanda " ucap aldo meringis .
" ya udah ayo jalan " angel menaruh tasnya di depan dadanya karena takut aldo akan lebih kurang ajar lagi .
" untung ganteng , kalau enggak bakal aku benyek-benyek tuh muka " gumam angel pelan.
"aku denger loh " sahut aldo.
"JALAN " sahut angel tersentak.
Brummm...
Aldo melajukan motornya meninggalkan taman tersebut.
__ADS_1