
"kamu bakal ketemu setiap hari sama dia nanti ketika kamu sudah masuk kuliah " ucap indra .
"bodo amat aku gak peduli " jawab melisa .
"tapi kata sepupu kembar kamu itu bahwa sana pernah menyukaimu tapi kamu menolak " ucap indra.
"ya kan dia yang suka aku nggak " jawab melisa tak mau kalah .
"ya sudah jangan di bahas aku gak mau debat sama kamu " kata indra .
Tak berapa lama kemudian mobil berhenti di depan rumah melisa kemudian melisa turun .
"makasih ya kak udah nganterin aku sampai rumah "ucap melisa .
"gak ngajak minum dulu gitu " goda indra.
"ibu belum pulang gak enak aku bawa lakk-laki ke rumah " balas melisa.
"wahh bagus tuh kita bisa berduaan di dalam hehe " goda indra lagi.
Melisa mendengus kesal karena indra selalu menggodanya.
"ya udah aku cuma becanda aja kalau begitu aku pulang dulu ya , kamu jaga diri " indra mengelus pipi cabi milik melisa .
"iya kak , kakak juga hati-hati "ucap melisa.
"ciee .. Perhatian ni yee " goda indra lagi.
"ihh apaan sih ya udah sana katanya mau pulang ngapain sih masih disini " melisa menggerutu.
"ya udah aku pulang dulu ! Bye " indra melambaikan tangannya lalu kembali melajukan mobil nya .
Melisa masuk ke dalam rumah nya .
Kringg..
kringg..
Ketika melisa sedang berjalan menuju kamarnya , mira menelpon.
"hallo bu ?" sapa melisa pada ibunya .
"sayang , kamu udah pulang belum , bisa kesini gak bantuin ibu " pinta mira.
"iya bu aku baru saja sampai aku akan kesana tapi aku mandi dulu " ucap melisa.
"aduh maaf ya sayang harusnya kamu istirahat malah ibu ganggu " mira merasa tidak enak .
" iya gak apa- apa kok bu , aku juga gak capek " ujar melisa.
"ya sudah kalau begitu , ibu tutup dulu ya " tutup mira.
Tuutt..tut..panggilan di akhiri.
Melisa beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , tak beberapa lama kemudian melisa keluar dari kamar mandinya dengan wajah lebih segar.
__ADS_1
Kriingg..kringg
Ketika hendak mengambil pakaian ponsel melisa berdering , melisa melangkahkan kaki nya untuk mengambil ponselnya di atas nakas.
" ayah " gumamnya.
lalu melisa mengangkat panggilan dari ayahnya tersebut.
" hallo ayah , apa kabar ?" sapa melisa kepada orang yang ada di seberang sana.
"hallo sayang kabar baik , kamu gimana ?" yanto bertanya balik.
"aku baik-baik aja , oh iya ayah ada apa tumben nelpon memangnya ayah tidak sibuk " ucap melisa.
"kebetulan sekarang ayah lagi di hotel yang dekat toko kue ibumu " jawab yanto.
"ayah kesini kok gak bilang sih ?" tanya melisa.
"hehe iya ayah hanya ingin memberi kejutan untukmu " balas yanto.
"oh gitu ya ".
"ehh besok kamu sibuk gak ? Kita ketemuan yuk " ajak yanto.
"nggak terlalu sih , tapi sekarang aku mau ke toko ibu gimana kalau kita ketemu disana saja " jawab melisa .
"oh yaa ,, ya udah kabari saja kalau udah disana ayah siap-siap sekarang " ucap yanto.
"oke deh , bye ayah sampai ketemu disana ".
Melisa pergi menggunakan taxi karena motor matic kesayangannya di bawa oleh ibunya .
Beberapa menit kemudian melisa tiba di toko milik ibunya tersebut.
"ibuuuuu" pekik melisa dari jauh.
Melisa berlari lalu menunbruk tubuh kecil ibunya itu.
" bu , ayah udah ada disini lho katanya mau kesini " ucap melisa melepaskan pelukannya.
" oh ya , kok gak bilang- bilang " tanya mira.
"gak tau , katanya sih kejutan " jawab melisa.
"ya udah kamu telpon dulu aja biar nanti dia kesini " ucap mira.
" oke " melisa mengambil ponsel di dalam tas nya.
Tin..tinnn..
Ketika hendak mencari nama ayahnya di ponsel miliknya tetapi melisa urungkan karena ayahnya sudah berada di depat toko itu.
" ehh itu ayahmu mel , samperin sana " perintah mira .
" ayah udah disini aja baru saja aku mau mengirim pesan pada ayah " ucap melisa menyalami punggung tangan yanto.
__ADS_1
"iya soalnya ayah udah gak sabar kalau harus nunggu ya udah ayah kesini ternyata kamu sudah sampai " ucap yanto.
"ya udah yu masuk " ajak melisa menggandeng tangan ayahnya itu .
Yanto beserta melisa masuk ke dalam toko kue tersebut.
"ibu kamu sibuk banget ya ?" tanya yanto sambil memandangi wajah mantan istrinya itu , terpancar ada rasa penyesalan di raut wajah yanto.
" iya toko ibu memang makin rame yah , ibu udah ngambil dua karyawan kayaknya itu masih kurang deh " tutur melisa.
Melisa sebenarnya ingin kedua orangtuanya itu bersatu kembali tetapi melisa juga tidak ingin memaksa .
Mira masih sangat sibuk sehingga dia tidak menyapa anak dan mantan suaminya itu tetapi yanto tidak mempermasalahkannya.
Setelah beberapa lama menunggu akhirnya para pelanggan mira semakin sedikit , mira menghampiri yanto dan melisa.
" aduuhh maaf lho aku kacangin soalnya tadi banyak banget yang beli hehe " ucap mira seraya duduk di samping melisa.
"iya gak apa-apa aku ngerti kok " ucap yanto dengan senyuman termanisnya yang dia punya.
"ahh iya aku sampai lupa nawarin minum jadi pesan sendiri deh !" tutur mira merasa tidak enak.
"gak apa-apa kok bu ! kan ada aku tadi semuanya aku yang handle hihihi " melisa cekikikan.
"ehh iya gimana tadi pesta nya , seru !!" tanya mira pada melisa.
"seru banget bu , malahan banyak yang liatin aku lho soalnya aku di apit sama tiga cowok " cerita melisa.
"lho , memang nya yang satunya siapa lagi setau ayah yang sering jalan denganmu hanya si kembar aja? "tanya yanto.
"itu lho mas temennya aldi dan aldo namanya indra kata melisa sih anaknya juragannya yang dulu ibu dan bapak kerja disana lho " jelas mira.
"oh itu , aku cuma kenal sama juragannga sih hehe kalau anaknya belum pernah ketemu " sahut yanto.
"baik kok dia anaknya ganteng juga , kayaknya suka deh sama melisa " adu mira.
Seketika tubuh melisa meremang pipinya merona mengingat kejadian tadi ketika indra menembaknya.
"beneran itu nak ?" tanya yanto pada anaknya.
"y-ya aku gak tau ayah " jawab melisa gugup.
"gak tau kok muka nya merah gitu sih " goda yanto.
"ih ayah malah godain aku " melisa menutup wajahnya dengan tas miliknya.
"oh iya aku kesini kan mau kasih kejutan untuk melisa berhubung ini udah malem mungkin besok aku akan ajak melisa , apa kamu sibuk ?" tanya yanto pada mira.
"besok hari jumat toko libur mas , memangnya mau ajak melisa kemana ?" jawab mira.
"ada deh , kan kejutan " balas yanto.
"oke aku izinin kan pergi sama ayahnya gak mungkin kan kamu menjerumuskan anak sendiri " ujar mira .
"hahaha kamu ada-ada saja , ya gak mungkin lah , ya udah kalau kamu penasaran besok aku mau belikan mobil untuk melisa sekarang kan dia kuliah masa pergi kuliah masih pake motor maticnya " jelas yanto.
__ADS_1
Yanto dan mira meskipun sudah berpisah tetapi mereka masih terlihat akrab lebih tepatnya sudah berdamai dengan keadaan .