Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 22


__ADS_3

melisa mendorong tubuh kekar milik indra sampai indra tersungkur ke belakang.


"ehh maaf kak , ayo lanjut nanti navisa sama yang lainnya pada nungguin " ujar melisa.


" e-ehh iya , maafin aku ya mel !" ucap indra.


"untuk ?" tanya melisa.


"yang barusan " jawab indra.


"ahh lupakan saja anggap aja kita gak pernah melakukan apapun " tutur melisa membuang muka ke arah jendela karena merasa gugup .


"kok gitu sih mel ?" marah indra.


"gitu gimana ? Aku ingetin ya kak itu pertama dan terakhir kali " kata melisa.


"yaaahhh padahal aku masih pengen " gumam indra pelan nyaris tak terdengar.


Melisa menatap indra sinis , tetapi indra sadar akan hal itu.


" iya maaf tapi kamu menikmatinya kok tadi " goda indra .


"jalaaann kak " sentak melisa menahan malu .


indra kembali melajukan mobilnya , di kaca spion indra melihat seperti ada orang yang mengikutinya , tetapi indra hanya mengamatinya dan tidak bilang sama kekasihnya itu.


ketika lengah dari orang yang mengikutinya itu indra buru-buru menghilangkan jejak , indra membelokan mobilnya .


" ahh sialll , kemana itu mobil ya kenapa gue bisa kehilangan jejak sih padahal daritadi gue udah hati-hati banget ! Apa mereka mengetahui ya kalau gue ngikuti mereka " orang yang mengikuti melisa terlihat marah-marah.


Setelah tak berapa lama kemudian indra dan melisa tiba di depan rumah baru milik navisa.


Melisa turun dari mobil dan berlari memeluk navisa.


" navissaaaaa " teriak melisa sambil berlari.


" ya ampun mel ! Jangan lari-lari " kata navisa.


" ihh kamu gak kangen ya sama aku ? " tanya melisa.


"ya kangen lah , tapi gak usah lari juga " balas navisa .


Melisa memanyunkan bibirnya.


" ehh tunggu !! Kamu sama kak indra kesini ?" tanya navisa.


"menurutmu ? " tanya melisa.


"hehehe iya iya biasa aja gak usah marah gitu " balas navisa.


"iya tadinya aku mau naik motor aja tapi ibu melarang malah aku di suruh meminta jemput aja sama sepupuku , tapi kebetulan kak indra datang ya udah deh ," jelas melisa.

__ADS_1


"oh begitu toh , barusan kedua abangmu kesini bantu-bantu angkatin baranh tapi mereka baru saja pulang , katanya sih mau buka cabang baru " balas navisa.


"yaahhh dasar tuh upin ipin sekarang aku di cuekin " keluh melisa.


" tapi mereka hebat lho di usia yang masih muda tapi bisnisnya berjalan sangat lancar aku mau deh di ajarin sama mereka " ujar navisa.


"ekheemmmm ..." indra menetralkan tenggorokannya." dari tadi kalian asyik berdua aja ngobrol aku nya gak di ajak " lanjutnya.


"hehehe maaf kak habisnya kalau udah ketemu kita suka lupa " balas navisa cengengesan.


"ya udah ini apa aja yang mau di pindahin biar aku bantu mumpung aku masih disini " indra menawarkan diri.


" memangnya gak ngerepotin kakak " navisa merasa tidak enak.


" gak apa-apa anggap aja aku ini teman kamu atau saudara kamu jadi kamu gak usah sungkan " ucap indra.


" oke baiklah , terima kasih ya kak " ucap navisa.


Indra mengangguk sebagai jawaban .


Beberapa jam kemudian ketiga remaja menuju dewasa itu telah selesai membereskan rumah baru milik navisa itu .


"eh nav ! Ini kamu disini nyewa atau beli sih ?" tanya melisa.


"tadinya aku mau ngekost aja mau mandiri ceritanya tapi papaku gak ngizinin , dan ini rumah papaku biasanya tanteku suka kesini buat bersihin rumahnya gak jauh dari sini kok "jelas navisa.


"papamu beneran tajir ya nav , punya rumah dimana-mana " kata melisa.


"ayah kamu juga tajir kok apapun keinginan kamu pasti di turutin deh " ujar navisa.


"tapi ayahmu hebat juga lho bisa berubah lebih baik lagi malahan baik sekali kan rata-rata laki-laki kalau sudah berbuat maksiat malah jadi kecanduan kan ".


" iya sih , semoga ayah akan selalu seperti ini " ucap melisa menatap lurus .


"udah gak usah di pikirin lebih baik sekarang kita makan-makan dulu yuk !" ajak navisa.


"boleh tuh , emangnya kamu masak ?" tanya indra pada navisa.


" hehe kebetulan aku belum sempat masak , tapi aku bawa kok dari rumah mama masak banyak " kata navisa .


"wihh enak dong nav masakan tante arum kan selalu enak tau sendiri kan waktu kecil aku suka makan di rumah kamu dan aku selalu makan dengan lahap " jelas melisa.


" ya udah kalian tunggu disini , aku nyiapkan dulu makanannya " navisa beranjak untuk menyiapkan makannya.


Tak butuh waktu lama navisa muncul dengan beberapa piring di tangannya , dengan sigap melisa membantunya.


" wihhh banyak banget makanannya bisa lahap nih aku makan " ujar melisa.


" pokoknya kamu harus makan banyak ".


Ketiganya makan dengan lahan terutama melisa , ia seperti tidak makan seminggu saking lahapnya.

__ADS_1


Di tempat lain.


mira baru saja pulang untuk mencari calon art di rumahnya dia mengambil art dari yayasan gak apa-apa bayarannya besar asalkan pekerjaannya bagus rapi cekatan dan terutama jujur.


Ketika mira ingin mendudukan bokongnya di kursi tiba-tiba terdengar suara mobil di depan rumahnya .


Bruummm ..tinn..tinn...


" siapa sih , apa melisa udah pulanh tapi suara mobil indra gak kaya gitu deh " gumam mira melangkahkan kakinya menuju pintu .


Ceklek..


Mira membuka pintu rumahnya itu.


Mata mira melotot kaget mulutnya sedikit terbuka .


"tarrraaaa..." ucap orang itu yang tak lain adalah yanto.


"mas yanto !! ya ampun , gila mobilnya keren banget " ucap mira antusias .


"ini mobil untuk melisa , apa dia akan menyukainya ?" tanya yanto.


"ya ampun jangan di tanya , aku juga suka apalagi anakku , ini mah keren banget " kata mira .


" anak kita mir " ucap yanto.


"hehehe iya " mira tersenyum getir.


" dimana dia sekarang udah pulang belum ?" tanya yanto.


" dia pergi ke rumah temennya yang dari desa dia akan kuliah disini bersama melisa dan yang lainnya juga " ucap mira.


"oh gitu ya , kira-kira masih lama gak ya biar aku tunggu aja " kata yanto.


" sepertinya sih gak lama lagi dia pulanh soalnya udah sore juga kan " balas mira.


" iya -ya tapi dia berangkat sama siapa ? " tanya yanto.


" tadi berangkat sama indra tapi katanya sikembar sudah menunggu disana " jawab mira.


" masa sih , tadi aldo mengirim pesan padaku katanya hari ini sedang mempersiapkan untuk membuka cabang baru di jakarta ".


"apa iya mas , tadi indra bilang nya gitu kok , ya udah nanti biar aku tanya sama indra dan melisa aja ".


Tinnn...tinn..


Ketika sedang berbincang mobil indra sudah ada di depan rumah milik melisa.


"tuhh kan baru saja di omongin udah nongol juga " gumam mira.


"wihhh mobil siapa tuh mel , keren banget ?" tanya indra .

__ADS_1


"entahlah , ya udah yuk mampir dulu " ajak melisa.


indra pun mengikutinya.


__ADS_2