Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 40


__ADS_3

Pagi ini melisa sudah di jemput oleh indra , dia tidak ke rumah navisa terlebih dahulu karena sudah di jemput oleh aldi juga .


" gimana semalam tidurnya , nyenyak ?" tanya indra ketika dalam perjalanan .


" kepo deh " jawab melisa .


" awas ya kamu heummm di ajak ngobrol serius juga " indra menggelitiki tubuh melisa .


" ampun kak hahha geli " melisa bergelinjang karena kegelian .


" gak , gak ada kata ampun buat kamu " indra terus aja menggelitikinya .


" ini di jalan kak bahaya , udah iya iya aku minta maaf " ucap melisa mengingatkan.


Indra melepaskannya untung saja jalanan sepi dan indra melajukan kendaraannya sangat pelan .


" uuhhh jadi berantakan , maafkan aku ya " indra merapikan rambut melisa .


" semuanya gara-gara kakak awas aja nanti balas ble " melisa menjulurkan lidahnya .


" eh , nantangin ya " ujar indra .


perbincangan harus terhenti karena mobil yang di tumpangi melisa sudah tiba di depan kampus .


Indra dan melisa turun dari mobilnya dan di sana sudah ada dua pasang kekasih yaitu aldo , angel , aldi serta navisa mereka sedang menunggu melisa dan indra .


" hai guys , kenapa berdiri disitu mau jadi satpam hahah " ledek melisa .


" eh gue nungguin lo malah ngata-ngatain lagi " balas aldi .


" eh bang , lo udah sembuh aku kira mau lama sakitnya hehehe sepi gak ada lo gak ada temen debat gue " sahut melisa .


" dasar bocil sialan " ucap aldi .


" eh guys maaf ya gue duluan ada yang mau gue urus " sahut indra .


" kakak mau kemana sih masa kakak tega ninggalin aku sendirian dan jadi obat nyamuk sih " protes melisa .


" ceilehh biasa juga sendiri manja banget sih " sambar aldi .


Bleeee


Melisa menjulurkan lidahnya pada aldi .

__ADS_1


" ya udah ayok masuk mau sampai kapan berdiri disitu kayak patung aja " ajak melisa berlalu dan di ikuti oleh teman-temannya itu .


" sayang aku mau ngomong sama indra , kamu sama yang lain dulu ya " ucap aldo pada angel .


" lha ini lagi mau kemana sih bang " melisa menyambar .


" kamu sama kakak aja , biarkan mereka membereskan semua urusannya " ucap angel .


" kak , kamu gak ikut mereka juga " ucap navisa pada aldi .


" sayang , kok kamu gitu sih , kamu ngusir aku " protes aldi .


" ya gak gitu emangnya kamu gak malu apa , disini cewek semua dan kamu laki-lakinya sendiri " jawab navisa .


" ya udeh deh aku ikut aldo , kamu hati-hati ya " aldi mengelus rambut navisa ." kak jagain pacar aku ya jangan sampai dekat-dekat dengan si bocil ini nih nanti di ajak debat mulu " ucap aldi pada angel


angel mengangguk sambil tertawa .


" kamu gak usah khawatir aku akan jaga semua adik-adikku ini " ucap angel .


" lebay banget sih lo bang navisa itu besti gue ya gak mungkin lah gue debat sama dia enak aja " proted melisa .


" lo jadi ikut kagak , malah debat mulu heran " ucap aldo yang sedari tadi menunggu adik kembarannya itu .


" dek , kamu udah sarapan ?" tanya angel pada melisa .


" hehehe belum karena tadi bangun kesiangan " jawab melisa .


" oalah pantesan aja matamu bengkak gitu rupanya karena kenyang tidur hahah " ledek angel .


" kak angel bener mel , mata lo bengkak banget gak malu apa " sahut navisa .


" masa iya sih " melisa mengambil kaca cermin dan melihat penampilan dirinya di cermin itu .


" iya kok bisa bengkak gini sih " gumam melisa .


" kayaknya sih lo sebelum tidur nangis dulu deh liat aja mata lo kayak gitu " tebak navisa .


" ya udah kita ke kantin dulu untuk sarapan jangan debat disini malu tuh di liatin orang " angel menengahi perdebatan antara kedua sahabat itu .


Angel menggandeng tangan melisa dan navisa di tangan kanan dan kirinya . Vibesnya seperti kakak yang sedang mengayomi adik-adiknya .


Angel yang memiliki tubuh yang tinggi perut ramping serta bokong dan payudara menonjol membuat angel nyaris sempurna , sedangkan melisa dan navisa memiliki tubuh pendek dan agak berisi membuat mereka terlihat imut .

__ADS_1


Ketiga cewek itu melangkahkan kakinya menuju kantin kampus untuk mencari sarapan , sedangkan aldo dan aldi mengejar indra .


" itu dia , lha kok dia keluar dari sana sih , samperin yuk " ajak aldi .


Keduanya menghampiri indra .


" eh bro ada masalah apa ? , kok lo keluar dari sana sih masa iya kamu telat bayar kuliah kan gak mungkin " sahut aldi .


" kita cari tempat yang enak yuk agar ceritanya lebih santai " ajak indra .


Ketiga cowok tampan itu memilih mengobrol di taman , selain tidak ada yang mengganggu tapi di sana juga suasananya sangat sejuk .


Ketika cowok itu duduk melingkar dengan alas tikar yang ada disana .


" coba jelaskan pada kita apa yang terjadi sama lo bro , lo udah gak anggap kita lagi ya makanya lo gak mau cerita " aldo membuka percakapan .


" gak gitu maksud gue , rencananya gue mau membicarakan ini nanti setelah pulang kuliah tapi keburu kalian nyusul ya udah sekarang aja gue cerita " ucap indra .


" ya udah cepat cerita dong jangan bertele-tele " ucap aldi gemas .


" jadi gini , gue mau pindah ke luar negri sekitar seminggu lagi jadi gue akan sibuk mengurus semuanya , tapi lo tenang aja gue akan luangkan waktu untuk kalian " tutur indra .


Kedua laki-laki kembar itu terpelongo mendengar penuturan indra .


" maksudnya " ucap aldi dan aldo bebarengan .


" ya gitu aku akan pindah " ucap indra lagi .


" terus melisa gimana ? Lo tau dia itu sangat mencintai lo dia pasti sedih kalau lo pergi " aldi .


" kalian tenang aja , gue udah ngomong sama dia tadi malam awalnya dia itu shock tapi lama-lama dia mengerti dan dia mengizinkan " ucap indra .


" lo serius bro " ucap aldo .


" iya gue serius , tadinya sebelum berangkat gue akan nikahi dia terlebih dahulu agar dia bisa ikut tapi dia gak mau " ucap indra .


" gila , masa nikah sih dia baru aja 19 tahun masa mau nikah apalagi masih banyak mimpi dia yang belum tercapai " sahut aldi .


" iya itu alasan dia gak mau nikah muda karena katanya mau meraih mimpi-mimpinya , gue udah bilang kita sama-sama dari nol sampai sukses nanti tapi tetep dia gak mau katanya kalau sendiri itu akan bebas " cerita indra .


" ya udah deh bro kalau itu memang keputusan lo , gue hanya bisa mendukung sebagai sahabat , cuma lo harus tetap inget sama pesan gue jangan pernah sakiti melisa dia adalah segala-galanya bagi kita " ucap aldo serius .


" masalah itu lo tenang aja , kan kalian tau sendiri gue udah suka sama dia udah lama jadi gak mungkinlah gue ngecewain kepercayaan kalian " ucap indra bersungguh-sungguh .

__ADS_1


__ADS_2