Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 30


__ADS_3

" mana gue tau " jawab aldi tanpa menoleh ke arah melisa .


Tung..


Melisa melempari aldi menggunakan sendok yang ada di hadapannya tepat nengenai kening aldi .


" apaan sih kamu , sakit tau " ucap aldi .


"emang enak " melisa memutar bola matanya .


" rese lo dasar bocil " ledek aldi .


Melisa tidak mengubris nya .


Tingg..


Ketika sedang melamun ponsel melisa berdenting tanda pesan masuk , dengan cepat melisa membuka pesan tersebut , tertera nama di layar ponsel milik melisa kak sani . Ternyata yang mengirim pesan itu adalah sani .


Melisa tersenyum kala melihat siapa yang mengirim pesan itu .


Kak sani :hai adik manis sedang apa nih ,


melisa : lagi di kantin di lantai dua kak , sini dong


Kak sani : balik badan dong lihat siapa yang ada di belakangmu .


Melisa memutar badannya seketika wajahnya berseri tersenyum menampakan gigi gingsulnya .


Indra yang ada di sebelah melisa merasa penasaran karena kekasihnya itu terlihat berbeda setelah mengirim pesan di ponselnya , entah dengan siapa indra tidak tahu .


Indra memutar badannya melihat arah pandangan melisa lalu dia mengikutinya ternyata di depan sana sudah berdiri seorang laki-laki yang dulu menyukai melisa yaitu sani


Ďeg..


Hati indra sangat perih melihat pemandangan itu tangannya mengepal di bawah meja dan wajahnya merah padam saat itu juga indra menghampiri sani .


Bugghh..


Sebuah bogem mentah mendarat di wajah sani membuat sani tersungkur ke lantai .


Aagggghhh ..


Seisi kantin itu teriak histeris terutama melisa , ia sangat terkejut .


Ketika indra akan menonjok sani lagi melisa dengan cepat berlari ke arah kedua pria itu .


"stoopp " pekik melisa .

__ADS_1


"kenapa lo ganggu cewek gue , hahhh " indra mengambil kerah baju milik sani .


Sani dengan santai mengelap darah segar di ujung bibirnya sambil tersenyum licik membuat indra semakin geram .


indra melepaskan cengkramannya dan mengambil ponsel yang ada di tangan melisa , lalu indra membukanya , indra sangat terkejut karena memang melisa yang mengundangnya .


Indra mengembalikan ponsel melisa lalu dia pergi tanpa sepatah katapun dengan hati yang sangat perih .


aldi bingung melihat tingkah sahabatnya itu .


" ndraa lo mau kemana ? " aldi mengejar indra .


Tapi memang langkah indra sangat cepat karena tidak berhasil mengejar indra aldi balik lagi ingin mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi .saat itu melisa hanya diam tertunduk merasa bersalah .


" mel sebenarnya ini ada apa sih , kenapa indra sampai kayak gitu ?" tanya aldi .


Melisa tidak menjawab dia hanya tertunduk , kesal karena melisa hanya diam aja .


" MELISA JAWAB KENAPA INDRA MARAH " aldi membentak .


Bukannya menjawab melisa malah menangis .


" hiks hiks hiks , ini semua salahkh kak indra marah padaku" ucap melisa menubrukan tubuhnya pada navisa yang berada di sampingnya .


Sani yang melihat adegan itu tersenyum licik karena dia merasa sudah menang dari indra dan dia sudah berhasil menghancurkan circle mereka .


Mata aldi melotot ke arah melisa .


"kamu bener-bener keterlaluan melisa , ayo ikut gue , kita temui aldo semoga aja dia bisa membantu " aldi menarik tangan melisa ." dan lo , urusan kita belum selesai " aldi menunjuk aldo .


Aldi dan yang lainnya pergi dari tempat itu sementara sani masih berdiri disana , dia bertepuk tangan atas kemenangannya hari ini .


" ternyata gampang juga ya hancurin persahabatan kalian , kenapa gak dari dulu aja , sejak gue tahu kalau angel menyukai gembel itu " ucap sani dengan tatapan penuh dendam .


aldi terus saja menghubungi kontak aldo tapi tidak kunjung di jawab membuat aldi kesal pada kembarannya itu .


" siall , kemana sih ni bocah di hubungi dati tadi juga gak di angkat jangan bilang dia lagi ***-*** sama yang bahenol itu " aldi bergumam sendiri marah-marah .


" bang , gue mohon yang aduin sama bang aldo ya , plisss aku takut dia marah , gue tau kalau ini salah gue " melisa mengakui kesalahnnya .


"udah tau salah kenapa masih lo lakuin juga dasar bocah " skak aldi membuat melisa terdiam .


"kamu sabar ya mel , semoga aja ada jalan keluar dan kak indra gak marah lagi " navisa mencoba menenangkan sahabatnya itu .


Melisa menangis di pelukan navisa .


"udah gak usah cengeng , kalau melakukan sesuatu itu harus tau resikonya maksudnya harus mikir dua kali gitu lho " aldi menjelaskan.

__ADS_1


Melisa tertunduk menahan tangisnya sampai napasnya terputus-putus .


Kriingg..kringgg..


Ketika sedang beradu debat tiba-tiba ponsel aldi berdering tanda ada panggilan masuk ,dengan cepat aldi mengangkatnya.


" lo dari mana aja sih dari tadi gue hubungi juga! susah banget " kata aldi pada orang di seberang sana yang tak lain adalah aldo , kembarannya .


" memangnya ada masalah apa sih , kan lo tau sendiri gue lagi sibuk ya udah temui gue di TWIN FARFUME gue lagi meeting ." ucap aldo .


Aldi dan aldo memiliki kantor TWIN FARFUME di dekat kampusnya tak perlu menunggu lama mereka tiba di kantor tersebut .


ceklek aldi membuka pintu ruangan tersebut ternyata di dalam memang sudah ada aldo dan meetingnya sudah selesai .


"sebenarnya ada apa sih ? Kenapa melisa nangis ? Dimana indra ?" aldo memborong banyak pertanyaan pada ketiga orang itu .


"indra pergi dan ini semua salah adikmu sendiri , udah tau sendirinya udah punya cowok pake ngundang cowok lain segala lagi " jawab aldi .


"ngundang cowok ? Maksudnya ?" aldo menyatukan alisnya tidak faham .


"iya , melisa mengundang sani ke kantin dimana kita lagi makan-makan tadi dia pake senyum-senyum segala sama tuh cowok brengsek udah jelas lah si indra cemburu "adu aldi.


" kenapa kamu seperti itu mel , kamu sadar kan kalau kamu itu salah " ucap aldo .


" iya bang ! " jawab melisa tertunduk .


" kamu udah minta maaf ?" tanyanya lagi .


Melisa menggelengkan kepalanya tertunduk . " kak indra keburu pergi dan aku hubungi dari tadi juga gak terhubung " ucap melisa menitikan air matanya .


" biarkan dia sendiri dulu " kata aldo datar .


Aldo memang lebih tenang pembawaannya ketimbang dengan aldi yang sedari tadi memarahi melisa tanpa ampun .


di tempat lain ..


Indra pergi ke sebuah tempat yang sangat indah dan penenangkan jiwa .


Saat indra marah dia pergi ke suatu tempat yang jauh keramaian . Indra pergi ke sebuah danai yang sejuk dan sangat indah di pandangan mata .


" indah " gumamnya .


Lalu indra memandangi layar ponselnya disana ada poto melisa bersamanya merek mengambil gambar itu ketika hari pertama jadian .


Indra terus saja memandangi poto itu ada rasa rindu yang ada di hatinya .


" maafkan aku bocil kesayanganku , aku gak marah kok sama kamu , aku hanya lagi cemburu aja nanti ketika emosiku udah reda aku akan kembali lagi padamu " gumam indra terus memandangi layar ponselnya .

__ADS_1


__ADS_2