Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 28


__ADS_3

Angel pulang di antarkan oleh aldo , sementara melisa dan navisa di antar oleh aldi karena aldo tidak mengizinkan indra mengantarkan melisa karena memang sudah malam dan indra tidak mempermasalahkan hal itu.


" oh iya bang , besok aku bawa mobil sendiri aja deh gak usah di jemput sama kak indra , aku biar bareng navisa aja " ucap melisa pada aldi.


" ciee yang mau pakai mobil baru " ledek aldi.


" ihh lo kok gitu sih , ya terserah gue lah mau pakai mobil baru kek mau pakai mobil lama itu bukan urusan lo " ucap melisa dengan nada jutek.


" gitu aja kok marah sih , iya maaf gue cuma canda doang jangan di masukin hati kayak yang gak tau gue aja " ujar aldi .


" terserah lo aja deh gue males debat " tutup melisa.


" udah dong kalian ini ya kalau udah ketemu kayak tom and gerry aja pusing nih pala gue " ujar navisa .


"dia duluan yang , aku mh gimana dibawa nya aja kalau dia gak ngajak debat aku gak mungkin balas " adu aldi pada pacarnya yang baru jadian tadi pagi itu .


"hilihhh mentang-mentang udah punya ayang ya sekarang bisa ngadu" melisa memutar bola matanya malas.


" bilang aja iri karna gak punya yang kan ," balas aldi .


" sorry ya gue punya ayang nya aja dua bang aldo dan kak indra hahah tau sendiri kan bang aldo posesif banget sama gue kayak lagi jagain pacarnya , lah lo cuma punya satu doang , cemennn " ucap melisa tidak mau kalah.


" gak akan lagi , sekarang aldo udah punya ayang yang lebih cantik dan bohai dia bakal lupa sama kamu ," ucap aldi.


" awas aja kalau itu sampai terjadi " melisa geram.


"stoppppp, kalian bisa diem gak sih , kalau gak turunin gue disini " navisa terlihat marah.


"iya -iya ini udah diem , serem juga kamu kalau marah yang , lo sih ngajakin gue debat mulu ayang gue marah kan " aldi menyalahkan melisa.


" serah lo " kata melisa.


Navisa memicingkan matanya pada aldi.


"iya yang , ini udah diem kok kenapa nyalahin aku aja sih , melisa yang salah kok " sahut aldi .


" kamu ini yang lebih tua , harusnya kamu ngalah dong masa laki-laki debat mulu heran deh udah gitu gak mau kalah pula " cerocos navisa.


Aldi tidak menjawab.


Beberapa lama kemudian mobil tersebut berbelok ke kawasan perumahan milik navisa , rumah navisa berada di paling ujung dan yang paling besar di antara rumah yang lainnya.


Cekitt..


Mobil tersebut tiba di depan rumah navisa .

__ADS_1


" mel aku duluan ya , sampai ketemu besok " navisa berpamitan pada sahabatnya itu.


" gak ngajak dulu mampir nih " ledek melisa.


" ya udah yok kalau mau mampir dulu mah " ajak navisa.


" gak lah lagian udah malam juga ibu pasti sudah nungguin " sahut melisa .


" eh nav , kamu di rumah sebesar ini hanya tinggal sendirian emangnya ?" tanya melisa.


"ya gak lah , aku tinggal sama mbak dan dua tukang kebun mereka tidur disini nemenin aku " jawab navisa.


"ohh aku kira hanya sendirian aja hehe , ya udah aku duluan ya " melisa menutup pintu mobilnya .


Aldi melajukan mobilnya menuju ke rumah melisa .


tak butuh waktu lama melisa tiba di rumahnya.


" bang gak masuk dulu " ucap melisa setelah turun dari mobil aldi.


" gak usah deh mel , kayaknya aldo sudah nungguin deh , titip salam aja pada tante mira " aldi menolak .


" oke baiklah , dah abang " melisa melambaikan tangannya pada aldi sambil tersenyum.


Aldi membalasnya walau sering kali berdebat tetapi mereka sangat manis .


" eh non melisa udah pulang ?" sapa bi surti ketika berpapasan dengan melisa .


" iya bi aku baru pulang , ibu pasti udah tidur ya ?" tanya melisa .


" iya non sepertinya ibu kecapean deh tadi ketika pulang langsung makan masuk kamar dan sampai sekarang belum keluar lagi " ucap bi surti.


" oh baiklah bi , aku ke kamar dulu ya " pamit melisa .


" mau makan malam gak non , biar bibi siapin " ucap bi surti.


" kayaknya gak usah deh bi , aku udah makan tadi sama teman-teman " melisa menolak secara halus .


" baik kalau begitu bibi kembali ke belakang " kata bi surti.


" bibi istirahat aja , ini udah malem " perintah melisa.


Bibi mengangguk seraya tersenyum lalu pergi ke belakang . Sementara melisa masuk ke dalam kamarnya.


Melisa menghembuskan napasnya kasar lalu merebahkan tubuhnya di sofa yang ada di kamarnya tersebut.

__ADS_1


" hari ini sangat melelahkan sekali " gumam melisa seorang diri.


Ting..


Ketika sedang melamun ponsel melisa berbunyi tanda ada pesan masuk , lalu melisa membukanya .


" selamat malam adik manis " itulah kata-kata yang ada di dalam pesan tersebut.


" siapa ya ?" gumam melisa tanpa membalasnya , melisa hanya membaca saja dan menyimpan kembali ponselnya di atas nakas.


" balas dong adik manis masih ingat aku gak ?" kata orang itu lagi.


" siapa sih gak jelas banget deh " marah melisa lalu membalas pesan itu.


Melisa :maaf dengan siapa ya ?


08xxxxx: masa kamu lupa sih ?


karena penasaran melisa melakukan panggilan video dengan orang misterius tersebut , tak lama kemudian panggilan langsung terhubung .


Melisa mengernyitkan keningnya ketika melihat orang yang ada di layar itu karena bagi melisa orang itu sepertinya tidak asing .


" kayaknya aku pernah ketemu sama kakak ini tapi siapa ya aku lupa "ucap melisa.


"ayo tebak siapa masa lupa , aku teman SMP " jawab orang itu lagi .


Melisa terlihat seperti sedang mikir " SMP " gumamnya .


" ahh iya kak sani , iya aku ingat ini kak sani ya ampun kok kakak bisa tau kontakku sih " kata melisa.


"*navisa memberikan kontakmu padaku kita kan satu jurusan " balas sani.


" oh gitu ya* " sahut melisa .


" kamu sedang sibuk gak , kita ketemuan yuk " ajak sani .


" maaf kak sekarang gak bisa karna udah malam , gimana kalau besok aja kita ketemuan di kampus " ucap melisa.


"tapi pasti ada bodyguard kamu kan " kata sani lagi .


"oh maksudnya si kembar ? Iya mereka selalu bersamaku tapi tenang aja mereka pasti gak apa-apa kok kalau kita ketemu " ujar melisa .


" ya udah kalau begitu sampai ketemu besok adik manis " sani melambaikan tangannya pada layar ponsel yang di balas oleh melisa .


Melisa menutup ponselnya dan mengisi daya ponselnya sementara melisa pergi ke kamar mandinya untuk membersihkan badannya.

__ADS_1


Setelah beberapa lama kemudian melisa keluar dari kamar mandinya sudah lengkap dengan pakaian tidurnya dengan rambut yang masih di gulung handuk ke atas .


Melisa mengeringkan rambutnya menggunakan pengering rambut setelah itu melisa merebahkan badannya di kasur berukuran besar miliknya itu , lalu perlahan matanya terpejam .


__ADS_2