
pagi ini melisa bangun lebih awal karena malam tadi dia tidur sangat nyenyak akibat kecapean.
"huhhhh...segernyaa.."melisa menghembuskan napasnya.
Hari ini adalah hari libur tetapi melisa tetap bangun pagi karena harus beres-beres di rumahnya lalu setelah itu dia akan membantu nenek seperti biasanya.
"nek, hari ini libur aku boleh gak ikut nenek ?" tanya melisa pada nenek.
"memangnya kamu tidak akan ada kegiatan gitu , kenapa ikut nenek ?"jawab nenek.
"aku bosen deh kalau seharian di rumah , biasanya bella dan lisa selalu kesimi tapi katanya hari ini mereka akan pergi ke desa sebelah karena ajakan dari kak barra , kakaknya bella".
"kenapa kamu gak ikut saja sama mereka ? Atau jangan-jangan kamu gak di ajak ?".
"heheheh...seratus untuk nenek selain aku gak di ajak lagian aku juga males sih ikut kesana capek ".
"kan bagus kalau kamu ikut nanti kamu bisa belajar dengan barra , dia kan sering kesini nanyain kamu ".
"ihh masa sih nek, aku jadi ge'er nih ".
"idiiihh cucu nenek udah mulai ganjen yah".
"hehehehe ...maaf nek,"
Ketika sedang asyik berbincang aldo dan aldi muncul dari dalam sepertinya mereka baru bangun dari tidurnya .
"idihhhh...baru bangun kalian nih ?"tanya melisa ketika melihat kedatangan kedua sepupunya itu.
"menurutmu".sarkas aldi.
"biasa aja kali sewot deh " balas melisa.
"udah kalian jangan pada debat baru bangun juga , cepetan mandi terus sarapan kita akan pergi ke kebun sama-sama"perintah nenek.
wlleee..
Melisa menjulurkan lidahnya mengejek aldi.
"awas kamu yah " aldi melototi melisa
"udahhh sana mandi anak kecil jangan di ladenin " aldo mendorong tubuh aldi masuk ke kamar mandi.
"ini juga ya bela terus tuh anak " .
Kedua remaja itu mandi secara bergantian setelah itu sarapan bersama-sama di dapur mereka duduk lesehan karena memang tidak memiliki meja makan.
__ADS_1
"nek hari ini kami gak ikut ke kebun ya karena kami ada tugas kelompok " ucap aldo .
"iya nek, harusnya kami kemarin mengerjakannya tapi kan kemarin kita jalan-jalan hehe " sahut aldi.
"iya gak apa-apa kalian selesaikan saja tugas kalian jangan memikirkan kerjaan di kebun , tugas kalian hanya belajar yang rajin ya " jawab nenek.
"baiklah nek , kalau begitu setelah sarapan kami akan pergi dan kamu melisa apa kau tidak ikut bersama bella dan lisa ?"
"engga , soalnya gak di ajak hehehehe ".
"tumben biasanya lisa gak bisa deh kalau gak deket-deket sama kamu ".
"entahlah ".
Setelah selesai sarapan kedua laki-laki tampan itu pergi meninggalkan rumah menuju rumah temannya yang ada di kampung sebelah .
Sementara melisa dan nenek pergi ke kebun tanpa kakek karena kakek belum kembali dari pasar.
Setelah menempuh jarak yang tidak terlalu jauh akhirnya melisa dan nenek sampai di kebun , disana sudah ada pemilik kebun karena hari ini akan panen biasanya pemilik kebun tidak akan datang panen sudah tiba tetapi entah kenapa dia ada disini.
"pagi juragan " sapa nenek.
"pagi nek, "balas juragan tersenyum ramah.
"maaf juragan saya terlambat"nenek merasa tidak enak.
pemilik kebun itu membawa seorang anak laki-laki mungkin dia baru lulus SMP dan sedang berlibur disini untuk beberapa hari saja.
"kenalkan ini anak saya , namanya indra ?" ucap juragan memperkenalkan anaknya itu.
"hallo kak senang bertemu denganmu " sapa melisa.
"wahhh ini siapa cantik sekali " puji juragan pada melisa.
"ini cucu saya juragan anaknya mira , sekarang dia tinggal bersama kami karena kedua orangtuanya kerja" nenek memperkenalkan cucunya itu.
"oh begitu yah , apa dia setiap hari kesini nek, tapi hebat sih gadis secantik ini mau ikut turun ke kebun " puji juragan mengelus lembut kepala melisa.
"engga juragan dia baru ikut sekarang karena kebetulan sekarang sekolah lagi libur dan biasanya kakak sepupunya yang selalu ikut kesini " jelas nenek.
"oh yang kembar itu yah , cucu-cucu nenek hebat ya dia tidak pernah malu walaupun kerjaannya seperti ini biasanya remaja seperti mereka itu akan gengsi jika harus turun sendiri ke kebun " ucap juragan melirik ke arah anaknya itu.
"iya juragan alhamdulilah kami tidak pernah menyuruh mereka tapi mereka sendiri yang mau membantu " jawab nenek.
"ya sudah kalau begitu silakan di lanjut saya ada urusan sebentar dan kamu indra papa tinggal dulu tolong jangan membuat keributan disini"nasihat juragan pada anaknya itu."dan melisa ajarin indra cara memanen yang benar ya nanti saya kasih bonus untukmu" lanjutnya.
__ADS_1
"iya juragan " sahut melisa.
setelah memberi pesan pada anaknya itu juragan pun pergi.
"ayo nek , " ajak melisa.
"mari nak, "ajak nenek pada indra.
Indra tidak menjawab , dia hanya fokus pada ponselnya.
"hey kak kalau orangtua ngomong itu jawab dong gak sopan banget katanya sekolah di kota tapi kelakuan kaya gitu " marah melisa.
"heh bocil lo diem aja deh kalau mau kerja lanjutkan saja dan satu lagi lo jangan teriak-teriak sama gue " balas indra sambil menunjuk-nunjuk melisa.
"INDRAA"teriak juragan dari kejauhan.
"waduhhh papa ngapain balik lagi mati deh gue " gumam indra pelan nyaris tak terdengar.
"apa yang kamu lakukan pada melisa , sia-sia papa sekolahin kamu di sekolah termahal kalau atitud kamu seperti ini " marah juragan pada anaknya.
"sekarang kamu turun dan ikut panen sama mereka papa akan tunggu disini sampai kamu selesai".
Mau tidak mau indra menurut walaupun dalam hatinya menggerutu kesal.
"awas aja kau bocil akan gue balas nanti " gumam indra dengan tatapan sinisnya pada melisa.
hari tampak sudah mulai gelap orang-orang sudah tampak kembali ke rumahnya masing-masing hanya tersisa melisa dan keluarganya serta juragan dan anaknya .
Setelah tugas sekolahnya selesai tadi aldo dan aldi menyusul nenek ke kebun dan turut membantu panen disana .
Sementara kakek mencangkul di belakang rumahnya karena niatnya akan menanam jagung kemarin yanto memberikan sebuah uang kepada kakek untuk di jadikan modal.
Setelah puas berbincang nenek dan ketiga cucunya hendak pulang .
"mel , ini ada bonus untukmu karena sudah mau membantu nenek disini tolong di terima ya " ucap pemilik kebun itu memberikan beberapa uang pada melisa.
"wahh terima kasih banyak juragan "balas melisa.
"iya sama-sama dan maafkan atas kesalahan anak saya tadi ya nanti saya akan tegur di rumah " ucap juragan menatap tajam anaknya itu .
Indra hanya tertunduk.
"iya tidak apa-apa juragan saya mengerti , ya udah kami pamit pulang " pamit melisa.
"iya silakan kami juga akan pulang".
__ADS_1
Akhirnya mereka semua meninggalkan kebun itu , juragan dan anaknya pulang dengan kendaraannya sementara nenek dan ketiga cucunya berjalan kaki.