Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 38


__ADS_3

" siapa sih , gak usah becanda deh gak lucu " ucap melisa ketus


Orang di balik boneka itu tidak menjawab dia hanya menggoyang-goyangkan boneka itu ke kanan dan ke kiri .


" ih gak jelas banget deh ," melisa masuk ke dalam kamarnya tetapi orang itu langsung menarik tangannya .


" buru-buru banget sih cil " ucap orang itu .


" lho kak indra kok ada disini sih " ucap melisa berbinar karena senang .


" boleh masuk gak " bukannya menjawab indra malah bertanya balik .


" mau ngapain ?" tanya melisa .


" aku ingin ngasih sesuatu padamu " jawab indra .


" tapi kenapa harus di kamar kalau di grebek bagaimana " ujar melisa .


"kamu mikirnya kejauhan deh atau jangan-jangan kamu berharap aku akan ngapa-ngapain kamu ya " tuduh indra sambil menaik turunkan alisnya .


" ihh enggak kok siapa bilang " dusta melisa .


" ya udah sana kamu pergi ke ganti pakaianmu aku akan mengajakmu ke suatu tempat dan pakai gaun ini " indra menyodorkan sebuab paperbag pada melisa .


" kenapa harus ini sih memangnya baju aku jelek ya " protes melisa .


" udah jangan banyak protes mending ganti baju dulu , lagian aku udah izin kok sama tante dan dia mengizinkan tapi jenguk aldi besok aja ya hehe soalnya aku lagi pengen dinner sama kamu malam ini " ucap indra .


" perasaan baru tadi siang deh kita jalan , kok sekarang mau ajak aku jalan lagi sih " balas melisa .


" ya udah deh kalau gak mau aku gak maksa , kalau begitu aku pulang aja deh " ucap indra berlalu dan merebut kembali paperbag yang ada di tangan melisa itu .


" jangaan , gitu aja marah ya udah aku ganti baju dulu tungguin ya " ucap melisa mencium pipi kanan indra lalu pergi .


Indra mematung mendapat serangan mendadak dari sang kekasih .


" kalau gitu lebih baik aku sering ngambek aja deh biar dapat ciuman terus dari dia hihihi " gumam indra memegang pipinya .


Indra kembali menghampiri mira yang sedang asyik dengan sinetron kesayangannya itu seraya menunggu sang kekasih berdandan .


" asyik banget deh kayaknya " ucap indra duduk di sofa yang ada ruangan itu .

__ADS_1


" eh nak indra ngagetin aja deh , udah ketemu sama melisa nya ? " tanya mira .


" udah kok tan , dia sedang berganti pakaian sekarang " jawab indra .


Tak lama kemudian melisa keluar dari kamarnya memakai pakaian yang di berikan indra barusan.


" kak indra ih di cariin juga taunya lagi ngegibah sama ibu " canda melisa .


"ya ampun sayang , kamu cantik banget dan kapan kamu beli gaun sebagus itu , ibu ingin gaun kayak gini sejak lama lho tapi belum kesampaian " ucap mira .


" aku gak beli kok bu , ini kak indra yang kasih " balas melisa .


" oalahh ternyata selera kamu bagus juga ya nak indra , pinter banget milih baju " ucap mira tersipu .


" ahh tante bisa aja , ya udah kalau giti kami pamit ya tan , takut kemalaman " pamit indra .


" oke deh kalian hati-hati dan tolong jaga putri tante ini ya " ucap mira .


" siap tante , kalau sama indra mah semua aman terkendali " ujar indra .


Lalu setelah itu indra dan melisa mencium punggung tangan mira secara bergantian lalu pergi menggunakan mobil milik indra .


" eh kak 6 kayanya ini mobil baru ya ? " tanya melisa ketika berada di dalam mobil itu .


" hehehe iya kali ya " balas melisa .


Mobil yang di kendarai indra kini tiba di depan sebuah hotel bintang lima , indra memarkirkan mobilnya di depan loby nanti petugas yang akan memindahkan mobil tersebut ke tempat yang lebih aman .


" kamu cantik banget sayang " bisik indra tepat di telinga melisa membuat tububnya meremang .


" aduhh mau di bawa kemana gue ? Jangan-jangan gue mau di anggur-anggur(grape-grape ) deh disini ya ampun jangan dong pliss " ucap melisa dalam hati .


" sayang kok kamu diam aja , kamu gak suka ya " indra merangkul pinggang ramping milik melisa .


" e-ehh enggak kok aku seneng banget malah " balas melisa kikuk .


" ya udah kalau begitu kita lanjut yuk " ajak indra .


" eh kak , kakak gak ada niat buat ngelakuin yang macam-macam kan sam aku , kenapa harus ke hotel sih malu tau diliatin orang " protes melisa


" gak akan macam-macam kok cuma sate macem aja " ucap indra nakal membuat melisa semakin takut . Melihat ekspresi melis yang berubah indra langsung merapatkan badannya guna untuk menenangkan .

__ADS_1


" jangan takut aku tidak mungkin ngecewain kamu " ucap indra mengelus lembut rambut milik melisa itu ." sebentar lagi kita sampai " lanjutnya .


Jantung melisa berdegup sangat kencang tidak tau apa yang terjadi pada dirinya tapi yang jelas perasaan melisa sekarang sedang campur aduk antara senang dan sedih tapi melisa memiliki firasat jika akan terjadi sesuatu pada dirinya entah apapun itu melisa tidak tau .


Setelah melangkahkan kakinya cukup jauh kini melisa dan indra sampai di tempat tujuan , melisa sangat kagum dengan apa yang ia lihat di hadapannya .


" kak ini kakak yang urus semuanya ?" tanya melisa antusias .


" gak kok , oan tadi aku habis jalan sama kamu , mana sempat aku mikirin ginian " dusta indra .


" hehe kakak bisa aja " ucap melisa tersipu .


"kamu suka ?" tanya indra .


Melisa mengangguk matanya berkaca-kaca.


" jangan menangis , ayo kita duduk sampai kapan mau berdiri disini " ajak indra .


indra menggeser kursi menyuruh melisa duduk disana , tetapi bukannya duduk melisa malah barbalik badan dan memeluk tubuh kekar milik sang kekasih .


" kakak , tolong jangan pernah meninggalkanku sendirian aku sangat mencintaimu " ucap melisa menangis di pelukan indra .


Tangan indra naik membalas pelukan dari kelasihnya itu .


" aku tidak kemana-mana , ya udah duduk yuk , aku ajak kesini bukan mau liat kamu nangis , tapi kita akan berbahagia disini " ucap indra matanya memerah menahan tangis , awalnya dia berniat ingin mengatakan sesuatu pada sang kekasih tapi melihat respon melisa seperti itu indra jadi tidak tega .


Melisa duduk di kursi sementara indra berjongkok di hadapan melisa dan mengambil sesuatu di dalam kantong jaket miliknya .


Lalu indra membuka benda berwarna merah bludru berbentuk love itu .


" mau kah kamu menikah denganku " ucap indra bersungguh-sungguh .


Melisa sangat terkejut sampai mulutnya terbuka tetapi ia tutupi dengan kedua tangannya .


Melisa mengangguk sebagai jawaban .


Indra berdiri lalu memeluk tubuh mungil melisa karena senang .


" tapi kak aku ingin menyelesaikan kuliahku dan masih banyak mimpi-mimpiku " ucap melisa di dalam pelukan indra .


" tidak sekarang kok, lagian aku akan kuliah di luar negri dan akan belajar bisnis disana agar nanti kita suksek di karir dan pendidikan bersama " ucap indra .

__ADS_1


Deg..


"maksudnya " ucap melisa melepaskan peluksnnya .


__ADS_2