Gadis Desa Yang Ternoda

Gadis Desa Yang Ternoda
BAB 41


__ADS_3

" bagus lah kalau kayak gitu tapi kalau gue denger lo nyakiti melisa , lo berhadapan sama gue " ucap aldi serius .


" ya udah yok kita cari mereka kayaknya lagi di kantin deh soalnya tadi angel kirim pesan sama gue " ajak aldo .


Ketiga cowok itu pergi dari taman itu dan akan pergi ke kantin untuk mencari pasangan mereka masing-masing .


Ketika sampai di pintu masuk indra melihat tiga cewek sedang berbincang asyik sambil tertawa yang tiada lain mereka adalah melisa , navisa , dan angel .


Indra tersenyum melihatnya lalu dia menghampiri wanita yang selalu ia sebut dalam doanya setiap waktu .


" hei ! Udah sarapannya ? " sapa indra menepuk bahu melisa .


" kakak ngagetin aja deh , kakak darimana aja , udah sarapan belum ?" tanya melisa .


" tadi ada urusan sebentar tapi sekarang udah selesai kok " jawab indra .


" kamu udah sarapannya ? Kalau udah aku mau ngomong sama kamu " kata indra .


" udah sih dari tadi aku nungguin kakak " ucap melisa .


" guys kita duluan ya " pamit indra .


Melisa dan indra pergi meninggalkan teman-temannya .


" ada urusan apa sih sebenarnya kok kayaknya serius banget deh " tanya angel pada aldo .


" indra akan pergi ke luar negri " jawab aldo lesu .


" hahhh...serius " ucap navisa dan angel bersamaan .


" iya aku serius , aku jadi kasian sama melisa baru aja dia merasakan pacaran sekarang malah di tinggalin " ucal aldo .


" memangnya ini pertama kali dia pacaran ya ?" tanya angel .


" iya ini kali pertamanya , tapi ketika SMP ada yang naksir tapi dia tolak karena ingin pokus pada sekolahnya , dia baik anaknya perhatian dan selalu menjaga melisa ketika kami tidak bersamanya " ucap aldo , dia tidak menceritakan tentang siapa orang yang menyukai melisa itu karena dia tau kalau orang itu juga pernah naksir sama angel , aldo takut akan menjadi petaka jika angel mengetahuinya .


" oh gitu ya kasian banget ya dia " ucap angel .


"ya , jadi aku harap kalian jangan jauhin melisa selagi kita gak ada karena dia hanya dekat dengan kalian teman-temannya " pinta aldo .

__ADS_1


" bang lo tenang aja gue pasti akan selalu ada buat melisa pokoknha gue gak akan biarkan melisa sendirian " sahut navisa .


" iya aldo kamu jangan khawatir aku akan selalu menjaganya karena aku sudah anggap dia kayak adik sendiri soalnya dia itu gemesin banget kayak ini nih si pipi gemoi pengen nyubit terus pipinya hiiihhhhh " ucap angel mencubit pipi navisa gemas .


" sakit kakak ih main cubit aja ini pipi ya kak bukan bakpau " ucap navisa mengelus pipinua yang barusan di cubit oleh angel .


" semoga kita akan selalu akur ya karena sekarang kita adalah saudara " ucao aldo .


" tentu saja aldo , aku juga gak mau kehilangan kalian hidupku jadi lebih berwarna " ucap angel senang .


" syukurnya kalau kamu senang semoga kamu tidak akan pernah bosan " ucap aldo mengelus pipi putih mulus milik angel .


" heeummm heuummm uhukk..uhukk , aduh panas gini disini kita pergi aja yuk sayang " ucap aldi menyindir pasangan yang sedang di mabuk cinta itu .


angel menyadari itu langsung tersipu malu ." udah yuk kita ke kelas masing-masing " ucapnya .


Kedua pasangan itu pergi meninggalka kantin itu setelah membayarnya mereka masuk ke ruangan masing-masing .


" kita mau kemana sih kak ?" tanya melisa mengikuti langkah indra .


" ikutin aja sebentar lagi kita sampai kok " jawab indra .


Mereka tiba di taman kampus yang ada di belakang karena memang indra ingin mengatakan sesuatu pada sang kekasih tanpa ada yang mengupingnya menurut indra disini lah tempat yang aman .


Indra mencari tempat duduk ketika tadi sedang bersama aldo dan aldi indra mengajak duduk lesehan di tikar sedangkan bersama melisa indra ingin duduk di kursi saja .


Indra menemukan tempat duduk yang terbuat dari kayu indra mengajak sang kekasih duduk disana .


" duduk disana yuk " ajak indra .


Melisa mengangguk dan mengikuti langkah kaki indra .


Keduanya duduk disana .


" ada apa kak , mau bahas apa lagi kalau tentang kepergian kakak gak usah di bahas aku udah ikhlas kok ya kalau kita berjodoh sudah pasti kita akan ketemu lagi kalau enggak ya berarti kita gak jodoh " ucap melisa .


"kamu kok ngomongnya gitu sih , kamu meragukan cintaku kamu tidak percaya padaku " ucap indra murung .


" bukan gitu kak , memangnya perkataanku ada yang salah , kan jodoh ,maut , dan rezeki sudah ada yang ngatur kita pasrahkan semuanya pada yang di atas " balas melisa .

__ADS_1


Indra mendekatkan tubuhnya lalu memeluk tubuh mungil melisa dari samping .


" aku bersyukur bisa memilikimu kamu tahu , sebelum aku mengutarakan cintaku padamu hidupku gelisah dan sangat ketakutan , takut kamu menjadi milik orang lain " ucap indra jujur .


" kakak tahu ! kakak adalah pacar pertamaku makanya waktu kakak nembak aku bingun mau jawab apa hehe " akui melisa masih berada di pelukan indra .


" kamu serius !! Memangnya kamu gak pacaran waktu SMA ?" tanya indra .


Melisa menggeleng ." enggak " ucapnya .


" kenapa ?" tanya indra lagi .


" ya karena aku ingin pokus belajar dan memberikan nilai yang bagus untuk ibu dan ayah agar mereka bangga padaku " ucap melisa .


" terus kenapa sekarang pacaran kan kamu masih harus belajar " kata indra .


" kalau sekarang kan aku bisa ngatur waktu , kapan pacaran kapan belajar dan kapan bekerja " balas melisa .


" memangnya kamu udah kerja " ledek indra .


" jangan gitu deh kak , aku sekarang lagi belajar bisnis dari ayah dan di bantu sama bang aldo dan aldi " ujar melisa .


"bagus kalau gitu berarti pacar aku ini memang benar-benar akan menjadi wanita karir dan menjadi CEO yang sukses " ucap indra .


" sebenarnya kakak mau ngomongin apa sih kalau cuma mau ngobrol gini tadi di kantin juga bisa lah " kata melisa heran .


" kita cuma mau pacaran disini hehe tapi memang ada yang ingin aku sampaikan " ucap indra serius .


" oke , katakan aja apapun yang di katakan dari mulut kakak aku akan mendengarkannya dengan baik " ujar melisa .


indra menatap mata melisa dalam-dalam dan memegang kedua bahu milik melisa lalu dia menarik napas dalam-dalam lalu ia keluarkan melalui hidungnya .


" aku akan mengajakmu menemui kedua orang tuaku , apakah kamu siap ?" tanya indra .


" ahh heheh aku gak siap kak " jawab melisa .


" tapi kenapa , aku udah bertemu dengan kedua orangtuamu masa kamu gak mau , atau jangan-jangan kamu hanya ingin main-main saja denganku " ucap indra menyilangkan tangannya di depan dada .


" gak gitu kak , aku belum siap aku takut mama sama papa kakak itu judes galak gak mau nerima aku " cerocos melisa .

__ADS_1


__ADS_2