
Tak berapa lama kemudian melisa keluar .
Tap..
Tap..
Melisa berjalan perlahan.
kedua laki-laki itu membalikan badannya memandangi setiap inci wajah melisa.
"ya ampun melisa lo cantik banget astaga , gemess bangett " ucap aldi tangannya naik ingin mencubit pipi cabi milik melisa itu tapi buru-buru melisa tepis.
"eiittss gak boleh pegang-pegang nanti makeUp nya rusak " cegah melisa.
"emangnya lo pikir ini salon murahan yang sekali pegang langsung longsor tuh makeUp haha aldi menertawakan sepupunya itu.
"bang ! Kok lo diem aja sih , lo gak suka dengan makeUp nya ya ? Ya udah gue minta ganti gaya baru aja deh minta sama mbak nya " ucap melisa ingin beranjak tapi dengan sigap aldo menahannya .
"cantik " gumamnya .
serrr..
deg..deg..deg..darah melisa berdesir lebih deras jantung nya sepeti akan melompat dari tempatnya , melisa menyentuh dadanya .
"kenapa ini kok aku deg-degan , jangan-jangan aku , ahh tidak-tidak pait pait pait " melisa menggelengkan kepalanya.
"mel , lo kenapa ? "tanya aldi .
"eh heheh nggak kok bang , gue gapapa" jawan melisa.
"aneh " balas aldi.
"ya udah yuk , kita pergi sekarang kasian ibdra sudah nungguin disana " ajak aldo.
Ketiga orang itu keluar dari salon tersebut dan pergi menuju tempat pesta , pesta itu di adakan di siang hari sekitar jam 2.00 siang biasanya pesta di adakan di malam hari tapi kali ini berbeda .
Tak butuh waktu lama mereka kini sudah tiba di lokasi di depan pintu masuk sudah berdiri seseorang yang menunggu aldo dan yang lainnya dia adalah indra .
Ketika melihat kedatangan mobil aldo , ibdra melambaikan tangannya , aldo memarkirkan mobilnya setelah turun lalu mereka berjalan menghampiri indra.
"ehh , sorry udah lama lo nunggu " tanya aldo basa basi.
"gak lah gue baru saja datang , eh lo berdua dapat cewek dimana cantik banget "tanya indra ketike melihat ada seorang wanita cantik di antara aldi dan aldo ." dan itu si melisa mana giliran gue ajak jadi pasangan gak boleh tapi malah kalian tinggal " ucap indra celingukan mencari keberadaan melisa.
Aldi menonjok pelan lengan indra.
"heehh , menurut lo yang di samping kita ini siapa ?" skak aldi.
"j-jadi " jawab indra gugup.
"iya kak ini aku melisa kok gak ngenalin sih , aku cantik gak ?" tanya melisa pada indra sambil memutar tubuhnya ingin memperlihatkan gaun cantinya ."ini bang aldo yang pilih lho , cantik kan " lanjutnya.
bukannya menjawab indra hanya mematung memandangi wajah melisa matanya melotot dengan mulut yang sedikit terbuka.
__ADS_1
"kaaakkk" melisa nenyadarkan indra.
"e-ehh iya apa " kata indra.
"ahh males ah di tanya malah gitu" melisa merajuk.
"ehh mel jangan ngambek dong , kamu cantik banget sumpah liat tuh orang-orang liatin kamu " ucap indra membujuk melisa.
"ya udah yuk kita masuk malah debat disini gak malu apa di liatin orang " ucap aldo dalam mode cuek dia hanya akan sweet ketika sedang bersama melisa saja.
Aldo menggandeng pinggang ramping milik melisa.
"bang lepasin malu tau di kira kita pasangan lagi " bisik melisa .
"diem aja kenapa sih nanti ilang " sahut aldo datar.
"dihh kenapa sih ni orang tiba-tiba so cool gitu tapi ganteng juga sih kalau bukan saudara udah aku jadikan pacarkan hihihi " melisa cekikikan menutupi mulutnya dengan tangannya.
Aldo yang ada di sampingnya mengerutkan alisnya.
"kamu kenapa ketawa-ketawa begitu ada yang aneh ya ?" tanya aldo .
"gak apa-apa kok , abang kepo deh ," melisa membuang muka.
"terserah deh " balas aldo.
Ketika sedang berjalan aldo berpapasan dengan pemilik acara yaitu angel.
melisa yang ada di sampingnya terpaku melihatnya mungkin karena ini pertama kali melisa melihat pemandangan seperti itu.
"ehh ini siapa cantik banget " sapa angel pada melisa.
" hai kak kenalin aku melisa adik sepupunya bang aldi dan aldo" melisa memperkenalkan diri .
"oh aku angel teman kampusnya sifaldi dan rifaldo , senang berkenalan denganmu , kamu kelas berapa sekarang kalau aku tebak kayanya masih SMA ya ?" tanya angel.
"ahh kakak bisa aja , aku mau masuk fakultas kok dan barengan sama mereka juga kemarin juga mereka yang ngurusin semuanya " jawab melisa.
"oalahh ... Aku kira masih SMA masih imut banget , ya udah aku ke depan dulu kalian nikmati aja hidangannya maaf jika banyak kekurangan " pamit angel.
Setelah angel pergi melisa serta sepupunya mencari tempat duduk
"bang kita duduk disana aja masih kosong tuh " tunjuk melisa.
aldo mengangguk.
Pesta itu berlangsung sangat meriah setelah acara selesai melisa dan yang lainnya pulang ke rumahnya masing-masing , melisa pulang di antar oleh indra karena aldo dan aldi harus ke toko farfume miliknya di cabang yang lain.
"mel ?" indra membuka obrolan.
melisa mendongkak.
"iya kak ada apa " jawab melisa.
__ADS_1
"aku boleh nanya gak ?".
"iya boleh , cuma nanya kan gratis".
"hehehe iya ya ".
"ya udah mau nanya apa ?".
"kamu udah punya pacar ?" tanya indra.
"belum , kenapa ?" jawab melisa.
"emm kira-kira kriteria cowok yang kamu inginkan seperti apa ?" tanya indra lagi.
"gak tau juga sih kak aku gak mikirin kaya gituan" jawab melisa.
"ahh gak seru masa jawabnya gitu " keluh indra.
"hahaha memangnya aku mau jawab apa lho aku jawab apa adanya kan " balas melisa.
Indra menepikan mobilnya lalu di tatap mata melisa dalam-dalam.
Melisa merasa heran dengan tingkah laku temannya itu ,melisa membuang muka.
"hadap sini , tatap gue mel ," indra mengambil dagu melisa agar menghadap dirinya.
"ada apa sih kak , jangan kaya gitu deh aku malu " keluh melisa.
"kenapa malu heummm ?"ucap indra.
Melisa tidak menjawab.
"mell ," panggil indra lagi.
"heummm " melisa menjawab dengan gumaman .
"aku suka sama kamu " ucap indra to the poin .
Melisa sangat kaget mendengar penuturan indra matanya melotot.
"m-maksudnya ? "tanya melisa gugup.
"AKU SUKA SAMA KAMU MELISA " indra menekankan ucapannya.
Melisa diam terpaku .
"kamu gak perlu jawab sekarang aku tau kamu bingung , aku menyukaimu sejak pertama kali ketemu waktu aku di suruh ke kebun tempo hari atas suruhan papaku " jelas indra lagi .
indra kembali melajukan mobilnya .
"kalau sudah punya jawabannya kamu boleh kasih tau aku , aku juga gak bakalan maksa kok , lagian aku sadar kok pasti kamu masih ingat yang nama nya sani kan , aku tau aku bakal kalah sama dia "ucap indra panjang lebar.
Mata melisa terbelalak " kenapa bawa-bawa kak sani sih , dia itu teman waktu SMP waktu masih di desa lagian udah lama gak ketemu " melisa cemberut .
__ADS_1