
Hari ini adalah hari terakhir indra berkuliah di fakultas MERDEKA karena besok ia harus memesan tiket untuk kepindandannya .
Saat ini melisa dan indra sedang berada di taman kampus hanya berdua tidak di ikuti oleh kedua sepupunya .
" kak , kakak janji ya kalau udah disana jangan lupakan aku , kakak tau ? Kakak adalah cinta pertamaku dan aku baru sekarang merasakan indahnya jatuh cinta " melisa bersender pada dada bidang milik indra .
" aku janji sayang tapi kamu juga harus jaga hati dan matamu jangan genit-genit sama cowok di sini pokoknya harus aku aja yang kamu liat " kata indra .
" kalau gak sengaja liat gimana ?" tanya melisa .
" ya gak boleh pokoknya titik gak pake koma " ucao indra .
" masa aku harus merem " jawab melisa .
" pokoknya bagaimana pun caranya kamu gak boleh liat-liat cowok lain kalau kamu melanggar aku bakal ngambek " indra memonyongkan bibirnya .
" ih kakak ada-ada aja deh , yang ada kakak tuh yang jangan genit , cewek bule kan cantik-cantik aku mah hanya bubuk rengginang kalau di bandingkan sama mereka " ucap melisa .
" kata siapa ? Justru kamu adalah wanita paling cantik yang pernah aku liat " kata indra .
" gombal !" sahut melisa .
"dan kamu harus hati-hati sama sani , aku gak suka sama dia " pesan indra .
" memangnya kenapa kak sani ?" tanya melisa .
" karna dia suka sama kamu pokoknya kamu harus hati-hati aja " ucap indra tegas .
" kakak cemburu " goda melisa .
" ya iya lah memangnya kalau aku dekat sama cewek lain kamu gak cemburu ?" tanya indra .
" ya cemburu lah awas aja kakak macam-macam akan ku potong tuh burung kakak " ucap melisa melotot .
" kalau di potong kamu gak dapat apa-apa dong ? " goda indra menaik turunkan alisnya .
" maksudnya gak dapat apa-apa gimana maksudnya ?" tanya melisa menggaruk keningnya gak paham .
" udahlah lupain aja gak penting kok " ucap indra .
" kakak jangan buat aku penasaran deh " kata melisa .
" biarin aja biar kamu mati penasaran " ucap indra terus saja menggoda melisa .
" ya udah kalau gak mau ngasih tau " ucap melisa memalingkan wajahnya .
__ADS_1
" ya udah " sahut indra .
" ih kakak mah , mau ngasih tau gak !" melisa melototkan matanya .
" nanti kamu takut " kata indra .
" gak lah , ayo cepetan kasih tau " melisa masih memaksa .
" mau di praktekan gak " bisik indra tepat di telinganya melisa membuat tubuh melisa langsung meremang .
" M-maksud kakak ?" tanya melisa gugup .
Indra membalikan tubuh melisa agar berhadapan dengannya tatapan mereka bertemu mata indra terlihat sayu karena sudah di penuhi gairah sejak tadi .
Indra mendekatkan wajahnya pada wajah melisa sampai tidak ada jarak antara keduanya , indra mencium sekilas bibir melisa .
" bibirmu adalah canduku " bisik indra .
Tubuh melisa semakin meremang gairah antara keduanya sudah naik .
" bolehkah aku menikmatinya lagi ? " tanya indra .
Tidak ada jawaban dari melisa dan juga tidak ada penolakan langsung saja indra mencumbu melisa .
Yang awalnya pelan kini indra menjadi bringas bak singa kelaparan sampai melisa tidak bisa bernapas indra melepaskan cumbuannya .
" aku ingin lebih tapi aku gak mau merusak tubuhmu sebelum kamu menjadi milikku seutuhnya " ucap indra memeluk tubuh melisa .
Tak ada jawaban dari melisa tetapi melisa membalas pelukan kekasihnya itu .
" sayang kok dari tadi kamu gak ngomong sih ? Kamu marah ya ?" tanya indra melepaskan pelukan dari tubuh melisa .
Melisa menggeleng tertunduk karena malu . Indra mengangkat tubuh wajah melisa agar bisa berhadapan dengannya .
" kamu kenapa ?" tanya indra lagi .
" aku gak apa-apa , makasih kak . Bibirmu canduku juga heheh " jawab melisa tersipu malu .
" ya ampun aku kira kamu marah sama aku ternyata kamu menikmati juga hahhaa " ucap indra tertawa terbahak-bahak .
" jangan di godain dong kak malu ih " melisa bersembunyi di dada bidang indra .
" ya udah sekarang perbaiki lipstik kamu belepotan gitu kalau sampai abang kamu tau bisa mati aku di kira kita ngapain gitu "perintah indra .
Melisa mengambil lipstik dan cermin kecil yang ada di dalam tasnya lalu memakainya sesuai perintah indra . Setelah itu sepasang kekasih itu pergi dari taman tersebut mereka tidak menyadari bahwa sedari tadi ada sepasang mata yang mengintip dan mengambil adegan mereka tadi .
__ADS_1
" hahahah dasar cewek munafik , ku kira cupu ternyata suhu , gue akan manfaatkan video ini agar dia mau sama gue !" ucap orang itu .
Orang itu juga keluar dari taman tersebut mengikuti kemana saja langkah melisa dan indra .
" kak angelll " teriak melisa ketika melihat angel duduk sendirian . Angel berdiri menghampiri sahabatnya itu .
" kakak ngapain disini sendirian yang lain mana ? "tanya melisa .
Angel memeluk tubuh melisa lalu menangis .
" navisa mel ! Navisa tadi tertusuk pisau ketika mau menghampiriku dan sekarang lagi di tangani sama dokter " ucap angel .
" kok bisa sih ? Siapa yang nusuk dan kenapa bisa-bisanya ada yang membawa senjata tajam ke kampus ?" tanya melisa tak mengerti .
" sani yang nusuk navisa maafkan aku ini semua gara-gara aku !" ucap melisa tertunduk .
" jangan kayak gitu kak ini bukan salah kakak ini kecelakaan " ucap melisa membujuk angel .
" sani mau nusuk aku tapi navisa keburu lari di depanku jadi dia yang kena huhuhuhuhu , maafkan aku " angel menangis sejadi-jadinya .
" kakak yang sabar ini bukan kesalahan kakak nanti kita bicarakan masaalah ini sekarang kita pikirkan navisa dulu .
Ceklek ..
Tiba-tiba aldi dan aldo keluar dari ruangan itu . Melisa langsung berlari ke arah kedua saudaranya itu .
" bagaimana keadaan navisa bang ? Dia gak apa-apa kan " melisa memborong pertanyaan pada sepupunya .
" kamu tenang aja navisa baik-baik saja untung saja lukanga tidak terlalu dalam jadi tidak perlu di bawa kerumah sakit " ucap aldo .
" syukurlah " melisa bernapas lega .
" ini semua gara-gara pacar lo aldo ! Pacar gue jadi celaka " aldi menatap tajam ke arah angel .
" maksud lo apa ? Kenapa lo jadi nyalahin pacar gue " marah aldo .
" lo liat sendiri kan tadi si brengsek sani itu mau nusuk si angel tapi navisa yang kena " ucap aldi penuh emosi .
Angel sangat takut melihat kemarahan aldi dia terus saja mundur dengan airmata yang terus saja berderai . Dengan sigap aldo memeluk angel .
" kamu jangan takut semua akan baik-baik saja nanti kita bicarakan setelah semuanya selesai " ucap aldo mengelus lembut kepala angel .
" iya kak , kami percaya kok kalau kakak tidak mungkin jahat sama kita " sahut angel .
Tidak jauh dari sana seseorang mengintip menyeringai merasa puas .
__ADS_1
" wawww gampang juga ya menghancurkan persahabatan mereka bagaimana kalau mereka lihat video ini . gue gak sabar liat ekspresi si kembar itu saat melihat saudara tercintanya itu seperti ini " ucap orang itu tersenyum licik