Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 54


__ADS_3

Hari ini indra akan mengajak melisa ke suatu tempat . Tempat itu yang biasa ia datangi ketika hati indra sedang kalut .


Sekarang keduanya sedang menuju perjalanan menuju tempat itu .


" kak memangnya kita mau kemana sih , masih jauh gak ? Tanya melisa .


" sebentar lagi nyampe kok dan aku yakin kamu akan menyukai tempat itu " jawab indra .


Melisa menghembuskan nafasnya .


Tak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di tempat tujuan .


" ini tempat apa kak ? Kok semak-semak ?" tanya melisa .


" udah kamu ikut aja nanti juga kamu bakal suka kok " kata indra .


" gak mau ah , kakak jangan macam-macam lho " tolak melisa .


" ayo ikut aja gak akan macam - macam kok cuma satu macam aja " indra menaik-turunkan alisnya .


" KAKAK !!" sentak melisa .


" heheh becanda kok makanya ayo ikut kalau cuma duduk disitu kamu gak bakalan tahu " indra menggandeng tangan melisa .


" ya udah deh ! " melisa pasrah .


Keduanya berjalan menuju tempat itu . Indra membuka pintu pagar besi di balik semak-semak itu .


" lho ! Kok bisa di buka ?" tanya melisa bingung .


" ya emang bisa makanya jangan di lihat dari luarnya doang " jawab indra .


" hehehe iya maaf " melisa cengengesan .


Indra menutup kembali pintu pagar tersebut .


" wawww indahnya " melisa merasa takjub melihat keindahan tempat disana .


" kamu suka ?" tanya indra .


Melisa mengangguk matanya berbinar .


" ya udah ayo jalan mau sampai kapan berdiri disana " ajak indra .

__ADS_1


" kakak tau darimana tempat kayak gini ?" ucap melisa .


" sebenarnya dulu aku cuma iseng aja gak sengaja lewat sini dan dulu cuma ada danau ini aja " ucap indra menunjuk sebuah danau besar yang sangat indah .


" kok bisa gak sengaja lewat gitu sih memangnya kakak dari mana , ini kan tempat jauh " kata melisa .


" dulu aku pernah ikutan geng motor suka balapan liar terus temen-temen aku menjebak aku , aku kira mereka beneran teman ternyata hanya ada maunya saja , mereka menuangkan obat tidur di minumanku lalu aku di bawa ke tempat yang jauh dari sini motorku di rusak sama mereka , dan aku berjalan kaki menuju jalan raya untuk mencari angkutan umum dan karena aku merasa lelah aku berhenti di batu besar yang ada di depan sana kamu liat kan batu yang tadi " tutur indra .


" iya liat , terus kakak kok bisa tau disini ada danau kan batu itu jauh gak keliatan juga disini ada danau ?" tanya melisa lagi .


" makanya dengerin dulu aku kan belum selesai cerita " kata indra .


" hehe ya udaj ayo lanjut " ucap melisa .


" jadi , ketika aku berhenti di batu sana aku merasa haus dan disini sangat jauh dari minimarket atau warung kecil dan tiba-tiba ada seekor kucing dia ngusel-ngusel di kaki aku terus aja mengeong lalu dia berjalan ke arah danau ini lalu aku ikuti deh " cerita indra .


" wahh baik banget kucing itu , lalu dimana sekarang kucingnya kak ?" tanya melisa .


" kamu mau liat , yuk ikut aku " ajak indra .


Indra mengajak melisa ke suatu tempat dan disana terdapat beberapa binatang yang indra rawat .


" wahh kakak pecinta binatang ya , banyak banget ! Kenapa baru ngajak sekarang sih kak " keluh melisa .


" iya sih " melisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal .


" dan ini kucing yang tadi aku maksud " indra menunjuk kucing itu .


" ya ampun lucu bangek kak , ini sih gemoy kayak navisa heheh " ucap melisa mengelus kucing tersebut .


" bisa-bisanya kamu ngeledek sahabat sendiri " indra mencubit hidung melisa .


" ini semua kakak yang urus !" tanya melisa .


" kalau gak sibuk aku selalu nyempetin kesini tapi ada kok yang urus dan aku gaji setiap bulannya tapi sekarang lagi libur dan nanti setelah aku pergi kamu yang harus gantiin aku kamu kelola tempat ini terserah mau jadi apa semua aku serahkan padamu " indra memegang kedua bahu melisa dan menatapnya .


" tapi aku gak yakin kak , apakah aku bisa menjaganya dengan baik apalagi kalau aku sibuk mana mungkin aku bisa kesini " melisa membuang muka .


" aku gak nyuruh kamu kesini setiap hari kok , kan aku bilang ini semua ada yang ngurus ." indra menggenggam tangan melisa .


" kalau begitu aku bisa ajak navisa dan yang lainnya kesini kan ?" tanya melisa .


" ya bisa dong apa sih yang nggak kalau buat kamu " indra merangkul pundak melisa .

__ADS_1


" kalau nanti aku rindu sama kakak , aku bisa kesini kan ?" tanya melisa .


" bisa banget kamu boleh datang kapan saja , aku juga kalau lagi ingin sendiri suka pergi kesini dan ketika aku cemburu kau juga pergi sendiri " ucap indra .


" cemburu sama siapa ?" melisa memicingkan matanya .


" ya cemburu sama si brengsek sani lah , kamu juga udah tau punya pacar masih jalan sama cowok lain " indra memanyunkan bibirnya .


" hehehe maaf aku kira kakak gak cemburu kan kakak tau kak sani teman aku waktu SMP " ucap melisa .


" temen apaan , iya temen pernah suka " skak indra .


" ihh kakak apaan sih , dia aja yang suka , aku kan nggak " melisa tak mau kalah .


" iya deh iya , aku jelas cemburu lah bertahun-tahun aku menunggu bocilku ini masa ketika udah aku dapatin malah sama orang lain juga " ucap indra .


" iya deh maaf aku kan gak tau , ehh tapi sebelum sama aku kakak udah pernah pacaran berapa kali ?" tanya melisa .


" jujur apa bohong nih !" jawab indra .


" ya jujurlah " kata melisa lagi .


" oke , aku pernah pacaran sama seorang gadis cantik dia yang awalnya ngejar-ngejar aku kira dia beneran suka ehh gak taunya aku malah di jadiin taruhan sama teman-temannya , kesel juga aku " cerita indra .


" hahh ! Hahahahaha beneran kakak cuma di jadiin taruhan ya ampun kasian banget orang ganteng gini cuma di jadiin taruhan hahahaha " melisa tertawa terbahak-bahak .


" teroosss aja teroosss ketawa sampai puas " skak indra .


" ya maaf abisnya lucu banget sih , kalau abang tau mereka akan ketawa juga kayaknya " ucap melisa .


" mereka tau kok , malahan mereka yang ketawanya paling kenceng " kata indra .


" tuh kan mereka aja ketawa kok aku malah di larang , terus sekarang dimana cewek itu " tanya melisa .


" udah pindah juga ke luar kota soalnya orangtuanya ada kerjaan di luarkota " jawab indra .


" ngomong-ngomong kita asyik ngobrol ini udah tengah hari aku lapar nih " melisa mengusap-ngusap perutnya yang dari tadi berbunyi .


" ya ampun maaf banget aku ngajak kamu kesini gak bawa makanan " ucap indra tak enak hati .


" kakak beneran gak bawa makanan ?" tanya melisa .


" enggak , soalnya tadinya kan cuma ngajak kamu kesini aja gak akan lama-lama , ya udah kalau begitu kita pulang aja yuk " ajak indra .

__ADS_1


Sepasang kekasih itu pun pergi meninggalkan tempat tersebut .


__ADS_2