Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 14


__ADS_3

DIMOBIL..


"bang , nanti jangan di anterin sampai rumah ya , di pertigaan itu kita berpisah aku kasiam kan abang ada kerjaan katanya " ujar melisa.


"wahhh adik manis abang nih perhatian sekali ya sama abangnya " goda aldo.


"mulai dehh " melisa memutar bola matanya malas.


"eheheh sorry soalnya kamu lucu sih , gemesin".


"aduhhh bang lebih baik kamu jadi pendiam aja deh , aku geli tau tiba-tiba kamu centik kaya gitu".


"hadehh aku ini serba salah deh , ".


"ya bukannya gitu habisnya kamu nyeremin sih , udah kaya om-om yang godain anak-anak SMA hahah".


" dasar ".


Beberapa jam kemudian mobil yang di kendarai indra sampai di pertigaan yang di maksud oleh melisa tadi.


Melisa turun dari mobil , aldi sudah lebih dulu sampai karena dia menggunakan motor jadi bisa menyalip sana-sini , sebelumnya mereka sudah janjian makanya aldi menunggu disana walaupun bosan .


"kak , makasih ya untuk tumpangannya" ucap melisa pada indra.


"iya sama-sama , kamu gak mau di anterin ajal mel ?" tanya melisa lagi.


"ngga usah deh kak! Soalnya aku juga udah ada janji sama temen aku mau mampir dulu sebentar"ucap melisa.


"kamu langsung pulang , nanti ibumu nyariin " aldo menyambar.


"gak lama kok , cuma ngopi doang di cafe" balas melisa.


"ya udah abang ikut kalau kayak gitu " .


"gak usah deh bang, apaan sih , lagian aku ketemu sama temen cewek kok".


"beneran temen cewek ?".


"iya ihh, gak percayaan banget ".


"ya udah kalau kaya gitu hati-hati".


"bye abang-abangku yang ganteng : melisa melambaikan tangannya kepada ketiga nya lalu pergi dengan motor meticnya.


..."hadehh punya abang posesif banget deh , heran gimana mau punya pacar kalau kayak gini " gerutu melisa di tengah-tengah perjalanan....

__ADS_1


......Tak butuh waktu lama ,melisa sudah tiba di tempat tujuan.......


...melisa mematikan mesin motornya lalu masuk kedalam cafe tersebut , dia celingukan kesana kemari mencari keberadaan teman-temannnya....


Ketika melisa sedang sibuk dengan aktifitasnya , teman-temannya melambaikan tangannya dan memanggilnya.


"melisa !! Sini!!" teriak orang itu.


Melisa memghampirinya.


"kok kamu cepet banget sih , perasaan baru beberapa menit aja kita janjian ?" tanya temannya melisa .


"hehe , iya soalnya kebetulan aja aku lagi di jalan , jadi ya udah deh sekalian aja " jawab melisa.


"ohh gitu , memangnya darimana tumben pergi gak ngajak kita !"


"aku habis mengunjungi nenekku di desa kebetulan ada abang-abangku karena aku sudah kangen ya udah deh , cuss aja langsung ".


"sejak kapan kamu punya abang ? Bukannya kamu itu anak tunggal !"


"hehe maksudku kakak sepupu , tapi udah ku anggap kaya abang sendiri karena dari kecil kita tinggal bersama , kalian tau kan ibuku dulu pernah jadi TKW terus ayahku belum insaf hihi , jadi aku tinggal sama nenek kakek bersama abang-abang aku yang itu ".


"ohh gitu ya , emang abang kamu yang kamu maksud itu tinggal sama kakek kamu juga ? Memangnya orangtua mereka kemana ?".


"mereka udah gak punya orangtua , makanya sekarang dia itu tinggal di kota kuliah sambil bekerja ".


"apanya yang keren ".


"ya keren lah bisa kerja sambil kuliah jadi gak nyusahin orangtua aku suka deh cowok kaya gitu menurutku mereka sangat bertanggung jawab , eh tapi mereka ganteng gak sih ?".


"ya ganteng lah , lihat nih aku aja cantik banget gini udah pasti sepupu aku juga pada cakep hahaha " puji melisa pada dirinya sendiri .


"uluhhh , PD banget sih kamu jadi orang " teman melisa menoyor kepalanya .


"abisnya sih lo ngeselin banget jadi orang ".


"ya udah ini kamu ngajakin aku ketemuan mau ngapain sih , liat nih abang posesifku mengirim pesan dari tadi "melisa menunjukan ponselnya oada temannya itu.


"ya elahh , santai aja kali buru-buru amat".


"yaudah pesen dulu minum mending dari tadi kalian ngobrol gak haus apa !" sahut teman yang lain.


Mereka pun memanggil pelayan disana lalu memesan minuman , tak butuh waktu lama pesanan datang.


"jadi gini mel , kamu udah nemu kampus gak ? aduh maksud aku kamu udah nentuinbmau kuliah dimana ? Soalnya kita mau sampai kapan luntang-lantung gak jelas gini udah kaya ABG gabut aja deh " ujar dian temannya melisa.

__ADS_1


"aku sih rencana mau kuliah bersama dengan abang-abangku karena salah satu temanku dari desa juga mau kuliah disana dan kebetulan sudah di urus sama orangtuanya jadi tinggal masuk aja , dan aku juga mau disana aja lagian kampus itukan pavorit " jawab melisa.


"widihhh itu kampus kan banyak cowok ganteng nya bisa ya kamu milihnya ".


"hehhh itu bukan aku yang pilih tapi abangku menyarankan , memangnya kalian mau kuliah dimana ?.


"aku sih rencana mau di fakultas TUNASASTRA karena memang ayahku kan dosen disana jadi ya di sana aja sih , tapi kalah ratu katanya mau di luar kota " ucap dian melirik ke arah ratu.


"wahh ,, beneran rat ? Kita pisah dong ahh payah " melisa merasa sedih.


"iya soalnya orangtuaku ada kerjaan kota itu dan akan bekerja tetap disana yaudah deh aku ikut aja ".


"hufftt,,, kita beneran pisah nih,dian beda kampus sedangkan kamu pindah luarkota , ahh kalian gak asyik".


"gak usah lebay deh mel , sama aku masih bisa ketemu lho ".


"hehe iya ya ".


ketika sudah puas berbincang melisa pamit pulang karena sejak dari tadi sepupunya itu selalu mengirim pesan kepada melisa bahkan aldo mengancam akan menyusulnya jika melisa tidak buru-buru pulang.


" guys aku pamit pulang duluan ya , sampai ketemu lagi " melisa beranjak dari tempat duduknya lalu pergi meninggalkan teman-temannya .


beberapa lama kemudian melisa sampai di depan rumahnya lalu melisa mematikan mesin motornya dan masuk ke dalam rumahnya.


"assalamualaikum" sahut melisa.


"walaikumsalam" jawab ibunya dari dalam dan membukakan pintu untuk anaknya itu tak lupa melisa mencium tangan ibunya.


"lho abang katanya ada kerjaan kok ada disini ?" tanya melisa .


"abang kamu kesini karna katanya kamu tadi gak langsung pulang makanya dia khawatir " sahut mira.


"ya ampun bang gak usah lebay deh , aku udah gede lagian aku pergi sama temen cewek kita itu ngebahas kampus kan tau sendiri akuvdan teman-teman belum menemukan yang cocok " ucap melisa .


"jangan gitu dong sayang sama abang kamu , dia kayak gitu karna khawatir sama kamu itu artinya takut kamu kenapa-kenapa" nasihat mira.


"ya udah makasih udah perhatian , aku ke kamarku dulu , aku capek " melisa beranjak .


"aduh maaf ya aldo jangan di masukin ke hati kata-katanya " mira merasa tak enak hati.


"iya tante gak apa-apa aku ngerti kok, ya sudah kalau begitu aku pamit ya tante " pamit aldo.


"lho gak makan dulu ?.


"engga tante , makasih aku cuma mastiin melisa aja , assalamualaikum ".

__ADS_1


"waalaikumsalam".


__ADS_2