Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 51


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir indra berkuliah di fakultas MERDEKA karena besok ia harus memesan tiket untuk kepindandannya .


Saat ini melisa dan indra sedang berada di taman kampus hanya berdua tidak di ikuti oleh kedua sepupunya .


" kak , kakak janji ya kalau udah disana jangan lupakan aku , kakak tau ? Kakak adalah cinta pertamaku dan aku baru sekarang merasakan indahnya jatuh cinta " melisa bersender pada dada bidang milik indra .


" aku janji sayang tapi kamu juga harus jaga hati dan matamu jangan genit-genit sama cowok di sini pokoknya harus aku aja yang kamu liat " kata indra .


" kalau gak sengaja liat gimana ?" tanya melisa .


" ya gak boleh pokoknya titik gak pake koma " ucao indra .


" masa aku harus merem " jawab melisa .


" pokoknya bagaimana pun caranya kamu gak boleh liat-liat cowok lain kalau kamu melanggar aku bakal ngambek " indra memonyongkan bibirnya .


" ih kakak ada-ada aja deh , yang ada kakak tuh yang jangan genit , cewek bule kan cantik-cantik aku mah hanya bubuk rengginang kalau di bandingkan sama mereka " ucap melisa .


" kata siapa ? Justru kamu adalah wanita paling cantik yang pernah aku liat " kata indra .


" gombal !" sahut melisa .


"dan kamu harus hati-hati sama sani , aku gak suka sama dia " pesan indra .


" memangnya kenapa kak sani ?" tanya melisa .


" karna dia suka sama kamu pokoknya kamu harus hati-hati aja " ucap indra tegas .


" kakak cemburu " goda melisa .


" ya iya lah memangnya kalau aku dekat sama cewek lain kamu gak cemburu ?" tanya indra .


" ya cemburu lah awas aja kakak macam-macam akan ku potong tuh burung kakak " ucap melisa melotot .


" kalau di potong kamu gak dapat apa-apa dong ? " goda indra menaik turunkan alisnya .


" maksudnya gak dapat apa-apa gimana maksudnya ?" tanya melisa menggaruk keningnya gak paham .


" udahlah lupain aja gak penting kok " ucap indra .


" kakak jangan buat aku penasaran deh " kata melisa .


" biarin aja biar kamu mati penasaran " ucap indra terus saja menggoda melisa .


" ya udah kalau gak mau ngasih tau " ucap melisa memalingkan wajahnya .

__ADS_1


" ya udah " sahut indra .


" ih kakak mah , mau ngasih tau gak !" melisa melototkan matanya .


" nanti kamu takut " kata indra .


" gak lah , ayo cepetan kasih tau " melisa masih memaksa .


" mau di praktekan gak " bisik indra tepat di telinganya melisa membuat tubuh melisa langsung meremang .


" M-maksud kakak ?" tanya melisa gugup .


Indra membalikan tubuh melisa agar berhadapan dengannya tatapan mereka bertemu mata indra terlihat sayu karena sudah di penuhi gairah sejak tadi .


Indra mendekatkan wajahnya pada wajah melisa sampai tidak ada jarak antara keduanya , indra mencium sekilas bibir melisa .


" bibirmu adalah canduku " bisik indra .


Tubuh melisa semakin meremang gairah antara keduanya sudah naik .


" bolehkah aku menikmatinya lagi ? " tanya indra .


Tidak ada jawaban dari melisa dan juga tidak ada penolakan langsung saja indra mencumbu melisa .


Yang awalnya pelan kini indra menjadi bringas bak singa kelaparan sampai melisa tidak bisa bernapas indra melepaskan cumbuannya .


" aku ingin lebih tapi aku gak mau merusak tubuhmu sebelum kamu menjadi milikku seutuhnya " ucap indra memeluk tubuh melisa .


Tak ada jawaban dari melisa tetapi melisa membalas pelukan kekasihnya itu .


" sayang kok dari tadi kamu gak ngomong sih ? Kamu marah ya ?" tanya indra melepaskan pelukan dari tubuh melisa .


Melisa menggeleng tertunduk karena malu . Indra mengangkat tubuh wajah melisa agar bisa berhadapan dengannya .


" kamu kenapa ?" tanya indra lagi .


" aku gak apa-apa , makasih kak . Bibirmu canduku juga heheh " jawab melisa tersipu malu .


" ya ampun aku kira kamu marah sama aku ternyata kamu menikmati juga hahhaa " ucap indra tertawa terbahak-bahak .


" jangan di godain dong kak malu ih " melisa bersembunyi di dada bidang indra .


" ya udah sekarang perbaiki lipstik kamu belepotan gitu kalau sampai abang kamu tau bisa mati aku di kira kita ngapain gitu "perintah indra .


Melisa mengambil lipstik dan cermin kecil yang ada di dalam tasnya lalu memakainya sesuai perintah indra . Setelah itu sepasang kekasih itu pergi dari taman tersebut mereka tidak menyadari bahwa sedari tadi ada sepasang mata yang mengintip dan mengambil adegan mereka tadi .

__ADS_1


" hahahah dasar cewek munafik , ku kira cupu ternyata suhu , gue akan manfaatkan video ini agar dia mau sama gue !" ucap orang itu .


Orang itu juga keluar dari taman tersebut mengikuti kemana saja langkah melisa dan indra .


" kak angelll " teriak melisa ketika melihat angel duduk sendirian . Angel berdiri menghampiri sahabatnya itu .


" kakak ngapain disini sendirian yang lain mana ? "tanya melisa .


Angel memeluk tubuh melisa lalu menangis .


" navisa mel ! Navisa tadi tertusuk pisau ketika mau menghampiriku dan sekarang lagi di tangani sama dokter " ucap angel .


" kok bisa sih ? Siapa yang nusuk dan kenapa bisa-bisanya ada yang membawa senjata tajam ke kampus ?" tanya melisa tak mengerti .


" sani yang nusuk navisa maafkan aku ini semua gara-gara aku !" ucap melisa tertunduk .


" jangan kayak gitu kak ini bukan salah kakak ini kecelakaan " ucap melisa membujuk angel .


" sani mau nusuk aku tapi navisa keburu lari di depanku jadi dia yang kena huhuhuhuhu , maafkan aku " angel menangis sejadi-jadinya .


" kakak yang sabar ini bukan kesalahan kakak nanti kita bicarakan masaalah ini sekarang kita pikirkan navisa dulu .


Ceklek ..


Tiba-tiba aldi dan aldo keluar dari ruangan itu . Melisa langsung berlari ke arah kedua saudaranya itu .


" bagaimana keadaan navisa bang ? Dia gak apa-apa kan " melisa memborong pertanyaan pada sepupunya .


" kamu tenang aja navisa baik-baik saja untung saja lukanga tidak terlalu dalam jadi tidak perlu di bawa kerumah sakit " ucap aldo .


" syukurlah " melisa bernapas lega .


" ini semua gara-gara pacar lo aldo ! Pacar gue jadi celaka " aldi menatap tajam ke arah angel .


" maksud lo apa ? Kenapa lo jadi nyalahin pacar gue " marah aldo .


" lo liat sendiri kan tadi si brengsek sani itu mau nusuk si angel tapi navisa yang kena " ucap aldi penuh emosi .


Angel sangat takut melihat kemarahan aldi dia terus saja mundur dengan airmata yang terus saja berderai . Dengan sigap aldo memeluk angel .


" kamu jangan takut semua akan baik-baik saja nanti kita bicarakan setelah semuanya selesai " ucap aldo mengelus lembut kepala angel .


" iya kak , kami percaya kok kalau kakak tidak mungkin jahat sama kita " sahut angel .


Tidak jauh dari sana seseorang mengintip menyeringai merasa puas .

__ADS_1


" wawww gampang juga ya menghancurkan persahabatan mereka bagaimana kalau mereka lihat video ini . gue gak sabar liat ekspresi si kembar itu saat melihat saudara tercintanya itu seperti ini " ucap orang itu tersenyum licik


__ADS_2